MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Januari 2017 11:57
Siap Bantu Fasilitasi Pengobatan Rosni

Pemkot Tarakan, Baznas Tarakan, Kaltara Tour and Travel, CSR Sriwijaya Air memfasilitasi Rosni ke Surabaya

MENJENGUK: Asisten III Pemkot Tarakan Mariyam mengunjungi Rosni penderita kanker tulang stadium empat di Rumkital Ilyas Tarakan, Rabu (5/1). AGOES WONDO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN– Rosni (17) remaja, penderita kanker tulang stadium 4 kini mendapatkan harapan untuk sembuh, semenjak diberitakan Radar Tarakan edisi (4/1) lalu, kini para dermawan tergerak hatinnya membantu Rosni berangkat ke Surabaya agar bisa melakukan kemoterapi.

Pihak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan, Kaltara Tour and Travel dan maskpai penerbangan Sriwijaya Air yang bersedia memberikan fasilitas berupa tiket PP Tarakan-Surabaya dan biaya hidup selama Rosni menjalani pengobatan di Surabaya.

Seperti diungkapkan Ketua Pelaksana Baznas Tarakan, Syamsi Sarman mengatakan bahwa ia baru saja mendengar kabar mengenai ada remaja yang mengidap penyakit kanker tulang stadium 4 yang diketahui penyakit kanker ini merupakan penyakit yang berbahaya.

“Kami baru menerima laporannya dua hari yang lalu, setelah dimuat di media Radar Tarakan. Dan kami berharap, setidaknya ada informasi dari  pihak-pihak terkait seperti RT yang memberikan informasi ke Baznas, karena anak ini sudah sampai di tahap stadium empat,” jelas Syamsi.

Lanjut Syamsi, setelah ia menerima mengenai laporan terhadap penyakit yang diderita Tasni ia langsung menyiapkan bantuan yang sudah dirapatkan dengan Pimpinan Baznas Tarakan.

“Selama proses pengobatan Rusni di Surabaya, kami dari pihak Baznas Tarakan, siap menanggung biaya hidup baik tempat tinggal, makan dan untuk pasien yang akan menjaganya nanti,” beber Syamsi.

Ditanyakan mengenai pengobatan Syamsi mengatakan, memang seluruh biaya Rosni berobat telah ditanggung oleh BPJS Tarakan, namun biasaya ada beberapa obat yang tidak ter-cover oleh BPJS, sehingga pihak Baznas Tarakan akan membantu untuk membiayai pengobatan tersebut.

“Kadang-kadang ada beberapa obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS, dan kami siap untuk membantu itu,” tutur Syamsi.

Syamsi berharap, agar masyarakat Tarakan dapat jeli untuk membantu sesama apabila mendengar, melihat atau mendapati orang yang membutuhkan bantuan pertolongan, segera dapat melaporkan ke Baznas Tarakan.

 “Kami harap, jangan sampai kejadian seperti Rosni ini terulang kembali. Pasalnya, stadium empat ini sudah sangat parah dan seharusnya secepatnya diberikan pertolong. Jangan sudah akut begini, baru ada yang memberikan info,” ungkap Syamsi.

Sementara itu, persoalan tiket untuk keberangkatan Rosni untuk berobat ke Surabaya, pihak Kaltara Tour and Trabel siap memberikan satu tiket pulang pergi (PP) Tarakan-Surabaya dan satu voucher tiket lagi akan diberikan oleh pihak maskapai Sriwijaya Air melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

 “Kami dari maskapai Sriwijaya Air melalui CSR, kami akan memberikan satu voucher untuk membantu keberangkatan Rosni pergi ke Surabaya,” ujar Bayu  Priatmoko, selaku Sales SupervisorSriwijaya Air.

Dijelaskan Bayu, voucher tiket ini hanya berlaku dalam jangka waktu sebulan, sehingga pihak CSR Sriwijaya Air akan memastikan dahulu Rosni akan berangkat di bulan berapa.

Kalau misalnya Pergi di bulan ini maka akan diberikan voucher, dan bila pulangnya di February maka voucher tersebut tidak berlaku PP. Karena, masa berlaku program ini hanya sampai di Januari saja, dan program CSR ini berlaku di setiap dua bulan sekali dalam setahun dan hanya  di Tarakan,” tutup Bayu.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Tarakan melalui Asisten III bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Mariyam datang langsung menemui Rosni di ruang rawat ZAAL Wanita RSAL Ilyas Tarakan.

Ratih kakak dari Rosni berserta sang ibu Cipa, tampak mendampingi Rosni yang ditemui oleh pihak Pemkot Tarakan, sembari menunjukan kartu keanggotaan BPJS dan surat rujukan dari dokter untuk berobat ke Surabaya.

Diakui Ratih, Rosni memang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) walau sudah cukup umur, dikarenakan sakitnya sehingga terkendala dalam pengurusan surat di Toli-Toli yang merupakan kampung halaman Rosni sebelum ia ke Tarakan. Dan disarankan untuk membuat surat-surat di Capil Tarakan saja.

"Bantuan dari pemerintah daerah atau kota memang selalu ada bagi masyarakat yang memang memiliki identitas dan berdomisili di Tarakan. Beruntung Rosni ini memiliki kartu BPJS jadi biaya pengobatan selama di Tarakan bisa di tanggung BPJS," terang Mariyam.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:50

Rekor Awal Tahun, Empat Jam Padam

TARAKAN – Meski sudah berganti tahun, namun persoalan pemadaman listrik masih terjadi. Padahal…

Selasa, 23 Januari 2018 12:48

Lebih Banyak Menghabiskan Hari-Harinya di Rumah Sakit

Adam Al Fatah anak sulung pasangan Siti (28) dan Hery (38), harus merasakan sakit yang sudah dideritanya…

Selasa, 23 Januari 2018 12:47

Dana Suvenir Balon Capai Rp 100 Juta

TARAKAN – Memasuki masa kampanye Pilwali Tarakan para pengusaha jasa pembuatan spanduk, baliho…

Selasa, 23 Januari 2018 12:45

Enam Kelurahan Rawan Kecurangan

TARAKAN - Kecurangan pada proses pemilihan umum (Pemilu), menjadi atensi khusus yang harus disikapi…

Selasa, 23 Januari 2018 12:36

Tak Cukup Bukti, Laporan Dihentikan

TARAKAN - Gugatan pasangan Sabirin Sanyong dan Tajuddin Tuwo (Santun) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),…

Selasa, 23 Januari 2018 12:29

Hanura Terancam Jadi Penonton pada Pemilu di Kaltara, Kok Bisa?

TARAKAN - Konflik yang terjadi di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum…

Selasa, 23 Januari 2018 12:27

Tegaskan Imunisasi Dihalalkan MUI

TARAKAN – Target 92 persen pemberian imunisasi kepada anak-anak hingga saat ini oleh Dinas Kesehatan…

Selasa, 23 Januari 2018 12:23

Drainase Tersumbat Pasir dan Sampah

TARAKAN – Pada umumnya permasalahan di setiap lingkungan rukun tetangga (RT) hampir sama. Jika…

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .