MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Januari 2017 11:53
Pemkot Tarakan Digugat Kontraktor

Sidang Pertama Akan Dilakukan Rabu Pekan Depan

Kontraktor dari PT ABS, Andi Syarifuddin.

PROKAL.CO, TARAKAN- Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan digugat secara perdata di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, dari kontraktor PT Arung Bangun Semesta (ABS) dengan gugatan wanprestasi, Selasa (3/1). Dalam gugatannya, PT ABS menuntut Pemkot Tarakan, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan untuk membayar kerugian yang diklaim mereka sebesar Rp 5 miliar. Sidang diagendakan  dilaksanakan pada Rabu, (11/1) pekan depan.

Kontraktor dari PT ABS, Andi Syarifuddin menjelaskan, gugatan tersebut  untuk menuntut haknya sebagai kontraktor setelah menyelesaikan pembangunan Laboratorium Kesehatan Dearah (Labkesda) milik Dinkes Tarakan di Jalan Hake Babu, kompleks RSUD Tarakan Tipe C, yang dikerjakan pada 2012-2013 dengan nilai kontrak Rp 12,6 miliar. Bahkan Ia mengaku sudah mendapatkan surat pemanggilan dari PN Tarakan untuk dilakukan persidangan pertama pekan depan.

“Saya sudah melakukan pekerjaan, tapi tidak dibayar (semua, Red.). Karena, pemerintah berdalih yang dibayar berdasarkan kontrak saja,” ungkapnya kepada Radar Tarakan kemarin (5/1), sembari menunjukkan surat pemanggilan dari PN Tarakan untuk persidangan pertama.

Dijelaskannya, Pemkot Tarakan menanggapinya dengan mengatakan ‘yang tidak sesuai dengan kontrak’ tidak akan dibayar. Namun, menurut Andi Syarifuddin, masih ada selisih nilai lebih pekerjaan yang harus dibayar oleh Pemkot Tarakan sebesar Rp 5 miliar, meskipun nilai kontrak Rp 12,6 miliar tersebut sudah dibayarkan oleh Pemkot Tarakan. “Jadi pekerjaan itu, pekerjaan nilainya lebih. Ada pekerjaan seperti siring, tanah timbunan. Di dalam kontrak itu tanah biasa, tapi saya mengerjakannya tanah pilihan. Karena kita melihat bahwa kalau tanah biasa itu tidak sesuai dengan apa yang di lapangan,” jelas Andi.

Diakuinya, ia terpaksa mengajukan gugatan perdata ini ke PN Tarakan, setelah menunggu selama kurun tiga tahun. Andi mengklaim, tidak ada iktikad baik dari pemerintah dan juga Dinkes Tarakan untuk mencarikan solusi menutupi kerugiannya lebih dari RP 5 miliar. “Kami gugat Pemerintah Kota Tarakan, cq Dinas Kesehatan, cq pejabat pembuat komitmen Dinas Kesehatan. Kami tidak menyebut nama dalam pengadilan, yang kami tuntut adalah instansinya, bukan secara pribadi. Jadi, saya sudah mengajukan gugatan ke pengadilan. Tinggal membuktikan bahwa pengadilan menyatakan apa yang saya kerjakan itu secara hukum yuridis sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka pemkot harus membayar saya,” jelasnya.

Gugatan wanprestasi, yang berarti melanggar tindakan yang sudah disepakati dan dapat dituntut. Wanprestasi adalah keadaan tidak dipenuhinya prestasi sebagaimana ditetapkan dalam perikatan karena kesalahan debitur (sengaja/lalai) atau keadaan memaksa (di luar kemampuan debitur) .

Diatur dalam KUHPer dalam pasal 1243 berbunyi Penggantian biaya, kerugian dan bunga karena tak dipenuhinya suatu perikatan mulai diwajibkan, bila debitur, walaupun telah dinyatakan Ialai, tetap Ialai untuk memenuhi perikatan itu, atau jika sesuatu yang harus diberikan atau dilakukannya hanya dapat diberikan atau dilakukannya dalam waktu yang melampaui waktu yang telah ditentukan.

 “Artinya pihak penggugat melakukan suatu prestasi, tapi pihak tergugat tidak menunaikan prestasi sebagaimana mestinya,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 23 Agustus 2017 10:38

Ceritakan Masa Sulit dari Berkebun Hingga Jualan Stik Es Lilin

Tak banyak yang mengenal sosok Onggy Hianata di Tarakan. Film layar lebar yang berjudul Terbang: Menembus…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:58

Terbang: Menembus Langit

TARAKAN –  Kemarin, sebagian Jalan Markoni ditutup dan dipadati masyarakat. Bukan karena…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:56

Lulus SD Sudah Jadi Calon Ibu

TARAKAN – Pernikahan dini di Bumi Paguntaka dalam delapan bulan terakhir ternyata kurang lebih…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:54

Hamil Usia Dini Risiko Komplikasi

TARAKAN – Hamil di usia yang sangat muda menjadi masalah utama dalam dunia medis. Sebab, sang…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:53

PAN Pilih Sofian dan Sabar

TARAKAN – Partai pemenang pemilu pada 2014 lalu di Tarakan, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN)…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:51

DAK untuk Perbatasan Dialokasikan Rp 62,44 T

ANGGOTA DPR RI, Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah pusat dan daerah pacu pembangunan daerah perbatasan.…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:41

Calhaj asal Tarakan Batuk Pilek

TARAKAN - 149 jamaah calon haji (JCH) asal Kota Tarakan kemarin (21/8) telah usai melaksanakan ibadah…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:38

Korek Informasi Melalui HP SL

TARAKAN – Penyidik Reskrim Polres Tarakan terus kerja keras membongkar motif di balik kasus bayi…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:34

Golkar Belum Tetapkan Figur di Pilkada Tarakan

Tarakan – Meski pertama kali melaksanakan penjaringan bakal calon di Kota Tarakan, Partai Golongan…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:33

Yunus Tampik Isu Maju, Siap Jika Dijadikan Wakil

TARAKAN – Seringnya Dr. H. Muhammad Yunus Abbas S.IP, M.Si mengupdate kegiatannya di media sosial…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .