MANAGED BY:
SELASA
17 JANUARI
HOME | RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Januari 2017 11:53
Pemkot Tarakan Digugat Kontraktor

Sidang Pertama Akan Dilakukan Rabu Pekan Depan

Kontraktor dari PT ABS, Andi Syarifuddin.

PROKAL.CO, TARAKAN- Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan digugat secara perdata di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, dari kontraktor PT Arung Bangun Semesta (ABS) dengan gugatan wanprestasi, Selasa (3/1). Dalam gugatannya, PT ABS menuntut Pemkot Tarakan, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan untuk membayar kerugian yang diklaim mereka sebesar Rp 5 miliar. Sidang diagendakan  dilaksanakan pada Rabu, (11/1) pekan depan.

Kontraktor dari PT ABS, Andi Syarifuddin menjelaskan, gugatan tersebut  untuk menuntut haknya sebagai kontraktor setelah menyelesaikan pembangunan Laboratorium Kesehatan Dearah (Labkesda) milik Dinkes Tarakan di Jalan Hake Babu, kompleks RSUD Tarakan Tipe C, yang dikerjakan pada 2012-2013 dengan nilai kontrak Rp 12,6 miliar. Bahkan Ia mengaku sudah mendapatkan surat pemanggilan dari PN Tarakan untuk dilakukan persidangan pertama pekan depan.

“Saya sudah melakukan pekerjaan, tapi tidak dibayar (semua, Red.). Karena, pemerintah berdalih yang dibayar berdasarkan kontrak saja,” ungkapnya kepada Radar Tarakan kemarin (5/1), sembari menunjukkan surat pemanggilan dari PN Tarakan untuk persidangan pertama.

Dijelaskannya, Pemkot Tarakan menanggapinya dengan mengatakan ‘yang tidak sesuai dengan kontrak’ tidak akan dibayar. Namun, menurut Andi Syarifuddin, masih ada selisih nilai lebih pekerjaan yang harus dibayar oleh Pemkot Tarakan sebesar Rp 5 miliar, meskipun nilai kontrak Rp 12,6 miliar tersebut sudah dibayarkan oleh Pemkot Tarakan. “Jadi pekerjaan itu, pekerjaan nilainya lebih. Ada pekerjaan seperti siring, tanah timbunan. Di dalam kontrak itu tanah biasa, tapi saya mengerjakannya tanah pilihan. Karena kita melihat bahwa kalau tanah biasa itu tidak sesuai dengan apa yang di lapangan,” jelas Andi.

Diakuinya, ia terpaksa mengajukan gugatan perdata ini ke PN Tarakan, setelah menunggu selama kurun tiga tahun. Andi mengklaim, tidak ada iktikad baik dari pemerintah dan juga Dinkes Tarakan untuk mencarikan solusi menutupi kerugiannya lebih dari RP 5 miliar. “Kami gugat Pemerintah Kota Tarakan, cq Dinas Kesehatan, cq pejabat pembuat komitmen Dinas Kesehatan. Kami tidak menyebut nama dalam pengadilan, yang kami tuntut adalah instansinya, bukan secara pribadi. Jadi, saya sudah mengajukan gugatan ke pengadilan. Tinggal membuktikan bahwa pengadilan menyatakan apa yang saya kerjakan itu secara hukum yuridis sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka pemkot harus membayar saya,” jelasnya.

Gugatan wanprestasi, yang berarti melanggar tindakan yang sudah disepakati dan dapat dituntut. Wanprestasi adalah keadaan tidak dipenuhinya prestasi sebagaimana ditetapkan dalam perikatan karena kesalahan debitur (sengaja/lalai) atau keadaan memaksa (di luar kemampuan debitur) .

Diatur dalam KUHPer dalam pasal 1243 berbunyi Penggantian biaya, kerugian dan bunga karena tak dipenuhinya suatu perikatan mulai diwajibkan, bila debitur, walaupun telah dinyatakan Ialai, tetap Ialai untuk memenuhi perikatan itu, atau jika sesuatu yang harus diberikan atau dilakukannya hanya dapat diberikan atau dilakukannya dalam waktu yang melampaui waktu yang telah ditentukan.

 “Artinya pihak penggugat melakukan suatu prestasi, tapi pihak tergugat tidak menunaikan prestasi sebagaimana mestinya,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 16 Januari 2017 18:47

Gawat !!! KSOP Temukan 197 Life Jacket Tak Layak

 TARAKAN- Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan melakukan inspeksi mendadak dengan…

Senin, 16 Januari 2017 17:21

Hemm... Mantan Sekkot Tarakan Dilantik Jadi Staf Ahli

TARAKAN- Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada pejabat, Senin (16/1) dilaksanakan di ruang…

Senin, 16 Januari 2017 17:10

500 Lebih Angkringan Wajib Setoran

Tarakan kini dikenal sebagai kota transit, sehingga banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan di bumi…

Senin, 16 Januari 2017 17:06

Tak Permasalahkan Penarikan Pajak Angkringan

Tarakan –Peluang bisnis menggiurkan di Tarakan yang kian banyak adalah usaha di sektor kuliner,…

Senin, 16 Januari 2017 17:02

Sudah Seminggu Air PDAM Berwarna Coklat

TARAKAN-Keruhnya air yang dialiri Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tarakan, dikeluhkan kembali oleh…

Senin, 16 Januari 2017 17:00

Perbaikan Jalan Binalatung Selesai 2019

TARAKAN-Infrastruktur jalan di kawasan Binalatung yang kerap kali dikeluhkan warga sekitar karena rusak…

Senin, 16 Januari 2017 16:57

Pemasangan PJU Diprioritaskan Jalan Sei Sesayap

TARAKAN-Pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk 2017 akan diprioritaskan, meskipun sempat terhenti…

Sabtu, 14 Januari 2017 11:05

Innalillah...Perempuan Lansia Ini Ditemukan Gantung Diri

TARAKAN- Warga dikejutkan dengan penemuan sosok perempuan lanjut usia dalam kondisi menggantung diri,…

Sabtu, 14 Januari 2017 10:45

KASIHAN TARAKAN..!! PLN Sudah Kembali ke Pusat, Listriknya Tetap Biarpet

TARAKAN- Diserahkannya kembali wewenang pengelolaan listrik Tarakan ke PT PLN Persero Unit Layanan Khusus…

Sabtu, 14 Januari 2017 10:43

Jargas Akan Dipelihara Setahun ke Depan

TARAKAN-Terkait kerusakan jalan yang diakibatkan galian jaringan gas (jargas) yang tersebar di Tarakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .