MANAGED BY:
MINGGU
25 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 07 Februari 2017 09:18
Wow, Cabai di KTT Tembus Rp 160 Ribu

Dari Pemasok Naik Harga, Banyak yang Busuk karena Tak Laku

MELEJIT LAGI: Harga cabai hingga Minggu (5/1), di Pasar Imbayud Taka, Kabupaten Tana Tidung tembus hingga Rp 160 ribu per kilogram. RIKO/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Harga cabai di Pasar Imbayud Taka di Kabupaten Tana Tidung hingga update Minggu (5/2) kembali melonjak. Harganya bahkan bisa menembus di angka Rp 160 ribu per kilogram (Kg).

Diakui salah seorang pelanggan yang kebetulan sedang mencari cabai, Erna, kepada Radar Tarakan, Minggu (5/2), harga ini cukup membuatnya mengeluh. “Cabai ini salah satu bahan untuk melengkapi menu di warung makan saya, sekarang kenapa tambah mahal,” keluh Erna.

Tak hanya Erna, pembeli lainnya, Nunik, sebagai ibu rumah tangga juga turut mengeluhkan harga cabai yang dianggap semakin ‘gila’. "Sebagai ibu rumah tangga kebutuhan cabai juga sangat diperlukan, apalagi akan melaksanakan acara. Itu menjadi salah satu kebutuhan dapur yang tidak boleh tertinggal," katanya. Namun, meski harga yang cukup mahal dan sangat memberatkan, karena kebutuhan ia tetap harus membelinya.

Sementara itu, Jumilah, pedagang cabai dan sayuran di pasar Imbayud Taka mengatakan, harga cabai rawit merah mulai stabil di harga tinggi sejak awal Januari lalu. Meski sebenarnya harga cabai rawit sempat turun pada pekan lalu, yaitu Rp 90 ribu per kilo. "Kini kembali lagi mengalami kenaikan di angka Rp 130 ribu hingga Rp 150 ribu per kilo," kata Jumilah.

Di tempat yang sama, Mardiah, pedagang cabai lainnya mengatakan, kenaikan harga ini diakibatkan oleh pasokan di tingkat petani sedang berkurang. Hal tersebut karena curah hujan yang cukup tinggi, sehingga distributor menaikkan harga. "Bagaimana kami tidak menjual cabai dengan harga tinggi kalau pemasok cabai dari Berau yang biasanya kami beli menaikkan harganya," keluh Mardiah.

Untuk saat ini para pemasok atau distributor menjual cabai  kepada  pihaknya dengan harga per kilogram Rp 130 ribu hingga Rp 150 ribu. Karenanya, para pedagang harus menjualnya dengan harga lebih tinggi. “Tapi tidak semua pedagang di sini menjual cabai karena para pedagang keberatan dengan harganya yang sangat mahal,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap pemerintah daerah dapat menekan harga cabai ini. Karena jika harga cabai ini terlalu mahal, dampaknya kepada pedagang dan pembeli. “Cabai-cabai yang kami beli dengan harga mahal ini menjadi busuk. Disebabkan para pembeli enggan membeli banyak karena harganya terlalu tinggi," ungkap Jumilah.

Hal ini dibenarkan pula oleh pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM. Menurut staf Perdagangan Diseprindagkop, Asriani, kenaikan harga terjadi karena stok barang berkurang, sementara permintaan cukup banyak. “Faktor cuaca berdampak terhadap proses pendistribusian cabai yang didatangkan dari luar,” kata Asriani.

Dari pantauan Radar Tarakan, memang beberapa hari lalu harga cabai di pasar Imbayud Taka ini sudah mulai naik. Namun harganya Rp 120 ribu hingga Rp 130 ribu saja per kilo. Dan sekarang harganya tembus Rp 160.000 per kilonya. (*/rko/zia/ash)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 12:33

Sektor Ekonomi Mengalami Peningkatan

TANA TIDUNG – Gairah ekonomi di Kabupaten Tana Tidung semakin terasa menjelang hari raya Idul…

Selasa, 20 Juni 2017 11:39

Penjualan Kue Kering Laris Manis

TANA TIDUNG – Menyambut Idul Fitri 1438H/2017, penjualan kue kering semakin diburuh konsumen.…

Senin, 19 Juni 2017 11:06

TNI Tambah Pasukan, Antisipasi Paham Radikal

TANA TIDUNG – Panglima Kodam (Pangdam) VI Mulawarman, Mayjen TNI Sonhadji,S.Ip.,M.M melakukan…

Kamis, 15 Juni 2017 10:45

Tunaikan Kewajiban dengan Bayar Zakat

TANA TIDUNG- Bertempat di balai pertemuan Pendopo Djaparudin Kabupaten Tana Tidung (KTT), Bupati Kabupaten…

Senin, 12 Juni 2017 12:20

Disambut Tarian, Menristek Puji Pembangunan KTT

TANA TIDUNG- Kedatangan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) H. Muhammad…

Kamis, 08 Juni 2017 11:33

Tingkatkan Keimanan di Momen Ramadan

TANA TIDUNG – Seperti di tahun-tahun sebelumnyam di momen bulan suci Ramadan, Bupati Kabupaten…

Rabu, 07 Juni 2017 12:28

Berburu Pahala Ramadan Sambil Menjaga Kamtibmas

Pekerjaan yang baik adalah bentuk ibadah kepada Allah SWT. Bekerja sekaligus beribadah merupakan hal…

Rabu, 07 Juni 2017 11:51

Bukan Sekadar Membangunkan Orang Sahur

TANA TIDUNG - Keberadaan musik Pembangun Sahur (Pesahur) tidak bisa dipisahkan dari bulan suci Ramadan.…

Selasa, 06 Juni 2017 11:33

Sehari Terjual Hingga 100 Buah

TANA TIDUNG - Bulan suci Ramadan selalu menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang kelapa di semua…

Senin, 05 Juni 2017 10:07

Wabup: Jangan Percaya Hoax dan Tetap Jaga NKRI

TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung memeringati hari lahirnya Pancasila, 1 Juni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .