MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 04 Oktober 2016 10:04
Dahlan Iskan : Kerusakan Kompresor Gas Masalah Sepele
LISTRIK : Mantan Direktur PT. PLN, Dahlan Iskan menjawab pertanyaan bupati Nunukan terkait masalah listrik yang kerap biarpet akibat gangguan teknis. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kehadiran mantan Direktur PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Dahlan Iskan dimanfaatkan Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura untuk menyampaikan permasalahan listrik di perbatasan, khususnya Kabupaten Nunukan.

Saat ini, listrik di Nunukan dan Sebatik yang disuplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sebaung masih sering biarpet akibat gangguan teknis, salah satunya yang terbaru adalah trouble pada kompresor gas.

“Tiap ada pemadaman informasi yang disampaikan dari PLN adalah masalah kompresor gas yang lagi gangguan,” kata Bupati Nunukan, Hj, Asmin Laura sambil memperlihatkan isi pesan singkat dari Manager PT. PLN Rayon Nunukan, Nurhidayat, Minggu (2/10) malam.

Laura menambahkan, masalah listrik ini sejak 2015 lalu sudah mulai sering bermasalah, sehingga tak sedikit masyarakat mengeluh dan terkadang yang menjadi bahan kritikan adalah Pemerintah Kabupetan (Pemkab) Nunukan tidak mampu menyelesaikan persoalan listrik di perbatasan.

Menurutnya, ketika listrik bermasalah tentu yang dicari adalah bupati, jika bupati bisa mengerjakan ketika listrik bermasalah maka tentu akan dikerjakan. Tapi, PLN yang punya tanggungjawab untuk menyelesaikan itu. “Coba saya bisa kerja listrik agar tidak selalu bermasalah, maka saya yang turun tangan langsung,” ujar Laura sapaan akrabnya.

Lanjut dia, dengan kedatangan Dahlan Iskan ini harus dimanfaatkan untuk memberikan solusi terkait listrik di perbatasan. Agar daerah Nunukan tidak lagi terjadi permasalahan yang sama yakni, masalah kompresor yang selalu jadi kambing hitam.

“Mungkin bapak bisa sampaikan solusi terkait masalah listrik dengan sering terjadinya kerusakan pada kompresor gas sebagai mantan orang nomor satu di PT. PLN beberapa waktu lalu,” tutur bupati kepada Dahlan Iskan saat jamuan makan malam di PDD Poltek Nunukan.

Sementara, Dahlan Iskan mengatakan, jika benar masalah listrik di Nunukan sering terjadi pemadaman dengan gangguan kompresor. Maka itu adalah masalah yang sangat sepele dan mudah diselesaikan. Bukan masalah besar untuk PLN menuntaskan hal tersebut.

“Kalau saya masih Direktur PLN dengar masalah kompresor itu, seminggu tak bisa menyelesaikan (biarpet, Red.), maka sudah saya pecat direkturnya,” kata Dahlan Iskan menjawab pertanyaan bupati.

Urusan kompresor harus dikembalikan kepada teknisi di lapangan apakah serius bekerja atau tidak. Karena masalah ini sangat mudah diselesaikan. Seharusnya, masalah listrik di perbatasan tidak dijadikan alasan akibat masalah kompresor gas.

Menurutnya, yang sulit untuk listrik di Nunukan adalah ketika pada saat awal pemasangan kabel bawah laut yang menghubungkan ke Pulau Nunukan dan Sebatik dari PLTMG yang berada di Sebaung, Kecamatan Sembakung. Cara ini tidak dipikirkan kesulitan dan risikonya serta biaya yang sangat mahal untuk mengatasi listrik perbatasan pada waktu itu.

Dia menyampaikan kepada bupati Nunukan jika melakukan pertemuan dengan pihak PT. PLN Rayon Nunukan, bahwa permasalahan kompresor sangat mudah diselesaikan tergantung pelaksana teknis di lapangan dan keseriusan untuk bekerja.

“Lain kali kalau ada rapat sampaikan bahwa kata pak Dahlan ketika tidak bisa mengatasi hanya persoalan kompresor lebih baik dipecat saja,” tegas mantan menteri BUMN ini. (*/nal/eza)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54
Dugaan Penyelundupan Beras di Nunukan

TERUNGKAP..!! Ada Beberapa Oknum Dapat "Jatah" ..??

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .