MANAGED BY:
MINGGU
26 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Januari 2017 11:53
Pemkot Tarakan Digugat Kontraktor

Sidang Pertama Akan Dilakukan Rabu Pekan Depan

Kontraktor dari PT ABS, Andi Syarifuddin.

PROKAL.CO, TARAKAN- Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan digugat secara perdata di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, dari kontraktor PT Arung Bangun Semesta (ABS) dengan gugatan wanprestasi, Selasa (3/1). Dalam gugatannya, PT ABS menuntut Pemkot Tarakan, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan untuk membayar kerugian yang diklaim mereka sebesar Rp 5 miliar. Sidang diagendakan  dilaksanakan pada Rabu, (11/1) pekan depan.

Kontraktor dari PT ABS, Andi Syarifuddin menjelaskan, gugatan tersebut  untuk menuntut haknya sebagai kontraktor setelah menyelesaikan pembangunan Laboratorium Kesehatan Dearah (Labkesda) milik Dinkes Tarakan di Jalan Hake Babu, kompleks RSUD Tarakan Tipe C, yang dikerjakan pada 2012-2013 dengan nilai kontrak Rp 12,6 miliar. Bahkan Ia mengaku sudah mendapatkan surat pemanggilan dari PN Tarakan untuk dilakukan persidangan pertama pekan depan.

“Saya sudah melakukan pekerjaan, tapi tidak dibayar (semua, Red.). Karena, pemerintah berdalih yang dibayar berdasarkan kontrak saja,” ungkapnya kepada Radar Tarakan kemarin (5/1), sembari menunjukkan surat pemanggilan dari PN Tarakan untuk persidangan pertama.

Dijelaskannya, Pemkot Tarakan menanggapinya dengan mengatakan ‘yang tidak sesuai dengan kontrak’ tidak akan dibayar. Namun, menurut Andi Syarifuddin, masih ada selisih nilai lebih pekerjaan yang harus dibayar oleh Pemkot Tarakan sebesar Rp 5 miliar, meskipun nilai kontrak Rp 12,6 miliar tersebut sudah dibayarkan oleh Pemkot Tarakan. “Jadi pekerjaan itu, pekerjaan nilainya lebih. Ada pekerjaan seperti siring, tanah timbunan. Di dalam kontrak itu tanah biasa, tapi saya mengerjakannya tanah pilihan. Karena kita melihat bahwa kalau tanah biasa itu tidak sesuai dengan apa yang di lapangan,” jelas Andi.

Diakuinya, ia terpaksa mengajukan gugatan perdata ini ke PN Tarakan, setelah menunggu selama kurun tiga tahun. Andi mengklaim, tidak ada iktikad baik dari pemerintah dan juga Dinkes Tarakan untuk mencarikan solusi menutupi kerugiannya lebih dari RP 5 miliar. “Kami gugat Pemerintah Kota Tarakan, cq Dinas Kesehatan, cq pejabat pembuat komitmen Dinas Kesehatan. Kami tidak menyebut nama dalam pengadilan, yang kami tuntut adalah instansinya, bukan secara pribadi. Jadi, saya sudah mengajukan gugatan ke pengadilan. Tinggal membuktikan bahwa pengadilan menyatakan apa yang saya kerjakan itu secara hukum yuridis sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka pemkot harus membayar saya,” jelasnya.

Gugatan wanprestasi, yang berarti melanggar tindakan yang sudah disepakati dan dapat dituntut. Wanprestasi adalah keadaan tidak dipenuhinya prestasi sebagaimana ditetapkan dalam perikatan karena kesalahan debitur (sengaja/lalai) atau keadaan memaksa (di luar kemampuan debitur) .

Diatur dalam KUHPer dalam pasal 1243 berbunyi Penggantian biaya, kerugian dan bunga karena tak dipenuhinya suatu perikatan mulai diwajibkan, bila debitur, walaupun telah dinyatakan Ialai, tetap Ialai untuk memenuhi perikatan itu, atau jika sesuatu yang harus diberikan atau dilakukannya hanya dapat diberikan atau dilakukannya dalam waktu yang melampaui waktu yang telah ditentukan.

 “Artinya pihak penggugat melakukan suatu prestasi, tapi pihak tergugat tidak menunaikan prestasi sebagaimana mestinya,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 25 Februari 2017 09:36

Satu Paslon, Minimal 5 Kursi

TARAKAN – Pemilihan Wali Kota Tarakan yang diprediksi akan digelar pada Juni tahun depan sepertinya…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:34

Pengeboran Sumur Baru Diharapkan Bisa Suplai Gas ke PLN

TARAKAN – Pengeboran sumur di wilayah yang kaya hasil minyak bumi ini, lama tak lagi akan dilakukan…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:33

Keikhlasan Beribadah dan Menolong Sesama Melalui Donor Darah

Membantu seseorang tidak harus melulu melalui aksi-aksi besar, melainkan hal-hal kecil namun berarti…

Jumat, 24 Februari 2017 10:00

Ada Tarif Baru Gas Rumah Tangga, tapi Belum Ditetapkan

TARAKAN – Penyesuaian harga jual gas bumi di Tarakan diperkirakan akan terealisasi pada Maret…

Jumat, 24 Februari 2017 09:59

Tak Ada Aduan, Polres Tunggu Hasil Uji Sampel

TARAKAN – Hingga saat ini, Polres Tarakan belum menerima satupun aduan laporan dari korban keracunan…

Jumat, 24 Februari 2017 09:57

Hakim Nyatakan Hj. Siti Tidak Bersalah, JPU Pilih Kasasi

TARAKAN – Kasus kepabeanan yang menjerat Hj. Siti Nuraeni yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN)…

Jumat, 24 Februari 2017 09:56

Prof Adri: Parpol Jangan Batasi Diri

TARAKAN – Pemilihan kepala daerah (pilkada) di Tarakan yang rencananya akan dilakukan pada 2018…

Jumat, 24 Februari 2017 09:54

RSUD Tarakan Masih Kurang Anggaran

KONDISI sarana maupun prasaranan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan masih perlu banyak perbaikan,…

Jumat, 24 Februari 2017 09:52

Hakim Tolak Derden Verzet Syamsuri

TARAKAN – Majelis Hakim PN Tarakan akhirnya menolak gugatan pelawan dalam perkara perdata derden…

Kamis, 23 Februari 2017 11:51

Wah, Tim Saber Pungli "Cium" Dugaan Pungli di Bidang Pendidikan

TARAKAN – Sejak dibentuknya Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Tarakan beberapa waktu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .