MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 13 Oktober 2016 10:20
Dibuka dengan Ritual, Ditutup Prosesi Penyiraman Pejabat

Menggali Tradisi Di Balik Ritual Adat

TRADISI : Sejumlah pejabat daerah mulai dari Bupati Bulungan, serta jajaran pemerintah Provinsi Kaltara menjalani prosesi siraman, sebagai tanda berakhirnya ritual adat perayaan Birau Bulungan tahun 2016. IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Berbagai tradisi hingga ritual adat dilakukan dalam rangkaian perayaan hari jadi Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan yang dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Birau. Ingin tahu seperti apa, berikut ulasanya.

IWAN KURNIAWAN, Tanjung Selor

CUACA cerah mewarnai pagi, pada 12 Oktober 2016 menjadi saksi bisu perayaan hari jadi Kota Tanjung Selor yang ke-226 dan Kabupaten Bulungan ke-56. Tepat pukul 09.00 Wita kemarin, beberapa pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menaiki Biduk Bebandung (perahu tradisional yang digunakan untuk prosesi ritual, Red) untuk memutari Sungai Kayan di depan Kota Tanjung Selor.

Setelah satu kali putaran, Biduk Bebandung yang awalnya bertolak dari Pelabuhan VIP (Very Important Person) Tanjung Selor itu singgah di Dermaga Tanjung Palas Hulu yang terletak di daerah Museum Kesultanan Bulungan di Kecamatan Tanjung Palas.

Setibanya di Tanjung Palas sekira pukul 09.40 Wita, rombongan yang turun dari Biduk Bebandung itupun langsung melanjutkan perjalanannya ke makam kesultanan di Belakang Masjid Kasimuddin yang merupakan masjid tertua di Tanjung Palas.

Di makan kesultanan itulah sejumlah pejabat daerah mulai dari tingkat provinsi, kabupaten hingga instansi vertikal melakukan ziarah kubur dengan menaburkan bunga dan menyiram sejumlah makam keramat.

Selanjutnya menuju salah satu rumah kerabat kesultanan untuk mengelar silaturahmi yang disertai dengan tahlilan dan jepen (tarian tradisional). Setelah ritual itu berakhir tradisi yang dilakukan adalah melakukan penyiraman para pejabat daerah yang hadir sebagai tanda berakhirnya rangkaian ritual adat tersebut.

Ketua Adat Bulungan Kabupaten Bulungan, Datu Buyung Perkasa saat ditemui usai acara tersebut mengatakan, sebenarnya masih ada beberapa rangkaian kegiatan yang masih belum dilakukan seperti lomba dayung menggunakan perahu panjang yang memuat hingga puluhan orang dan sejumlah kegiatan lainnya.

“Tapi tidak apa-apa, itu masih bisa dimaklumi karena kondisi keuangan daerah juga terkena imbas dari defisit yang terjadi secara nasional itu,” ujar Datu Buyung kepada Radar Kaltara saat ditemui di rumahnya, kemarin (12/10).

Disinggung mengenai penyiraman yang dilakukan sebagai tanda penutupan ritual tersebut, dirinya mengatakan itu ada makna yang terkandung sesuai dengan kepercayaan orang tua terdahulu.

“Dulu itu jika ada anak sultan nikah atau kegiatan lainnya pasti ditutup dengan ritual penyiraman seperti itu. Karena air itu sejuk dan pastinya akan membawa berkah dan ketenangan,” jelasnya.

Sebenarnya, kata dia, awalnya penyiraman itu dilakukan dengan menggunakan gayung saja dengan air yang dicampurkan dengan bunga. Tapi sekarang tidak seperti itu lagi, karena menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

“Tadi menggunakan mobil pemadam saja. Tapi meskipun tidak menggunakan bunga, itu tetap tidak menghilangkan makna dari apa yang sudah ditetapkan sebelumnya,” tutur pria yang juga menjabat Kepala Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bulungan itu.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 12:26

Pemilih di Kaltara Bertambah 1.143 Orang

TANJUNG SELOR – Berdasarkan dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi…

Kamis, 13 Desember 2018 12:24

Dishub Rencanakan Tes Urine Kru Bus

TANJUNG SELOR – Menjelang  perayaan Natal dan Tahun Baru 2019,…

Kamis, 13 Desember 2018 12:23

DPRD Kaltara Akhirnya Terima Nota Penjelasan APBD 2019

TANJUNG SELOR – Rapat Paripurna ke-26 masa sidang III tahun…

Kamis, 13 Desember 2018 12:21

DPKP Targetkan Hasil Tani Meningkat

TANJUNG SELOR – Mayoritas petani di Kalimantan Utara (Kaltara) masih…

Kamis, 13 Desember 2018 12:20

Peningkatan Status Polda Masih Perlu Waktu

TANJUNG SELOR - Sebagai Kepolisian Daerah (Polda) yang bersinggungan langsung…

Kamis, 13 Desember 2018 12:17

Pergub HET Sembako Masih Berproses

HINGGA kini,Peraturan Gubernur (Pergub)Kaltaramengenai penentuan harga eceran tertinggi (HET) dari…

Kamis, 13 Desember 2018 11:50

Tenggelam, Anak Usia Empat Tahun Meninggal

TANJUNG SELOR - Peristiwa tak mengenakkan menimpa sebuah keluarga yang…

Kamis, 13 Desember 2018 11:19

GILA..!! Dua Orang Ini Bawa Sabu 10 Kg...!! Terancam Hukuman Mati

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara kembali berhasil mengagalkan…

Rabu, 12 Desember 2018 13:07

Bahas RAPBD Alot, Tak Usah Risau

TANJUNG SELOR – Rapat Paripurna ke-26 Masa Sidang III 2018…

Rabu, 12 Desember 2018 12:57

Oknum Pejabat Dishub Jadi Tersangka

TANJUNG SELOR – Okum pejabat di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .