MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 23 Agustus 2016 09:57
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia hingga saat ini terus mengalami peningkatan. Begitu juga yang terjadi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Meningkatnya angka tersebut, sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Pemerintahan Desa (BPMPPKBPD) Kaltara, Ir.Wahyuni Nuzband pada pertemuan yang membahas mengenai pemberdayaan perempuan dan anak di Hotel Crown belum lama ini.

“Untuk kekerasan perempuan dan anak di Kaltara semakin hari semakin meningkat. Data yang kami terima, data kekerasan pada tahun 2014 saja sudah mencapi 447  kasus,” bebernya.

Begitu juga yang disampaikan oleh ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Hj.Ainun Farida bahwa dari laporan yang telah terdata, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kaltara berasal dari orang-orang terdekat, seperti yang berada di sekitar lingkungan.

“Hal yang paling mendasar penyebab kekerasan perempuan dan anak adalah faktor lingkungan, sekolah, keluarga dan yang paling sering adalah faktor ekonomi” katanya.

Sehingga wanita yang juga tercatat sebagai politikus Golkar ini berpesan, kesadaran dari masyarakat sangat penting untuk dapat menekan jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak di provinsi ke-34 ini.

Kepala Bidang (Kabid) Pertisipasi Lembaga Profesi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Riskiyono menambahkan, hal yang sama terjadi di seluruh Indonesia juga seperti apa yang telah disampaikan bahwa faktor lingkungan, sekolah, keluarga dan faktor ekonomi sumber penyebab kekerasan tersebut.

Riskiyono menuturkan, sejak tahun 2011, data kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat. Bahkan pada tahun 2014 lalu, kasus tersebut mencapai hingga angka 150 ribu kasus.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…

Kamis, 21 Juni 2018 13:30

Penumpang Didominasi dari Luar Provinsi

TANJUNG SELOR – Libur panjang momen Idul Fitri 1439 Hijriah berakhir Rabu (20/6). Jumlah pemudik…

Kamis, 21 Juni 2018 13:28

KPU Segera Buka Pendaftaran DPD RI

TANJUNG SELOR - Tahapan pemilu 2019 hingga kini terus berjalan. Dan ada beberapa tahapan penting yang…

Kamis, 21 Juni 2018 13:25

Pembangunan Pasar Modern Senilai Rp 13 M Dikebut

TANJUNG SELOR – Pembangunan pasar modern di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan…

Rabu, 20 Juni 2018 20:29

Masih Ada Puluhan Life Jacket Tak Layak

TANJUNG SELOR - Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor kembali mengamankan 47 life…

Rabu, 20 Juni 2018 20:26

Pembangunan PLBN di Perbatasan Ini Hanya Tunggu Inpres

TANJUNG SELOR – Hasil kajian empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Provinsi Kalimantan Utara…

Rabu, 20 Juni 2018 16:49

47 Life Jacket Tak Layak Pakai Ditemukan dalam Speedboat

  TANJUNG SELOR - Unit Penyelengaraan Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor, kembali mengamankan…

Rabu, 20 Juni 2018 11:46

Harga Sembako Kembali Stabil

TANJUNG SELOR – Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) pasca Idul Fitri 1439 hijiriah di lima kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .