MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 11 Januari 2017 10:40
Kena PHK, SBSI Anggap PT DIL Tak Punya Toleransi!
TUNTUT UMK: Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Kabupaten Bulungan saat melakukan pertemuan dengan PT DIL di Kantor Distransnaker Bulungan, kemarin (10/1). IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kabupaten Bulungan menganggap perusahaan PT Dharma Intisawit Lestari (DIL) tidak memberikan toleransi kepada sejumlah buruh yang dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) SBSI Bulungan, Agustinus menegaskan hal itu saat melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan tersebut di Kantor Dinas Transmigrasi dan Tenanga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Bulungan, kemarin (10/1).

“Berbicara pada konteks kearifan, kami menganggap perusahaan tidak ada toleransi utamanya dari segi kemanusiaan,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui usai pertemuan.

Menurut Agustinus, perusahaan yang beraktivitas di Desa Sajau Metun, Kecamatan Tanjung Palas Timur itu lebih banyak membhas pada konteks normatif dengan mengacu pada Undang-Undang yang berlaku.

“Di sini kami dari serikat buruh menolak jika ada perusahaan yang tidak memberlakukan standar UMK (Upah Minimum Kabupaten) untuk mengupah karyawannya seperti ini,” tegasnya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Distransnaker Bulungan. Hal ini guna memantau perusahaan-perusahaan yang ada di Bulungan agar memberlakukan pengupahan sesuai dengan standar UMK yang sudah ditentukan sesuai amanah UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Hari Jumat (13/1) mendatang akan ada pertemuan lagi. Apapun keputusannya nanti, yang pasti kami sangat menolak jika masih rumus yang digunakan oleh perusahaan itu masih 25 hari kerja dalam sebulan,” imbuhnya.

Dijelaskannya, pada tuntutan tersebut diketahui ada 9 orang yang terkena PHK. Sebanyak 4 orang melakukan tindakan yang dinilai melanggar ketentuan perusahaan. “Selebihnya ada yang dikatakan mangkir dari pekerjaan dan ada juga yang sakit,” bebernya.

“Tapi dalam persoalan ini, dari pihak perusahaan sudah berjanji untuk memberikan toleransi kepada beberapa buruh yang di-PHK ini. Tapi tidak semua, itu dipilih yang dianggap patut untuk diberikan pesangon,” sambungnya.

Agustinus mengaku sepenuhnya diserahkan kepada pekerja yang bersangkutan. Artinya, jika keputusan itu sudah disepakati bersama maka pihaknya tidak akan melanjutkan tuntutan tersebut. Akan tetapi, jika tidak, maka pihaknya akan teruskan perkara tersebut ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Menyikapi apa yang disampaikan, pimpinan Perusahaan PT DIL, Lubis mengatakan, sebenarnya tidak ada masalah serius yang terjadi. Menurutnya apa yang terjadi hanyalah kesalah pahaman antaran pihaknya dengan serikat buruh. “Hanya menerjemahkan Undang-Undang itu yang berbeda,” ungkapnya.

Lubis berharap pada pertemuan selanjutnya sudah ada jalan keluar dari persoalan yang terjadi. Dia bahkan menyebutkan, dari sejumlah pekerja yang terkena PHK itu, ada yang mengundurkan diri secara tertulis.

“Ada pelanggaran berat dan ada juga yang mangkir,” jelasnya seraya mengatakan berdasarkan ketentuan jika tidak hadir 5 hari berturut-turut secara otomatis dianggap mengundurkan diri.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial Kesejahteraan dan Perlindungan Tenaga Kerja paada Distransnaker Bulungan, Umar Saleh mengatakan, pihaknya akan memasilitasi pertemuan selanjutnya yang akan dilakukan di Kantor Distransnaker Bulungan. “Nanti mereka akan kembali membahas masalah UMK,” jelasnya.

Dalam pertemuan nanti, pihaknya akan tetap memasilitasi kedua pihak dengan mengacu pada UU yang berlaku. Sesuai ketentuan UU bahwa 21 hari kerja dalam sebulan, maka harus dikalikan dengan jumah pengupahan dan hasilnya harus sesuai denga UMK yang berlaku.

“Sementara ini masih ada selisih antara perusahaan dengan serikat buruh karena dari perusahaan menghitung hari kerja dalam sebulan selama 25 hari. Tapi tadi sudah komitmen dari perusahaan akan menindak lanjuti hasil dari keputusan kita hari ini (kemarin),” pungkasnya. (*/zal/iwk)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Juli 2017 01:35

Tiga Ekor Buaya Muncul Tiba-Tiba Bikin Geger Pekerja

BUNYU - Pekerja di PT Lamindo Intermulticon (LIM) Kecamatan Bunyu, dikagetkan dengan munculnya tiga…

Sabtu, 22 Juli 2017 01:34

Tiga Ekor Buaya Muncul Tiba-Tiba Bikin Geger Pekerja

BUNYU - Pekerja di PT Lamindo Intermulticon (LIM) Kecamatan Bunyu, dikagetkan dengan munculnya tiga…

Jumat, 21 Juli 2017 09:58

Perkara Kayan I Akhirnya Dilimpahkan

TANJUNG SELOR – Setelah melewati proses yang cukup panjang, akhirnya perkara dugaan tindak pidana…

Jumat, 21 Juli 2017 09:56

Kejari Pastikan Tersangka Akan Bertambah

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan, Gunawan Wibisono memastikan bahwa akan ada tambahan tersangka…

Jumat, 21 Juli 2017 09:53

Bocah Enam Tahun Dirogol, Pelaku Orang Terdekat Korban

TANJUNG SELOR — Di usia yang masih sangat muda, Ai (6) perempuan asal Desa Ruhui Rahayu, Kecamatan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:51

Tiga Drum BBM Sitaan Belum Dimusnahkan

TANJUNG SELOR – Tiga drum Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium hasil sitaan saat razia…

Jumat, 21 Juli 2017 09:42

Lima Pelajar Bunyu Tak Penuhi Syarat

BUNYU - Sebanyak 70 pelajar yang bakal menjadi petugas  pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka)…

Jumat, 21 Juli 2017 09:40

RX King Vs Beat Saling Senggol

TANJUNG SELOR - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) kembali terjadi di Ibu Kota Kalimantan Utara (Kaltara),…

Jumat, 21 Juli 2017 09:39

Pedagang Masih Berjualan di Atas Trotoar

TANJUNG SELOR – Larangan berjualan di atas trotoar telah memiliki Peraturan Daerah (Perda). Namun,…

Kamis, 20 Juli 2017 10:34

Pelajar Bermotor, Tilang di Tempat

TANJUNG SELOR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulungan akan menindak tegas pelajar dibawah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .