MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 11 Januari 2017 10:54
Sabu dan Ganja Tak Bertuan Dimusnahkan
DIBAKAR: Penemuan dua kilogram ganja yang berasal dari Aceh dan sabu secara bersamaan dimusnahkan di halaman kantor BNNK Tarakan, Selasa (10/9). HENDI SURYADI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Lagi-lagi sabu dan ganja dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Kota ( BNNK) Tarakan, Selasa (10/1). Ini merupakan pemusnahan  pertama  barang bukti yang ditangkap dan diamankan pihak BNNK Tarakan di 2017.

Kepala BNNK Tarakan, Hj Agus Surya Dewi, yang memimpin langsung pemusnahan tersebut menyebutkan, barang bukti sabu yang dimusnahkan sebanyak 20 gram. Sabu tersebut dimiliki oleh pelaku pengedar berinisial An. Sementara, untuk barang bukti ganja, 2 kilogram,  sebelumnya telah diamankan sejak Desember 2016 lalu.

Lebih lanjut dijelaskan Dewi, panggilan akrab perempuan kelahiran 17 Agustus ini, selama 2016 hingga awal 2017, penemuan ganja sebanyak 2 kilogram adalah yang pertama kali. Meskipun dalam jumlah besar, tetap saja yang paling rentan di Kaltara adalah sabu-sabu.

”Untuk sabu-sabu itu yang paling banyak kasusnya. Ganja tak bertuan  ini yang paling besar jumlahnya yang ditemukan,” jelasnya.

Dewi kembali mengulas, bahwa daun mematikan  tersebut berasal dari Aceh yang diterbangkan menuju Medan. Pihaknya menjemput ke Kantor Pos Tarakan, karena pengirimannya melalui kantor Pos asal Medan.

“Kami mendapat informasi dari teman-teman BNN di Medan, Tarakan akan mendapat kiriman ganja. Kami kroscek, benar ternyata. Barang tersebut asalnya dari Aceh timur, lalu ke Medan dan ke Jakarta dan singgah ke Balikpapan sampai ke Tarakan. Kami apresiasi untuk teman-teman yang sudah bekerja sama,” ungkapnya.

Sedianya, ganja tersebut dikirim ke salah satu rumah sakit swasta di Tarakan. Meski setelah dikroscek, si pemilik ternyata telah lama resign dari rumah sakit itu sudah sekitar setahun yang lalu.

“Makanya, sejak kami amankan barang buktinya, kami kasih jeda waktu seminggu menunggu yang bersangkutan untuk bersedia datang melapor. Ternyata setelah seminggu tak ada yang datang, mustahil juga mereka mau menyerahkan diri, akhirnya ditindak dan hari ini baru dimusnahkan bersama tangkapan sabu,” urai Dewi panjang lebar, kepada Radar Tarakan Selasa (10/1).

Menurut dugaan Dewi, ada kemungkinan ganja tersebut akan ditanam di wilayah Provinsi Kaltara, tak terkecuali pula di wilayah Tarakan. Sebab ganja seberat 2 kilogram tersebut lebih banyak mengandung biji dibandingkan daun. Menurutnya pula, dari biji tersebut bisa dijadikan bibit untuk kembali ditanam.

“Bisa ditanam di daerah pertanian yang subur. Bahkan bisa sampai 2 hektare dengan bibit yang mencapai 2 kilogram,” urai Dewi menduga.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:18

Pasokan Gas Kurang, Diatasi Diesel

TARAKAN – Tak dipungkiri krisis listrik masih menghantui beberapa wilayah di Kaltara. Penambahan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:17

Rumah Imam Masjid Terbakar

TANA TIDUNG – Sebuah rumah di Jalan Padat Karya, Tana Tidung, Ibu Kota KTT habis terbakar pada…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:16

Desember Akan Ada Taman Baru

TARAKAN – Di tengah kondisi perekonomian yang sulit, Pemkot Tarakan tetap dapat membangun ruang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:15

Sempat Tak Didukung, Kini Miliki Pengalaman Berakting

Tak pernah terpikirkan oleh gadis asal Bumi Paguntaka ini untuk bisa bermain film layar lebar, yang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:13

Gerindra dan PKS Siapkan SK Pengusungan

TARAKAN – Dalam waktu dekat rencananya, Gerindra dan PKS akan menyusul PAN yang sudah mengusung…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:12

Tak Sesuai Prosedur, Diberikan ‘Surat Cinta’

TARAKAN - Pengawasan obat-obatan di Bumi Paguntaka semakin gencar dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:09

Jalankan Tugas dengan Anggaran Terbatas

TARAKAN - Setelah melalui banyak pertimbangan dan pembahasan, akhirnya pelaksanaan penandatanganan NPHD…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:08

Nakhoda dan ABK Kabur Tinggalkan BB

TARAKAN – Satpolair Polda Kaltim kembali mengamankan Barang Bukti (BB) berupa dua unit mesin berkapasitas…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:04

Vaksin MR Sangat Dibutuhkan untuk Cegah Kecacatan

TARAKAN – Belum dikeluarkannya sertifikasi halal dari MUI, tak berarti vaksin measles rubella…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:02

Tarakan Kekurangan 340 Guru

TARAKAN – Kebutuhan terhadap tenaga pengajar yang tinggi memang masih menjadi persoalan yang belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .