MANAGED BY:
MINGGU
26 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 07 Februari 2017 09:18
Wow, Cabai di KTT Tembus Rp 160 Ribu

Dari Pemasok Naik Harga, Banyak yang Busuk karena Tak Laku

MELEJIT LAGI: Harga cabai hingga Minggu (5/1), di Pasar Imbayud Taka, Kabupaten Tana Tidung tembus hingga Rp 160 ribu per kilogram. RIKO/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Harga cabai di Pasar Imbayud Taka di Kabupaten Tana Tidung hingga update Minggu (5/2) kembali melonjak. Harganya bahkan bisa menembus di angka Rp 160 ribu per kilogram (Kg).

Diakui salah seorang pelanggan yang kebetulan sedang mencari cabai, Erna, kepada Radar Tarakan, Minggu (5/2), harga ini cukup membuatnya mengeluh. “Cabai ini salah satu bahan untuk melengkapi menu di warung makan saya, sekarang kenapa tambah mahal,” keluh Erna.

Tak hanya Erna, pembeli lainnya, Nunik, sebagai ibu rumah tangga juga turut mengeluhkan harga cabai yang dianggap semakin ‘gila’. "Sebagai ibu rumah tangga kebutuhan cabai juga sangat diperlukan, apalagi akan melaksanakan acara. Itu menjadi salah satu kebutuhan dapur yang tidak boleh tertinggal," katanya. Namun, meski harga yang cukup mahal dan sangat memberatkan, karena kebutuhan ia tetap harus membelinya.

Sementara itu, Jumilah, pedagang cabai dan sayuran di pasar Imbayud Taka mengatakan, harga cabai rawit merah mulai stabil di harga tinggi sejak awal Januari lalu. Meski sebenarnya harga cabai rawit sempat turun pada pekan lalu, yaitu Rp 90 ribu per kilo. "Kini kembali lagi mengalami kenaikan di angka Rp 130 ribu hingga Rp 150 ribu per kilo," kata Jumilah.

Di tempat yang sama, Mardiah, pedagang cabai lainnya mengatakan, kenaikan harga ini diakibatkan oleh pasokan di tingkat petani sedang berkurang. Hal tersebut karena curah hujan yang cukup tinggi, sehingga distributor menaikkan harga. "Bagaimana kami tidak menjual cabai dengan harga tinggi kalau pemasok cabai dari Berau yang biasanya kami beli menaikkan harganya," keluh Mardiah.

Untuk saat ini para pemasok atau distributor menjual cabai  kepada  pihaknya dengan harga per kilogram Rp 130 ribu hingga Rp 150 ribu. Karenanya, para pedagang harus menjualnya dengan harga lebih tinggi. “Tapi tidak semua pedagang di sini menjual cabai karena para pedagang keberatan dengan harganya yang sangat mahal,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap pemerintah daerah dapat menekan harga cabai ini. Karena jika harga cabai ini terlalu mahal, dampaknya kepada pedagang dan pembeli. “Cabai-cabai yang kami beli dengan harga mahal ini menjadi busuk. Disebabkan para pembeli enggan membeli banyak karena harganya terlalu tinggi," ungkap Jumilah.

Hal ini dibenarkan pula oleh pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM. Menurut staf Perdagangan Diseprindagkop, Asriani, kenaikan harga terjadi karena stok barang berkurang, sementara permintaan cukup banyak. “Faktor cuaca berdampak terhadap proses pendistribusian cabai yang didatangkan dari luar,” kata Asriani.

Dari pantauan Radar Tarakan, memang beberapa hari lalu harga cabai di pasar Imbayud Taka ini sudah mulai naik. Namun harganya Rp 120 ribu hingga Rp 130 ribu saja per kilo. Dan sekarang harganya tembus Rp 160.000 per kilonya. (*/rko/zia/ash)


BACA JUGA

Senin, 20 Februari 2017 10:42

Alat Kosmetik Bulu Babi Diklaim Belum Masuk Tarakan

TARAKAN - Isu beredarnya kuas make up dan cat kuku dari bulu babi yang ditemukan oleh LPPOM Majelis…

Senin, 20 Februari 2017 10:02

Akomodir Warga Tak Mampu, Launching KIS

TANA TIDUNG - Sabtu (18/2), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) menyerahkan…

Kamis, 16 Februari 2017 10:03

Sektor Pembangunan Dinilai Maju Pesat

TANA TIDUNG - Beberapa sektor pembangunan di Kabupaten Tana Tidung (KTT) terus ditingkatkan pemerintah…

Kamis, 09 Februari 2017 11:16

Gelar Bimtek LPPD, Harapkan Terlaksana Tertib Administrasi

TANA TIDUNG – Bupati Kabupaten Tana Tidung H. Undunsyah membuka secara langsung kegiatan bimbingan…

Rabu, 08 Februari 2017 10:04

Seminarkan Program RTBL-RDTR

TANA TIDUNG - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Pemerintah Kabupaten…

Selasa, 07 Februari 2017 09:19

Terus Dikebut, Target Rampung Tahun Ini

TANA TIDUNG – Pembangunan infrastruktur berupa akses jalan terus dikebut Pemerintah Kabupaten…

Jumat, 03 Februari 2017 07:47

Lakukan Pengawasan Air Minum Isi Ulang

TANA TIDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tana Tidung berupaya menjaga kepercayaan masyarakat…

Kamis, 02 Februari 2017 10:49

22 Kasus, Narkotika Mendominasi 2016

TANA TIDUG – Akhir 2016 tercatat sekitar 22 kasus yang tercata di Polsek Tana Tidung. Kasus Narkotika…

Kamis, 26 Januari 2017 13:06

Boarding School Segera Diterapkan

TANA TIDUNG - Upaya meningkatkan mutu pendidikan,  Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tana Tidung…

Sabtu, 21 Januari 2017 09:22

Monitoring Pembangunan Jalan Kecamatan

PROSES pembangunan jalan di Kecamatan Tana Lia menuju Tengku Dacing yang panjangnya 24 kilometer, pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .