MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 Januari 2017 10:38
Polres Datangkan 4 Saksi Ahli

Penanganan 33 Tersangka Penambang Emas Ilegal

BERLANJUT: Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman beserta anggotanya kala menertibkan lokasi tambang emas ilegal di Sekatak beberapa waktu lalu. BANK DATA RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepolisian Resort (Polres) Bulungan memanggil sebanyak 4 orang sebagai saksi ahli. Pemanggilan ini dilakukan dalam menanganai perkara tambang emas ilegal yang ada di Kecamatan Sekatak.

Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman melalui Kasatreskrim AKP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, pihaknya ingin meminta penjelasan dari saksi ahli tersebut terkait keterlibatan 33 orang tersangka dalam penanganan emas ilegal di Sekatak.

“Perkara ini (sudah sampai pemanggilan saksi ahli. Jika sesuai rencana, hari ini (kemarin, Red) baru dimulai pemeriksaan saksi ahlinya,’’ ungkapnya kepada Radar Kaltara (Radar Tarakan Group) saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (10/1).

Ia melanjutkan, apakah persoalan 33 orang tersebut bersifat melanggar ataupun tidak terkait dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tetang Mineral dan Batu Bara (Minerba).

“Tujuannya ini untuk memperjelas perkara illegal mining yang sejatinya melanggar undang-undang minerba,’’ ujar pria yang pernah menjabat Kasatsabhara di Polres Kutai Kartanegara (Kukar) ini.

Lanjut dijelaskan Prasetia, Apabila nanti dalam hasil keterangan saksi ahli membenarkan perkara illegal mining tersebut. Maka 33 tersangka nantinya bisa dijerat hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

“Tapi kita tunggu saja hasilnya nanti. Mudahan bisa segera diketahui hasilnya,’’ harapnya.

Dai keempat saksi ahli yang nantinya menjelaskan perkara illegal mining  tersebut, semua merupakan orang pertambangan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bagian Dinas Pertambangan.

“Mengapa orang pertambangan? karena mereka jelas lebih mengetahui terkait teknis-teknis aturan dalam menambang,’’ bebernya.

“Namun, ini masih bersifat keterangan pembenaran perkara ini. Untuk ke depan apakah akan ada proses lanjutan lagi ataupun tidak itu dilihat dari hasil saksi ahli ini juga,’’ sambungnya.

Ia menambahkan, pasca ditetapkannya para pelaku penambang emas ilegal di Sekatak sebagai tersangka, sejauh ini sudah tidak ada lagi aktivitas di lokasi. Berbeda dengan penertiban sebelumnya yang bersifat upaya preventif dari Polres Bulungan.

“Di sana (Sekatak) sudah tidak ada aktivitas menambang lagi. Namun bukan berarti untuk penjagaan tidak kami lakukan, personel tetap siap siaga terutama personel kepolisian yang ada di Sekatak,’’ pungkasnya. (don/keg)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:34

Harga Sembako Naik Diduga Ulah Spekulan

TANJUNG SELOR -Jelang Ramadan, harga sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional mulai…

Sabtu, 21 April 2018 10:32

New Zealand Bantu Bangun Gudang PMI

TANJUNG SELOR – Palang Merah Indonesia (PMI) Bulungan terpilih menjadi salah satu dari 11 lokasi…

Sabtu, 21 April 2018 10:31

Ada Puluhan Janda Baru di Ibu Kota

TANJUNG SELOR – Terhitung sejak Januari hingga Maret 2018, Pengadilan Agama (PA) Tanjung Selor,…

Sabtu, 21 April 2018 10:29

Biayai Anak hingga Perguruan Tinggi dari Hasil Cuci Baju

Mencari nafkah dengan cara yang halal merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap orang. Demikian…

Jumat, 20 April 2018 10:21

APMS Membara, Rumah Warga Jadi Arang

MALINAU - Kebakaran Agen Premium Minyak dan Solar milik PT Beringin di Jalan Panembahan RT 1 Malinau…

Jumat, 20 April 2018 10:16

Petugas KPPS Ditunjuk dari Petugas Pantarlih

TANJUNG SELOR – Tak seperti pada pemilu sebelumnya, dalam penetapanpetugas kelompok penyelenggara…

Jumat, 20 April 2018 10:14

Wilayah Perairan Jadi Perhatian Serius

TANJUNG SELOR – Meski tingkat kejahatan di wilayah perairan di Bulungan terbilang masih cukup…

Kamis, 19 April 2018 15:16

CATAT NIH..!! DP4 Kaltara 312.269 Ribu Jiwa

TANJUNG SELOR - Terhitung sejak Selasa (17/4) lalu, petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) di…

Kamis, 19 April 2018 15:03

Harga Bahan Pokok Naik, Siap Gelar Operasi Pasar

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Bulungan…

Kamis, 19 April 2018 14:52

Modal Rp 400 Ribu, Pelaku Upal Untung Rp 13 Juta

TANJUNG SELOR – Dua pelaku pembuat dan pengedar uang palsu (upal), yakni Rudianto (23) dan Edi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .