MANAGED BY:
RABU
29 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 11 Januari 2017 10:38
Polres Datangkan 4 Saksi Ahli

Penanganan 33 Tersangka Penambang Emas Ilegal

BERLANJUT: Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman beserta anggotanya kala menertibkan lokasi tambang emas ilegal di Sekatak beberapa waktu lalu. BANK DATA RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepolisian Resort (Polres) Bulungan memanggil sebanyak 4 orang sebagai saksi ahli. Pemanggilan ini dilakukan dalam menanganai perkara tambang emas ilegal yang ada di Kecamatan Sekatak.

Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman melalui Kasatreskrim AKP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, pihaknya ingin meminta penjelasan dari saksi ahli tersebut terkait keterlibatan 33 orang tersangka dalam penanganan emas ilegal di Sekatak.

“Perkara ini (sudah sampai pemanggilan saksi ahli. Jika sesuai rencana, hari ini (kemarin, Red) baru dimulai pemeriksaan saksi ahlinya,’’ ungkapnya kepada Radar Kaltara (Radar Tarakan Group) saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (10/1).

Ia melanjutkan, apakah persoalan 33 orang tersebut bersifat melanggar ataupun tidak terkait dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tetang Mineral dan Batu Bara (Minerba).

“Tujuannya ini untuk memperjelas perkara illegal mining yang sejatinya melanggar undang-undang minerba,’’ ujar pria yang pernah menjabat Kasatsabhara di Polres Kutai Kartanegara (Kukar) ini.

Lanjut dijelaskan Prasetia, Apabila nanti dalam hasil keterangan saksi ahli membenarkan perkara illegal mining tersebut. Maka 33 tersangka nantinya bisa dijerat hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

“Tapi kita tunggu saja hasilnya nanti. Mudahan bisa segera diketahui hasilnya,’’ harapnya.

Dai keempat saksi ahli yang nantinya menjelaskan perkara illegal mining  tersebut, semua merupakan orang pertambangan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bagian Dinas Pertambangan.

“Mengapa orang pertambangan? karena mereka jelas lebih mengetahui terkait teknis-teknis aturan dalam menambang,’’ bebernya.

“Namun, ini masih bersifat keterangan pembenaran perkara ini. Untuk ke depan apakah akan ada proses lanjutan lagi ataupun tidak itu dilihat dari hasil saksi ahli ini juga,’’ sambungnya.

Ia menambahkan, pasca ditetapkannya para pelaku penambang emas ilegal di Sekatak sebagai tersangka, sejauh ini sudah tidak ada lagi aktivitas di lokasi. Berbeda dengan penertiban sebelumnya yang bersifat upaya preventif dari Polres Bulungan.

“Di sana (Sekatak) sudah tidak ada aktivitas menambang lagi. Namun bukan berarti untuk penjagaan tidak kami lakukan, personel tetap siap siaga terutama personel kepolisian yang ada di Sekatak,’’ pungkasnya. (don/keg)


BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 11:50

Khawatir Soal UN Bocor, Disdik: Itu Kuno

TANJUNG SELOR –Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Utara Sigit Muryono menegaskan,…

Rabu, 29 Maret 2017 11:47

DPRD Desak Polres Usut Tuntas Kasus Ambruknya Sheet Pile

TANJUNG SELOR- Masih belum terungkapnya pelaku dan penyebab kerusakan sheet pile Selimau, Kelurahan…

Rabu, 29 Maret 2017 11:42

DPU-PR Hanya Tangani Tiga Drainase yang Dianggap Urgent

TANJUNG SELOR- Dari sekian banyak drainase yang bermasalah  di Tanjung Selor, Dinas Pekerjaan Umum…

Rabu, 29 Maret 2017 11:34

11 Aset Pemkab Akan Dialihkan ke Provinsi

TANJUNG SELOR-Sebelas aset milik Pemkab Bulungan akan dialihkan ke Pemprov Kaltara. Kesebelah aset tersebut…

Rabu, 29 Maret 2017 11:27

Hanya 7 Puskesmas yang Telah Terakreditasi

PEMERINTAH pusat menargetkan pada tahun 2019 semua puskesmas di Indonesia sudah harus terakreditasi.…

Senin, 27 Maret 2017 11:05

PSAWI Bulungan Bakal Ciptakan Rekor MURI

TANJUNG SELOR-Selain siap sebagai tuan rumah kejuaraan nasional ski air dan wakeboard, serta kejuaraan…

Senin, 27 Maret 2017 11:01

Tak Digubris, Ratusan Kendaraan Diangkut

TANJUNG SELOR-Sebanyak 120 sepeda motor yang diparkir di Kayan V terpaksa di angkut polisi dan diamankan…

Senin, 27 Maret 2017 10:59

Proses Hukum Bang Toyib Masih Bergulir di MA

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan kasus Arman Suyuti alias Bang Toyib. Saat ini proses hukum…

Senin, 27 Maret 2017 10:55

Belajar Lewat Youtube, Modal Rp 600 Ribu Iuran

Tiga remaja Kota Tarakan, Rizki Safari  (22), Yusman (21), dan  Arfin (21)  patut diacungi…

Senin, 27 Maret 2017 10:53

Kondisi Sumirah Mengundang Iba

TANJUNG SELOR – Kondisi Sumirah (72) warga RT 07 Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .