MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 03 Oktober 2016 21:01
Bertemu Dahlan Iskan, Dua Pengusaha Ini Disuguhkan Jus Pare
MINUM BERSAMA : Dahlan Iskan saat menerima hangat kedatangan kedua pengusaha Tarakan Iwan Yabossa dan Johan untuk ikut merasakan sensasi jus pare buatan rombongan Radar Tarakan Group (RTG), Minggu (2/10). RURY JAMIANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Jus pare ala Dahlan Iskan yang menyimpan begitu banyak kandungan khasiat bagi tubuh, ternyata mampu menarik perhatian di kalangan masyarakat Tarakan, khususnya dua pengusaha Tarakan yang bertemu langsung dengan Dahlan Iskan di salah satu hotel di Tarakan, Jalan Mulawarman, Minggu (2/10).

Sekira pukul 10.00 Wita, usai menjalankan ritual pagi dengan melakukan aktivitas jalan santai dan senam, Dahlan Iskan pun dikejutkan dengan datangnya dua orang pengusaha Tarakan yang mengetahui dirinya sedang berada di salah satu hotel Tarakan.

Dua pengusaha tersebut yakni Iwan Yabossa (58) dan Joni. Kedatangan dua pengusaha ini, alih-alih ternyata ingin bertemu dengan Dahlan Iskan dikarenakan memiliki hobi yang sama, yakni mengkonsumsi sayur pare sebagai obat yang memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh.

Awal mula mengetahui Dahlan Iskan sangat menyukai mengkonsumsi jus pare, saat Iwan membaca Radar Tarakan yang berjudul ‘Rahasia Hidup Sehat ala Dahlan Iskan’. Hal itulah yang membuat kedua pengusaha ini ingin bertemu langsung dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia (BUMN) di kabinet Indonesia Bersatu II di era Presiden SBY ini.

Mengetahui hal tersebut, Dahlan Iskan sangat welcome dan mengajak langsung kedua pengusaha ini untuk melihat cara membuat jus pare. Saat bertemu, kedua pengusaha ini sempat kaget, lantaran di usia Dahlan yang ke-65 tahun masih terlihat sehat, bugar, dan layaknya anak muda. Beda halnya ketimbang dilihat melalui telivisi ataupun di media cetak.

Dengan canda guraunya, Dahlan Iskan yang saat itu sedang dibuatkan jus pare, meminta kepada rombongan Radar Tarakan Group (RTG) untuk membuatkan dua gelas jus pare agar diminum oleh dua pengusaha ini.

Sembari menunggu proses pembuatan, Dahlan Iskan menjelaskan sedikit  khasiat yang terkandung di dalam sayur pare ini. Diterangkannya, jika ingin melakukan detoksifikasi dalam tubuh, maka jangan ragu untuk makan atau minum jus buah pare. “Ingat, orang yang suskes itu biasanya yang kuat menderita. Artinya tidak manja, tidak suka mengeluh, dan tidak mudah emosi,” kata Dahlan kepada dua pengusaha ini dan para rombongan RTG.

Mendengar filosofi tersebut, dua pengusaha ini kian kagum dan tanpa menolak tawaran dari chairman Jawa Pos Group. Mereka kemudian siap meminum jus pare secara bersama-sama. Tanpa menunggu lama, jus pare yang telah disajikan itu diminum dengan perlahan-lahan, selayaknya sedang melakukan pesta perayaan.

Saat sedang meminum jus, Dahlan Iskan tiba-tiba menggunakan bahasa mandarin yang mengatakan “Lai kampei….lai kampei” dengan semangatnya. Artinya “Ayo habiskan, tanpa ada sisa”. Seketika itu, para rombongan RTG yang menyaksikan dibuat tertawa akan aksi gurauannya.

Setelah membuktikan jus pare tersebut tidak pahit, Iwan tak menyangka sudah meminum sebanyak tiga gelas jus pare, yang bila ditakar artinya sudah meminum sebanyak 900 mililiter, di atas takaran Dahlan Iskan yang hanya 600 milimeter. “Yang membuat saya tidak merasa pahit itu karena yakin setiap yang pahit itu lebih baik demi kesehatan. Dan orang sukses itu harus menderita,” kata Iwan, yang mengutip filosofi Dahlan Iskan.

Iwan pun merasa begitu terkesan ketika bertemu langsung dengan sosok Dahlan Iskan. “Pagi-pagi saya baca koran Radar Tarakan, dan melihat pak Dahlan mengkonsumsi jus pare, padahal itu sangat Pahit, lho. Namun, menariknya ialah filosofi yang ia tuangkan terhadap pare begitu hebat dan masuk akal, yaitu orang sukses kuat menderita,” ungkap Iwan.

Menurutnya, filosofi Dahlan Iskan ini mengajarkan hidup penuh bahwasanya kalau ingin sukses harus kuat menderita, karena sukses itu berawal dari kepahitan.

Iwan juga sedikit memberikan penjelasan, bahwa selama ia terserang penyakit gula beberapa tahun lalu,  ia sudah mengkonsumi pare dalam kurun waktu satu tahun, namun bukan dibuat jus melainkan dibuat lauk sayuran.

Baginya, setelah mengkonsumi jus pare untuk pertama kalinya, dengan takaran yang lebih banyak bila dibandingkan dengan Dahlan Iskan, filosofi “Menderita” sudah tertanam dalam dirinya, sehingga kata “pahit” sudah tidak terasa lagi di lidahnya. “Ini pertama kalinya kami meminum jus pare dengan cara Dahlan Iskan. Sebelum diminum diputar-putar terlebih dahulu agar tercampur dengan ludah, habis itu diminum secara perlahan, agar pencernaan baik,” ujarnya.

Setelah membuktikan pembuatan jus pare tidaklah sulit, Iwan pun mencoba membuat sendiri jus pare ini di rumahnya. “Biasanya kan pare ini saya buat sayur, tapi karena jus juga sangat enak dan tidak pahit, saya akan coba,” katanya.

Beberapa menit kemudian setelah meminum bersama, Dahlan Iskan pun harus bersiap-siap untuk berangkat ke Nunukan dengan tugas kesibukannya. Sebelum berpisah, kedua pengusaha ini mengaku sangat bersyukur bisa bertemu langsung dengan Dahlan Iskan, meski dengan waktu yang begitu singkat, sekira 15 hingga 20 menit. “Beliau orangnya welcome. Awalnya saya pikir. Ya mungkin inihanya sebuah kata-kata, tapi setelah saya datang dan bertemu langsung dengan beliau, sungguh luar biasa. Orangnya begitu ramah, sangat sehat dan lebih muda tentunya,” sambungnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 11:02

BPN Bagikan 150 Sertifikat PTSL, Ada Biaya Tambahan

TARAKAN - Wajah H. Hania (60) semringah. Warga RT 14…

Jumat, 22 Februari 2019 11:00

Rangsang Minat Baca dengan Mengangkat Kearifan Lokal

Menjadi seorang penulis merupakan impian Iqbal Ardianto sejak dulu. Motivasi…

Jumat, 22 Februari 2019 10:58

DILARANG..!! Tapi Request ‘Tetangga’ Dominan Kepiting Bertelur

TARAKAN – Pada pembukaan pengiriman kepiting atau open season yang…

Jumat, 22 Februari 2019 09:56

Sidang Ditunda, Pledoi Terduga Agus Salim Sudah Siap

TARAKAN – Sidang terduga terorisme yang melibatkan Agus Salim dengan…

Jumat, 22 Februari 2019 09:52

Turbo Terbakar, Pasokan Listrik Tak Pengaruh

TARAKAN — Satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 22 Februari 2019 09:50

JEMBATAN HOROR..!! Lihat Nih, Layak Ngga Dilewati?

TARAKAN – Jembatan kayu di wilayah RT 7, Kelurahan Pantai…

Jumat, 22 Februari 2019 09:49

Siswa Patra Dharma Wakili Kaltara di OSN

TARAKAN - Untuk sekian lama, akhirnya Kota Tarakan bisa kembali…

Jumat, 22 Februari 2019 00:53

Kepedulian terhadap Pesisir Masih Rendah

TARAKAN – Ada yang berbeda di Pantai Amal, Kamis (21/2).…

Kamis, 21 Februari 2019 13:59

Metode Sainte Lague di Pemilu 2019

TARAKAN - Ada yang beda dari proses perhitungan kursi suara…

Kamis, 21 Februari 2019 13:58

Persentase Masyarakat Miskin Turun

TARAKAN – Kriteria kemiskinan di Tarakan saat ini hanya menggunakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*