MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 07 Januari 2017 12:42
Rela Kerja di Cafe dan Diupah Rp 400 Ribu Perbulan

Berhenti Sekolah Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga

TULANG PUNGGUNG KELUARGA: Suriyani (15) memilih menjadi tulang punggung keluarga untuk membiayai kehidupan kakek, nenek dan tiga saudaranya dan harus berhenti sekolah. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Meski masih berusia 15 tahun, Suriyani rela tak melanjutkan pendidikannya demi membantu kehidupan keluarganya. Tinggal bersama kakek dan nenek, serta tiga orang saudaranya ia harus membantu perekonomian keluarganya itu. Terutama biaya sekolah bagi adik dan kakaknya.

SABRI

KERJA keras bagi Suriyani hal yang mudah dilakukan, setelah ditinggal kedua orangtuanya merantau ke Tawau, Malaysia. Ia harus bertahan hidup dengan mencari biaya sendiri. Sanggup tidak melanjutkan pendidikan, demi mencari sesuap nasi untuk keluarganya.

Pewarta harian ini mencoba menelusuri kehidupan Suriyani yang tinggal di Jalan Pelabuhan, RT. 13 Kelurahan Nunukan Timur. Kondisi rumah yang sangat memprihatinkan, kakek dan neneknya dalam keadaan kurang sehat.

“Silakan masuk nak, beginilah kondisi kami sekeluarga saya sedang sakit-sakit ini,” kata nenek Suriyani, Asma kepada pewarta harian ini saat berkunjung ke kediamannya, Jumat (6/1) pagi.

Irmawati, Rismanti, Suriyani dan Sarina menjadi tanggungan Agus Sadikin, kakek Suriyani bersama istrinya, Asma. Sejak ditinggal kedua orangtua, keempat cucunya itu menjadi tanggungjawabnya, termasuk menyekolahkan. Namun, Suriyani tidak ingin membebani kakek dan neneknya lebih memilih tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sejak lulus dari Sekolah Dasar (SD) Negeri 004 Nunukan Timur, ia berpikir untuk mencari pekerjaan. Demi membiayai tiga saudaranya yang masih ingin melanjutkan pendidikan. Kerja sebagai pelayan cafe, baginya telah cukup untuk menambah bantuan untuk saudaranya jika membutuhkan uang untuk sekolah.

“Gaji saya gunakan untuk beli beras di rumah, lebihnya untuk adik dan kakak belanja di sekolah,” kata Suriyani kepada media ini kemarin.

Baginya kerja di cafe yang berada di Jalan Lingkar, Kecamatan Nunukan Selatan, sebuah pekerjaan yang layak dengan umur 15 tahun dengan tingkat pendidikan sekolah dasar. Pekerjaan tersebut dilakukan, karena kondisi keluarganya sangat banyak membutuhkan biaya, terutama kakek dan neneknya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 22:30

Transhipment Beras Batal Dilakukan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut beras 2.900 ton dari Vietnam, ingin melakukan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:37

Solusi Bangun Penangkaran Buaya

NUNUKAN – Keberadaan hewan reptilia jenis buaya di wilayah pesisir, Kelurahan Tanjung Harapan,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:36

Arus Balik Normal, Tak Ada Lonjakan Penumpang

  NUNUKAN - PT Perusahaan Pelayaran Nasional (Pelni) Cabang Nunukan, memastikan arus balik akan…

Rabu, 20 Juni 2018 15:16

IIH LEBAY..!! Buaya Ditangkap, Kok.. Tiga Warga yang Kerasukan

NUNUKAN - Buaya di sekitar pesisir Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan dinamai…

Rabu, 20 Juni 2018 15:11

Tujuan Utama Pengiriman Miras Belum Diketahui

NUNUKAN — Penyidikan terus dilakukan oleh pihal Lanal Nunukan terhadap juragan juga anak buah…

Rabu, 20 Juni 2018 11:32

Pasca Lebaran Harga Masih Stabil

NUNUKAN – Pasca lebaran Idulfitri, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang diperjual…

Rabu, 20 Juni 2018 11:30

Tahun Ini, Tak Dapat Remisi

NUNUKAN-Sebanyak 111 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan akan menerima remisi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:28

Penyeberangan ke Negara Tetangga Kembali Dibuka

NUNUKAN - Pasca lebaran H+3 penyeberangan Nunukan-Tawau, Malaysia telah kembali normal. Aktivitas di…

Senin, 18 Juni 2018 13:23

Diterkam Buaya, Sudding Nyaris Meregang Nyawa

NUNUKAN - Seorang warga Tanjung Harapan Mamolo, Kecamatan Nunukan Selatan, Kaltara diserang buaya mengakibatkan…

Senin, 18 Juni 2018 11:00

Ribuan Miras Ilegal Nyaris Lolos Edar

NUNUKAN - Belasan ribu botol Minuman Keras (Miras) ilegal asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Berau,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .