MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Desember 2016 12:18
Gubernur Lakukan Kebijakan Penghematan Belanja Pegawai
PRIORITAS : Pembangunan infrastruktur jalan, salah satunya yang berada di Tanjung Selor menjadi prioritas yang akan dibangun oleh Pemprov Kaltara. ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) merasakan dampak dari keterbatasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun ini. Sehingga progres pembangunan kedpan akan berupaya memanfaatkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari pemerintah pusat.

Dengan begitu, proses pembangunan di provinsi ke-34 ini, sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) proses pembangunannya tidak terhambat. Hal itu menjadi perhatian pemprov salah satunya guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie  menjelaskan, kebutuhan dasar yang dimaksud yaitu, pembangunan infrastruktur jalan, pengembangan pertanian, bidang kesehatan, serta pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Ini (kebutuhan dasar, Red.) komitmen pemerintah dan program ini paling besar alokasi anggarannnya,” jelasnya.

Pria yang pernah menjabat Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Timur (Kaltim) ini menegaskan, pembangunan infrastruktur dan kebutuhan lainnya akan terus dilakukan secara berkesinambungan.

Sehingga, dengan begitu pemenuhan kebutuhan dasar tersebut dapat dilakukan secara merata dan dinikmati seluruh komponen masyarakat di Bumi Benuanta--sebutan lain--Kaltara.

Dicontohkannya, dana yang bersumber dari APBN di tahun 2016  ini melalui Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat (PU-PR), mengucurkan sebesar Rp 1,2 triliun untuk pembangunan jalan di pedalaman dan perbatasan.

“Jalan di sini (Tanjung Selor, Red.), Nunukan, Sebatik termasuk di Kota Tarakan,” urai Irianto.

Sementara itu, Irianto tidak ingin keterbatasan anggaran itu berdampak pada program prioritas yang sudah disusun. Dalam menyikapi hal itu, dirinya pun menegaskan akan melanjutkan kebijakan penghematan belanja pegawai, dengan cara mengevaluasi perjalanan dinas, serta mengurangi jumlah tenaga kontrak yang saat ini dinilai membebani keuangan daerah, termasuk honor-honor kegiatan.

“Jadi,  untuk pegawai tenaga kontrak akan dievaluasi dan honor-honor lebih selektif,” ujar dia.

Selain itu, untuk langkah kedepannya, Pemprov Kaltara juga akan memberikan tunjangan kinerja. Tentunya menyesuaikan prestasi dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) secara individual. Ketentuan tersebut dinilainya akan berbeda jauh dengan sistem yang ada saat ini berupa tunjangan kinerja organisasi secara merata.

“Kalau PP (Peraturan Pemerintah) sudah keluar, maka yang bekerja secara betul itu yang akan mendapatan tunjangan,” pungkasnya. (isl/keg)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*