MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 08 Desember 2016 10:22
Mahasiswa Desak DOB Kabudaya Segera Diwujudkan
DESAK: Mahasiswa berada di Makassar yang berasal dari wilayah DOB Kabudaya mendesak Pemerintah Pusat agar segera mengesahkan Kabudaya sebagai DOB. HPMK-M KABUDAYA UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar-Mahasiswa Kabudaya Makassar (HPMK-M) mendesak Pemerintah Pusat agar mewujudkan status Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya).

Ketua HPMK-M, Andi Palmal mengungkapkan, organisasi HPMK-M merupakan organisasi yang baru terbentuk di Makassar. Di dalamnya tergabung sekira 70 mahasiswa berasal dari Kecamatan Sebuku, Sembakung, Sembakung Atulai, Tulin Onsoi, Lumbis dan Lumbis Ogong.

“Sejak lama, baru kali ini mahasiswa yang ada di Makassar dapat berkumpul semua yang berasal dari Kabudaya, apa lagi mahasiswa yang berasal dari Kabudaya sebagian adalah warga pribumi,” kata Andi Palmal kepada Radar Nunukan, Rabu (7/12).

Menurutnya, berkumpulnya mahasiswa dari Kabudaya di Makassar salah satu tujuannya adalah ingin mendesak Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) agar menetapkan Kabudaya sebagai kabupaten baru.

Dia menjelaskan, kondisi Kabudaya yang saat ini sangat tertinggal dari daerah lain selayaknya pemerintah harus melirik daerah tersebut. Salah satu cara agar Kabudaya segera berkembang harus memiliki pemerintahan sendiri, tidak lagi bergantung kepada Kabupaten Nunukan.

Menurutnya, guna mewujudkan DOB, tentu peran dari mahasiwa serta pemuda sangat dibutuhkan, persatuan seluruh masyarakat yang berada di Kabudaya sangat dibutuhkan. Jika semua elemen dari Kabudaya sudah mendesak Pemerintah Pusat, maka Kabudaya tentu akan menjadi perhatian serius. Kabudaya ingin bangkit dari ketertinggalan, selama ini masyarakat sudah bertahun-tahun merasakan kesulitan.

“Contoh kecil saja adalah di bidang pendidikan, bagaimana anak-anak di Kabudaya ingin menikmati pendidikan jika masih dalam kondisi serba kekurangan,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*