MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Desember 2016 10:07
Over Kapasitas, Polres Titipkan 16 Tahanan ke Lapas
DITITIPKAN: Dengan alasan over kapasitas di Rutan Mapolres Nunukan, sejumlah tahanan harus dititipkan ke Lapas Klas IIB Nunukan. POLRES UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sebanyak 16 orang tahanan dari Rumah Tahanan (Rutan) Polres Nunukan di titipkan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan, Kamis (8/12).

Itu dilakukan lantaran Rutan milik Polres Nunukan mengalami over kapasitas yang ideal daya tampungnya hanya untuk 5 orang dan harus diisi sebanyak 10 orang. Kondisi ini membuat Polres Nunukan melakukan hal demikian.

Kapolres Nunukan AKBP Pasma Royce SIK, melalui Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, jumlah tahanan yang sudah mencapai sebanyak 23 orang dalam 3 blok, tidak bisa dipaksakan untuk bersama-sama terus ditampung. Belum lagi kapasitasnya yang sempit, membuat pihaknya memutuskan untuk menitipkan sejumlah tahanannya ke Lapas.

“Pertimbangan kemanusiaan mas, supaya tahanan tetap sehat dan nyaman sampai menunggu proses pelimpahannya, kondisi mereka harus tetap sehat, kami tidak bisa paksakan mereka berada di ruangan sempit,” ujar Karyadi kepada Radar Nunukan ketika dikonfirmasi kemarin.

Karyadi mengatakan, 16 orang tahanan yang terdiri dari 15 laki-laki dan 1 perempuan tersebut masih proses penyidikan dalam berbagai kasus. Di antaranya, kasus pencurian, narkoba, serta pencabulan. Sementara 7 orang sisanya, masih berada di Rutan Polres Nunukan.

Seluruh tahanan yang dititipkan notabenenya sudah dilakukan proses penyidikan sampai dengan tahap dua yang dalam waktu dekat tersangka juga akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan.

Ditambahkan Karyadi, Dasar penitipan yang dilakukan pihaknya meliputi Pasal 22 ayat (1) huruf a KUHAP, tentang penahanan tersangka di rumah tahanan negara dengan pasal 19 ayat (1) PP nomor 27/1983 tentang penitipan tahanan di rumah tahanan negara yang masih dalam tingkat penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung.

“Selanjutnya jika berkasnya sudah diserahkan, tentunya memudahkan kedua pihak, di mana mereka sudah berada di Lapas,” pungkas Karyadi. (raw/eza)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*