MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 19 Januari 2017 11:40
Hutan Adat di Sini Jadi Tempat Terbaik untuk Belajar

Mahasiswa Exeter Inggris Temukan Ratusan Jenis Hewan

BERGEMBIRA BERSAMA: Bupati, pejabat FKPD dan kepala SKPD berada di tengah mahasiswa inggris untuk menari bersama di Balai Adat Setulang, Selasa (17/1). AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU-Bupati Malinau Dr.Yansen TP, M.Si melakukan pertemuan dengan sejumlah mahasiswa dari University of Exeter, Inggris, Selasa (17/1) malam. Pertemuan yang dipusatkan di balai adat Desa Setulang, Kecamatan Malinau Selatan Hilir itu dihadiri para pejabat FKPD, anggota dewan Malinau dan para asisten serta kepala SKPD di lingkungan Pemkab Malinau. Kegiatan diawali dengan saling sapa dan diakhiri dengan keakraban melalui gerak tari dan joget bersama dari seluruh yang hadir.

Dosen sekaligus pendamping dari University of Exeter, Profesor Frank Van Veen mengaskan bahwa hutan adat Tane Ulen Desa Wisat Setulang adalah tempat terbaik di dunia sebagai tujuan belajar dan tempat binatang yang sangat unik. Hutan Tane Ulen ini jadi sebuah tempat menemukan banyak hal unik karena di Inggris ini tidak ada tempat atau hutan yang memiliki ratusan  jenis hewan seperti di hutan tersebut.

Mulai dari jenis ikan, burung, kelelawar, reptil dan banyak binatang lainnya. “Kami juga banyak melihat binatang yang sangat spesial yang tidak pernah disangka akan ditemui di hutan ini,” terangnya.

Frank mengatakan, hal itu merupakan keunggulan di wilayah hutan konservasi yang dimiliki oleh Kabupaten Malinau. Jadi ini adalah pengamalan yang baik untuk menjaga alam dan memahami dan belajar mengerti tentang penting keberadaan nilai hutan bagi kehidupan manusia. “Kami beterima kasih kepada seluruh masyarakat di Setulang yang selama kegiatan berlangsung. karena telah membantu mahasiswa selama pengamatan di Setulang ini,” ujarnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisita yang saat ini menjabat Sebagai Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Malinau, Padan Impung S.Pd, M.Si mengungkapkan, di awal tahun ini merupakan kunjungan terbesar kedua setelah tahun lalu. Sebanyak 68 orang datang ke Malinau di Setulang di tahun 2016 lalu.

Pertama dan kedua meginap di balai adat, mengingat home stay sangat terbatas.  Namun dalam kunjungan ketiga ini, para mahasiswa sudah bisa menempati semua home stay. “Selama lebih kurang 10 hari di dalam Hutan Tane Ulen, mereka melakukan pengamatan dengan tujuan untuk pembalajaran. Walaupun laporan hasil pengamatan belum sempurna, namun bisa dikirim sebagan bahan untuk evaluasi dan perbaikan Kabupaten Malinau ke depan,” tugasnya.(ida/udn) 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .