MANAGED BY:
SELASA
30 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 11 Januari 2017 10:38
Polres Datangkan 4 Saksi Ahli

Penanganan 33 Tersangka Penambang Emas Ilegal

BERLANJUT: Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman beserta anggotanya kala menertibkan lokasi tambang emas ilegal di Sekatak beberapa waktu lalu. BANK DATA RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepolisian Resort (Polres) Bulungan memanggil sebanyak 4 orang sebagai saksi ahli. Pemanggilan ini dilakukan dalam menanganai perkara tambang emas ilegal yang ada di Kecamatan Sekatak.

Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman melalui Kasatreskrim AKP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, pihaknya ingin meminta penjelasan dari saksi ahli tersebut terkait keterlibatan 33 orang tersangka dalam penanganan emas ilegal di Sekatak.

“Perkara ini (sudah sampai pemanggilan saksi ahli. Jika sesuai rencana, hari ini (kemarin, Red) baru dimulai pemeriksaan saksi ahlinya,’’ ungkapnya kepada Radar Kaltara (Radar Tarakan Group) saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (10/1).

Ia melanjutkan, apakah persoalan 33 orang tersebut bersifat melanggar ataupun tidak terkait dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tetang Mineral dan Batu Bara (Minerba).

“Tujuannya ini untuk memperjelas perkara illegal mining yang sejatinya melanggar undang-undang minerba,’’ ujar pria yang pernah menjabat Kasatsabhara di Polres Kutai Kartanegara (Kukar) ini.

Lanjut dijelaskan Prasetia, Apabila nanti dalam hasil keterangan saksi ahli membenarkan perkara illegal mining tersebut. Maka 33 tersangka nantinya bisa dijerat hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

“Tapi kita tunggu saja hasilnya nanti. Mudahan bisa segera diketahui hasilnya,’’ harapnya.

Dai keempat saksi ahli yang nantinya menjelaskan perkara illegal mining  tersebut, semua merupakan orang pertambangan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bagian Dinas Pertambangan.

“Mengapa orang pertambangan? karena mereka jelas lebih mengetahui terkait teknis-teknis aturan dalam menambang,’’ bebernya.

“Namun, ini masih bersifat keterangan pembenaran perkara ini. Untuk ke depan apakah akan ada proses lanjutan lagi ataupun tidak itu dilihat dari hasil saksi ahli ini juga,’’ sambungnya.

Ia menambahkan, pasca ditetapkannya para pelaku penambang emas ilegal di Sekatak sebagai tersangka, sejauh ini sudah tidak ada lagi aktivitas di lokasi. Berbeda dengan penertiban sebelumnya yang bersifat upaya preventif dari Polres Bulungan.

“Di sana (Sekatak) sudah tidak ada aktivitas menambang lagi. Namun bukan berarti untuk penjagaan tidak kami lakukan, personel tetap siap siaga terutama personel kepolisian yang ada di Sekatak,’’ pungkasnya. (don/keg)


BACA JUGA

Selasa, 30 Mei 2017 10:29

Sesalkan Bunyu Tak Masuk Kategori Pulau Terluar

BUNYU - Belum adanya tanda-tanda bakal ditanganinya pendangkalan di Sungai Buaya, Kecamatan Bunyu akibat…

Selasa, 30 Mei 2017 10:27

Perubahan Siklus Alam Jadi Penyebab Banjir Bulungan ?

TANJUNG SELOR– Banjir kiriman dari hulu yang belakangan ini kerap menimpa beberapa wilayah di…

Selasa, 30 Mei 2017 10:26

Baju Gamis dan Jilbab Paling Diburu Saat Ramadan

TANJUNG SELOR – Memasuki bulan suci Ramadan 1438 Hijriah geliat perekonomian mulai terasa di Kabupaten…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:10

Tersengat Listrik, Pak RT Tak Tertolong

TANJUNG SELOR-Banjir besar di Tanjung Selor kembali memakan korban. Kali ini menimpa Ketua RT 21 Jalan…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:08

Pasca Banjir, Masyarakat Disibukkan Bersih-Bersih

TANJUNG SELOR-Pasca banjir besar yang terjadi selama dua hari, masyarakat Tanjung Selor khususnya masyarakat…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:05

Dokumen DOB Tanjung Selor Sudah Masuk ke Kemendagri

TANJUNG SELOR – Setelah menjalani proses yang cukup panjang, akhirnya calon daerah otonomi daerah…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:04

1.500 Kendaraan di Kaltara Sudah Gunakan KU

TANJUNG SELOR- Sejak resmi diluncurkan 22 April, dan efektif menerima layanan pergantian nomor polisi…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:02

Banjir Surut, Pengungsi Sudah Pulang ke Rumah

BANJIR yang melanda Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor selama 4 hari sudah.…

Jumat, 26 Mei 2017 17:13

Pasca Banjir, Jogging Track Amburadul

TANJUNG SELOR – Area jogging track di Jalan Katamso,  tepian sungai Kayan rusak pasca banjir.…

Jumat, 26 Mei 2017 11:21

Instruksikan OPD Turun dengan Kekuatan Maksimal

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .