MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 Oktober 2016 12:54
Diawali Perkawinan Datu Mancang dengan Asung Luwan

Sejarah Singkat Berdirinya Kesultanan dan Perayaan Birau

BIRAU : Proses pembuatan Biduk Bebandung di tepi Sungai Kayan Kecamatan Tanjung Palas sebelum digunakan untuk rangkaian ritual perayaan Birau yang diselenggarakan hari ini, Rabu (12/10). IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

Nah, dari sinilah istilah Birau itu mulai dikenal dan dipolulerkan hingga sekarang dalam rangka memperingati hari jadi Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan,” sebutnya.

Meski demikian, ia tetap mendukung perjuangan untuk merdeka. Hal itu dibuktikan dengan senantiasa mengutus menteri pertamanya yaitu Datu Bendahara Paduka Raja menghadiri pertemuan-pertemuan dalam memperjuangkan kepentingan Republik Indoneesia di berbagai forum.

“Salah satunya, seperti pada Konferensi Meja Bundar di Malino (Makassar, Sulawesi Selatan) Datu Bendahara Paduka Raja tidak saja mewakili Bulungan dan Tidung, tapi juga mewakili Kesultanan Gunung Tabur di Berau,” tuturnya.

Semangant untuk merdeka itupun akhirnya menjadi kenyataan. Pada 17 Agustus 1949 pukul 07.00 Wita, Sultan Maulana Djalaludin memimpin upacara pengibaran bendera merah putih pertama kalinya di halaman istana Bulungan di Tanjung Palas.

Sultan Bulungan terakhir inipun ditetapkan sebagai Kepala Daerah Bulungan pertama yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kaltim Nomor : 1886/Orb/92/1950 bahwa kedudukan Kesultanan Bulungan ditetapkan sebagai Wilayah Swaparja, kemudian keputusan gubernur itu disahkan menjadi Undang-Undang Darurat RI Nomor 3 Tahun 1953.

“Sejak itulah Sultan Maulana Djalaludin menjadi kepala daerah hingga meninggal dunia pada tahun 1958,” ucapnya seraya mengatakan pada tahun 1959 status daerah istimewa ditetapkan menjadi Daerah Tingkat II Kabupaten Bulungan berdasarkan UU Nomor 27 Tahun 1959.

Di situ, bupati yang pertama adalah Andi Tjatjo Datu Wihardja pada tahun 1960 sampai 1963. Selanjutnya dipimpin oleh Damus Managing Frans sejak tahun 1963 hingga 1954.

Berikutnya, E.N.Zakaria Mastrunnodjoyo dari tahun 1964 hingga 1965. Selanjutnya, H.Asnawi Arbain sejak tahun 1967 hingga 1972. Setelah itu dilanjutkan oleh Kolonel H.Soetadji pada tahun 1972 hingga 1985. Berikutnya Sularsono tahun 1985 hingga 1990. Kolonel H.M.Yusuf Dali tahun 1990 hingga 1995. Kolonel R.A Bessing tahun 1995 hingga 2000. H.Anang Dachlan Djauhari tahun 2000 hingga 2005.

Pasca H.Anang Dachlan Djauhari, sempat dijabat oleh Penjabat (Pj) Bupati yakni Drs. H.Abdussamad sebelum ditetapkannya Drs.H Budiman Arifin sebagai Bupati Bulungan selama 2 periode sejak tahun 2015 hingga 2015. Dan saat ini dipimpin oleh H Sudjjati yang masa jabatannya hingga 2021 mendatang. (keg)

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 12:07

Ditugaskan di Krayan, 1 CPNS Mundur

TANJUNG SELOR - Satu dari 444 peserta seleksi calon pegawai…

Rabu, 16 Januari 2019 12:05

Jembatan Meranti Terancam Jadi ‘Pajangan’ Lagi

TANJUNG SELOR - Pembangunan jalan penghubung Jembatan Meranti menuju Buluh…

Rabu, 16 Januari 2019 12:04

Pemilik Miras Hanya Diberi Sanksi Tipiring

MALINAU – Dua ibu rumah tangga (IRT), yakni De dan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:03

2018, Empat Penderita HIV/AIDS Meninggal

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan mencatat empat penderita…

Rabu, 16 Januari 2019 10:33

Butuh 7 Menit, Musnahkan Sabu 11 Kg

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:56

6.060 WP di Kaltara Belum Taat

TANJUNG SELOR – Dari total 9.413 yang menyampaikan Surat Pemberitahuan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:54

TBS Malinau Dijual ke Nunukan

MALINAU  - Petani kelapa sawit di Kabupaten Malinau belakangan ini…

Selasa, 15 Januari 2019 13:52

Terminal Tipe A Tunggu Restu Kemenhub

TANJUNG SELOR - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:49

Terapkan Metode Cara Membaca Wartawan

Membaca sebuah buku hingga saat ini masih menjadi kebiasaan yang…

Selasa, 15 Januari 2019 13:43

Sekprov: Jangan Jadikan Kaltara Batu Lompatan

TANJUNG SELOR - Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara), sudah tiga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*