MANAGED BY:
RABU
29 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Januari 2017 11:53
Pemkot Tarakan Digugat Kontraktor

Sidang Pertama Akan Dilakukan Rabu Pekan Depan

Kontraktor dari PT ABS, Andi Syarifuddin.

PROKAL.CO, TARAKAN- Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan digugat secara perdata di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, dari kontraktor PT Arung Bangun Semesta (ABS) dengan gugatan wanprestasi, Selasa (3/1). Dalam gugatannya, PT ABS menuntut Pemkot Tarakan, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan untuk membayar kerugian yang diklaim mereka sebesar Rp 5 miliar. Sidang diagendakan  dilaksanakan pada Rabu, (11/1) pekan depan.

Kontraktor dari PT ABS, Andi Syarifuddin menjelaskan, gugatan tersebut  untuk menuntut haknya sebagai kontraktor setelah menyelesaikan pembangunan Laboratorium Kesehatan Dearah (Labkesda) milik Dinkes Tarakan di Jalan Hake Babu, kompleks RSUD Tarakan Tipe C, yang dikerjakan pada 2012-2013 dengan nilai kontrak Rp 12,6 miliar. Bahkan Ia mengaku sudah mendapatkan surat pemanggilan dari PN Tarakan untuk dilakukan persidangan pertama pekan depan.

“Saya sudah melakukan pekerjaan, tapi tidak dibayar (semua, Red.). Karena, pemerintah berdalih yang dibayar berdasarkan kontrak saja,” ungkapnya kepada Radar Tarakan kemarin (5/1), sembari menunjukkan surat pemanggilan dari PN Tarakan untuk persidangan pertama.

Dijelaskannya, Pemkot Tarakan menanggapinya dengan mengatakan ‘yang tidak sesuai dengan kontrak’ tidak akan dibayar. Namun, menurut Andi Syarifuddin, masih ada selisih nilai lebih pekerjaan yang harus dibayar oleh Pemkot Tarakan sebesar Rp 5 miliar, meskipun nilai kontrak Rp 12,6 miliar tersebut sudah dibayarkan oleh Pemkot Tarakan. “Jadi pekerjaan itu, pekerjaan nilainya lebih. Ada pekerjaan seperti siring, tanah timbunan. Di dalam kontrak itu tanah biasa, tapi saya mengerjakannya tanah pilihan. Karena kita melihat bahwa kalau tanah biasa itu tidak sesuai dengan apa yang di lapangan,” jelas Andi.

Diakuinya, ia terpaksa mengajukan gugatan perdata ini ke PN Tarakan, setelah menunggu selama kurun tiga tahun. Andi mengklaim, tidak ada iktikad baik dari pemerintah dan juga Dinkes Tarakan untuk mencarikan solusi menutupi kerugiannya lebih dari RP 5 miliar. “Kami gugat Pemerintah Kota Tarakan, cq Dinas Kesehatan, cq pejabat pembuat komitmen Dinas Kesehatan. Kami tidak menyebut nama dalam pengadilan, yang kami tuntut adalah instansinya, bukan secara pribadi. Jadi, saya sudah mengajukan gugatan ke pengadilan. Tinggal membuktikan bahwa pengadilan menyatakan apa yang saya kerjakan itu secara hukum yuridis sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka pemkot harus membayar saya,” jelasnya.

Gugatan wanprestasi, yang berarti melanggar tindakan yang sudah disepakati dan dapat dituntut. Wanprestasi adalah keadaan tidak dipenuhinya prestasi sebagaimana ditetapkan dalam perikatan karena kesalahan debitur (sengaja/lalai) atau keadaan memaksa (di luar kemampuan debitur) .

Diatur dalam KUHPer dalam pasal 1243 berbunyi Penggantian biaya, kerugian dan bunga karena tak dipenuhinya suatu perikatan mulai diwajibkan, bila debitur, walaupun telah dinyatakan Ialai, tetap Ialai untuk memenuhi perikatan itu, atau jika sesuatu yang harus diberikan atau dilakukannya hanya dapat diberikan atau dilakukannya dalam waktu yang melampaui waktu yang telah ditentukan.

 “Artinya pihak penggugat melakukan suatu prestasi, tapi pihak tergugat tidak menunaikan prestasi sebagaimana mestinya,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 12:12

Golkar (Sementara) Laris Manis

TARAKAN – Figur-figur yang memutuskan untuk siap maju pada pemilihan wali kota (pilwali) tahun…

Rabu, 29 Maret 2017 12:10

Naskah UNKP Sebagian Telah Didistribusikan

TARAKAN – Naskah Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) sudah tiba di Tarakan sejak…

Rabu, 29 Maret 2017 12:07

Tak Ada Alasan Penundaan Fit and Proper Test

TARAKAN – Deadline penentuan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu sudah dekat, sehingga…

Rabu, 29 Maret 2017 12:05

Tidak Alergi dengan Kritik, Walaupun Sebenarnya Itu Pahit

Prinsipnya menjadi seorang pemimpin haruslah terbuka, baginya kabar baik dan buruk harus diberitahukan…

Rabu, 29 Maret 2017 12:01

Dalam Sepekan, Harga Cabai Turun Rp 70 Ribu

TARAKAN – Harga cabai di Tarakan tak lagi meninggi, saat ini harga si pedas berangsur-angsur meulai…

Rabu, 29 Maret 2017 11:59

Hobi Filateli Bisa Mendatangkan Rupiah

TARAKAN – Tepat hari ini 29 Maret selalu diperingati sebagai hari Filateli Nasional, mungkin sebagian…

Rabu, 29 Maret 2017 11:52

Lokasi Ditemukan, Penimpas Anton Diburu

TARAKAN – Cu, pelaku yang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam Kasus Penimpasan…

Senin, 27 Maret 2017 15:39

Merapat ke Golkar, Ini Kata Sofian Raga

TARAKAN- Senin (27/3), Sofian Raga terlihat merapat ke partai Golkar dalam rangka mendaftar sebagai…

Senin, 27 Maret 2017 15:25

Baru Dilantik, Adri Patton Langsung Tunjuk 2 WR dan 1 Kepala Lembaga

TARAKAN-Setelah resmi terpilih menjadi rektor, Rabu (22/3) lalu, Prof Adri Patton hari ini (27/3), langsung…

Senin, 27 Maret 2017 14:15

Kurangi Ancaman Global Warming

MALINAU – Perubahan iklim akibat terjadinya pemanasan global  atau yang biasa dikenal global…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .