MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 Desember 2016 10:49
Tawarkan Rumah Murah Bersubsidi

Khusus di Tarakan dan Bulungan

PERUMAHAN: Salah satu rumah yang dibangun di Tarakan oleh pengembang properti. Tawaran rumah murah semakin banyak. SEPTIAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN-Geliat pembangunan perumahan di Tarakan semakin bergairah. Tidak hanya perumahan yang dibangun pemerintah saja, pihak swasta pun semakin banyak menawarkan pembangunan perumahan siap pakai kepada masyarakat umum.

Semua berlomba-lomba untuk memberikan kualitas yang terbaik dengan harga bersaing. Sementara itu pemerintah, berusaha menawarkan perumahan bersubsidi dengan harga murah yang diperuntukkan khusus bagi warga kurang mampu.

Fery Irawan, Pengembang Perumahan Ruhui Rahayu City Tarakan-Bulungan menyatakan saat ini pembangunan rumah property di Kota Tarakan khususnya yang bersubsidi memiliki peningkatan dibandingkan tahun 2015 lalu.

“Rumah bersubsidi merupakan salah satu pembangunan perumahan yang ditawarkan khusus kepada masyarakat miskin. Untuk saat ini, property di Kota Tarakan sudah cukup menjamur di masyarakat,” katanya.

Berbicara harga, jenis rumah bersubsidi nilainya bisa mencapai Rp 124 juta untuk ukuran rumah 5 x 7,5 meter. Khusus untuk rumah bersubsidi sudah disediakan fasilitas oleh pemerintah, yaitu pintu berbahan panel, keramik dan plafon. Namun untuk saat ini, pemerintah pusat ingin menambah peningkatan mutu pada setiap rumah bersubsidi.

“Mau atau tidak, itu tergantung dari konsumennya. Jika mereka mau dengan harga yang sesuai dengan perusahaan, itu sudah siap dengan keramik, dan plafon. WC sudah dikeramik, meja kompor dapat bantuan profil, dan pintu kamarnya panel semua,” jelasnya.

Sementara itu untuk fasilitas di luar rumah, pemerintah juga menyediakan fasilitas jalan yang terjamin baik, pembangunan rumah ibadah pada setiap wilayah perumahan bersubsidi, lapangan untuk warga masyarakat dan sebagainya.

Ketersediaan lokasi untuk pendirian kawasan perumahan bersubsidi disediakan oleh perusahaan yang menangani dan tentunya melakukan kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) pusat, instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), dan sebagainya.

“Untuk lokasi kami di Tarakan masih dalam tahap pengurusan surat perizinan pendirian bangunan. Karena ini program pemerintah, kami hanya fokus penyediaan lokasi sementara. Untuk perizinannya dari pemerintah, dan pemerintah sendiri yang akan membawa ke instansi terkait,” ujarnya.

Untuk diketahui, jenis pembangunan rumah bersubsidi di Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini ada di 2 lokasi, yaitu Bulungan dan Tarakan. khusus di Tarakan, titik pembangunan perumahan bersubsidi terletak di daerah Sungai Bengawan dengan jumlah bangunan 360 rumah di tahap pertama.

“Tahap kedua kami akan bekerjasama dengan instansi pusat, jadi pemerintah yang akan mengatur jumlah rumah yang akan dibangun nantinya,” imbuhnya.

Waktu penyelesaian rumah bersubsidi selalu memiliki target penyelesaian, yaitu dapat menyelesaikan 50 unit rumah dalam waktu 5 bulan. Ini dikarenakan banyaknya jumlah pekerja yang dilibatkan untuk pembangunan satu unit rumah bersubsidi.

“Waktu pengerjaannya hanya beberapa bulan, kami yang menargetkan itu karena ingin bertanggung jawab kepada konsumen dan pusat. Untuk konsumen diberi keringanan, setelah menempati rumah dalam waktu 1 bulan baru melakukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di bank,” ungkapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:49

Korban Salah Catat Bermunculan

TARAKAN – Ternyata tak hanya Lukas Yusuf, saja yang syok akan tagihan airnya yang melonjak senilai…

Jumat, 23 Februari 2018 10:45

Oleng Kiri, Terperosok ke Selokan

TARAKAN – Warga yang tinggal di daerah Jalan Kusuma Bangsa tepatnya di dekat gedung Polisi Militer…

Jumat, 23 Februari 2018 10:43

Besar di Tarakan, Tahu Seluk-beluk Perkembangan Kota

Tiga di antara empat pasangan calon (paslon) Pilwali Tarakan sudah berdiskusi langsung dengan kru dan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:41

Menebus Dosa Proyek Raksasa

BEGITU banyak pertanyaan tentang siapa Robert Lai dan siapa Meiling yang sering saya sebut dalam tulisan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:40

Bila Negatif, Penyelidikan Dihentikan

TARAKAN – Meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis hasil lab atas makanan,…

Jumat, 23 Februari 2018 10:38

Anggaran Kurang-Kontur Tanah Jadi Penyebab

TARAKAN — Dari 5.000 sambungan jaringan gas (jargas) yang menjadi target Perusahaan Gas Negara…

Jumat, 23 Februari 2018 10:37

Butuh Perbaikan Jalan Akses ke Masjid

TARAKAN – Ketua RT 10, Kelurahan Selumit, Gunawan mengatakan, semenisasi jalan lingkungan layak…

Jumat, 23 Februari 2018 10:36

Jalan di Tarakan yang Rawan Kecelakaan

TARAKAN – Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi kecelakaan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:43

Pura-Pura Antar Teman

TARAKAN - Dalam 21 adegan rekonstruksi pada Rabu (21/2), terungkap bahwa Abdul Rajak (48) berhasil lolos…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .