MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 22 November 2016 14:14
Jumlah Penonton Tak Sesuai Standar Keamanan

Panitia Road Race Minta Maaf

TIDAK SAFETY: Banyaknya penonton yang menyaksikan road race di sirkuit non permanen hingga masuk ke jalur balapan jelas tidak sesuai dengan standar keselamatan balap motor. HENDI SURYADI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN–Insiden kecelakaan yang terjadi di sirkuit balap non permanen, pada Kejurda Motor Road Race, Minggu (20/11) kemarin mencoreng dunia balap motor Kota Tarakan. Sebab selain menimbulkan korban luka-luka, salah seorang anak kini dalam kondisi kritis di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Pihak keluarga korban sangat berharap agar event ini dievaluasi. Terutama dari sisi keamanan dan standar perlombaan yang terkesan dipaksakan.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Utara, Sulis Krisbowo menyatakan event tersebut memang banyak kekurangan sehingga akan dilakukan evaluasi.

Dijelaskan Kris, jumlah penonton yang begitu membludak memang diluar dugaan panitia. Padahal, panitia sudah membatasi jumlah penonton dengan memberlakukan tiket masuk sirkuit.

“Karena jumlah penonton yang begitu banyak sudah tidak sesuai dengan standar keamanan,” akunya.

Selaku panitia, Kris meminta maaf kepada seluruh masyarakat terutama para keluarga korban dan mengakui adanya kekurangan yang masih dimiliki panitia serta akan menjadi bahan evaluasi kedepan agar tidak terulang kembali.

“Kedepan, faktor pengamanan berupa pagar pembatas serta karung dan ban harus diperbanyak. Aparat keamanan juga akan kami koordinasikan kembali dalam melaksanakan kegiatan selanjutnya. Kekurangan pada event ini semoga tidak terjadi kembali,” tutur Kris.

Akibat dari insiden kecelakaan pada sirkuit non permanen road race tersebut, delapan orang penonton mengalami luka-luka dan sempat dirawat di rumah sakit.

“Dari total delapan korban, ada dua orang yang masih dirawat di RSUD,” ungkapnya kepada Radar Tarakan, kemarin.

Salah satu korban yang kondisnya cukup parah adalah Nurlisa (15) yang hingga kemarin masih dirawat intensif di ruang ICU. Nurlisa mengalami memar pada dadanya. “Korban yang bernama Nurlisa masih dalam keadaan kritis. Tapi kita doakan saja, semoga adik ini bisa cepat diberikan kesembuhan,” kata Kris.

Kris yang juga ketua penyelenggara menegaskan, enam orang korban lainnya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Korban yang dipulangkan hanya menderita luka ringan dan tidak terlalu parah.

“Posisi korban (Nurlisa) yang ditabrak pada saat itu memang dalam keadaan jongkok sehingga korban menderita luka lecet bagian hidung, kepala, mulut, pelipis serta bagian kaki,” katanya.

Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemkot Tarakan, Mariyam kemarin mengunjungi korban yang masih kritis di ruang ICU.

Mariyam mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan panitia penyelenggara serta pihak asuransi Jasa Raharja terkait biaya para korban selama di rumah sakit. Terutama untuk korban Nurlisa yang menurutnya berlatar belakang keluarga berkekurangan, sehingga perlu penanganan biaya untuk berobat.

“Kami akan lihat dulu, sampai kapan rawat inapnya termasuk juga ibunya,” kata Mariyam.

Dikatakan Mariyam, Sujina (45) ibu dari Nurlisa kemungkinan akan dioperasi untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

Dari pengamatan Radar Tarakan malam tadi di RSUD Tarakan, dari 8 orang korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit masihada dua korban yang dirawat. diantaranya Nurlisa beserta Ibunya Sujina yang dirwat secara terpisah. Sujina (45) kini dalam perawatan opname di ruang anggrek, sedangkan Nurlisa (15) masih di ruang ICU.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 09:44

Ramaikan Pawai Pembangunan

TARAKAN – Pawai pembangunan akan dilaksanakan dalam 31 hari lagi,…

Jumat, 19 Juli 2019 09:42

Tingkatkan Pengawasan dan Ajak Kerja Sama Mitra di Perbatasan

TARAKAN – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus berupaya…

Jumat, 19 Juli 2019 09:41

Dulu Sering Disumpahi, Sekarang Tidur Lebih Nyenyak

Said Usman Assegaf telah terbiasa dengan perannya sebelum menjadi direktur…

Jumat, 19 Juli 2019 09:06

Disdikbud Nilai Tarakan Belum Butuh SMA Baru

TARAKAN - Pembentukan 2 SMP baru oleh Dinas Pendidikan dan…

Jumat, 19 Juli 2019 09:05

Nilai Ada Perusahaan Nakal yang ‘Bebas’

TARAKAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalan Himpunan Mahasiswa Islam…

Jumat, 19 Juli 2019 08:40

Harapkan Jalan Semenisasi Dilakukan Peningkatan

TARAKAN - Perlunya peningkatan terhadap jalan semenisasi yang ada di…

Kamis, 18 Juli 2019 10:32

Dikalungkan Bunga Oleh Polisi Cilik

TARAKAN - Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito…

Kamis, 18 Juli 2019 10:31

Minim Akses, Penanganan Lantung Tak Dilakukan

TARAKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengharapkan adanya penanganan terhadap…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Tampilkan Seragam Kebanggaan Ekstrakurikuler

TARAKAN – Sudah siapkah Anda dengan pawai pembangunan, yang dilaksanakan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Enam Ekor Ikan Napoleon Gagal Diselundupkan

TARAKAN - Selama Mei hingga Juli tahun ini, Balai Karantina…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*