MANAGED BY:
SELASA
17 JANUARI
HOME | RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 07 Januari 2017 12:42
Rela Kerja di Cafe dan Diupah Rp 400 Ribu Perbulan

Berhenti Sekolah Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga

TULANG PUNGGUNG KELUARGA: Suriyani (15) memilih menjadi tulang punggung keluarga untuk membiayai kehidupan kakek, nenek dan tiga saudaranya dan harus berhenti sekolah. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Meski masih berusia 15 tahun, Suriyani rela tak melanjutkan pendidikannya demi membantu kehidupan keluarganya. Tinggal bersama kakek dan nenek, serta tiga orang saudaranya ia harus membantu perekonomian keluarganya itu. Terutama biaya sekolah bagi adik dan kakaknya.

SABRI

KERJA keras bagi Suriyani hal yang mudah dilakukan, setelah ditinggal kedua orangtuanya merantau ke Tawau, Malaysia. Ia harus bertahan hidup dengan mencari biaya sendiri. Sanggup tidak melanjutkan pendidikan, demi mencari sesuap nasi untuk keluarganya.

Pewarta harian ini mencoba menelusuri kehidupan Suriyani yang tinggal di Jalan Pelabuhan, RT. 13 Kelurahan Nunukan Timur. Kondisi rumah yang sangat memprihatinkan, kakek dan neneknya dalam keadaan kurang sehat.

“Silakan masuk nak, beginilah kondisi kami sekeluarga saya sedang sakit-sakit ini,” kata nenek Suriyani, Asma kepada pewarta harian ini saat berkunjung ke kediamannya, Jumat (6/1) pagi.

Irmawati, Rismanti, Suriyani dan Sarina menjadi tanggungan Agus Sadikin, kakek Suriyani bersama istrinya, Asma. Sejak ditinggal kedua orangtua, keempat cucunya itu menjadi tanggungjawabnya, termasuk menyekolahkan. Namun, Suriyani tidak ingin membebani kakek dan neneknya lebih memilih tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sejak lulus dari Sekolah Dasar (SD) Negeri 004 Nunukan Timur, ia berpikir untuk mencari pekerjaan. Demi membiayai tiga saudaranya yang masih ingin melanjutkan pendidikan. Kerja sebagai pelayan cafe, baginya telah cukup untuk menambah bantuan untuk saudaranya jika membutuhkan uang untuk sekolah.

“Gaji saya gunakan untuk beli beras di rumah, lebihnya untuk adik dan kakak belanja di sekolah,” kata Suriyani kepada media ini kemarin.

Baginya kerja di cafe yang berada di Jalan Lingkar, Kecamatan Nunukan Selatan, sebuah pekerjaan yang layak dengan umur 15 tahun dengan tingkat pendidikan sekolah dasar. Pekerjaan tersebut dilakukan, karena kondisi keluarganya sangat banyak membutuhkan biaya, terutama kakek dan neneknya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 16 Januari 2017 17:24

Ada Apa? Puluhan Ibu-Ibu 'Serbu' DPRD

NUNUKAN - Puluhan Ibu Rumah Tangga (IRT) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan…

Senin, 16 Januari 2017 16:19

Tegaskan Mutasi Hak Prerogatif Bupati

NUNUKAN – Terkait 28 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan…

Senin, 16 Januari 2017 16:15

Defisit Anggaran Tersisa Rp 15 Miliar

NUNUKAN – Setelah mendapat dana transfer dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI sebesar Rp 28…

Senin, 16 Januari 2017 16:10

Cocokkan Hasil Laporan, Petugas Lapas Diperiksa Dua Jam

NUNUKAN – Setelahmenerima hasilpemeriksaandari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan,…

Senin, 16 Januari 2017 16:04

Gubernur Bakal Bentuk Perusda Tangani SOA ke Krayan

NUNUKAN – Menanggapi persoalan berakhirnya Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang untuk wilayah…

Senin, 16 Januari 2017 16:00

Lakukan Prosesi Tabur Bunga di Perairan Perbatasan

15 Januari dalam kalender TNI AL kerap diperingati sebagai Hari Dharma Samudera, di mana dalam peringatan…

Sabtu, 14 Januari 2017 10:12

Setelah Mutasi, Bupati Baru Bersurat

NUNUKAN – Kontroversi pelaksanaan mutasi terhadap Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan…

Sabtu, 14 Januari 2017 10:11

Lima Sekolah Siap Gelar UBK

NUNUKAN – Lima sekolah di Kabupaten Nunukan siap melaksanakan Ujian Berbasis Komputer (UBK) dalam…

Sabtu, 14 Januari 2017 10:06

Bantah Mainkan Nomor Porsi Haji

NUNUKAN – Keinginan umat Islam di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nunukan untuk menunaikan ibadah…

Sabtu, 14 Januari 2017 10:04

Terkendala Izin Pengiriman, Krayan Masih Gelap

NUNUKAN – Pengiriman tiga unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ke wilayah Krayan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .