MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 23 Agustus 2016 09:57
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia hingga saat ini terus mengalami peningkatan. Begitu juga yang terjadi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Meningkatnya angka tersebut, sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Pemerintahan Desa (BPMPPKBPD) Kaltara, Ir.Wahyuni Nuzband pada pertemuan yang membahas mengenai pemberdayaan perempuan dan anak di Hotel Crown belum lama ini.

“Untuk kekerasan perempuan dan anak di Kaltara semakin hari semakin meningkat. Data yang kami terima, data kekerasan pada tahun 2014 saja sudah mencapi 447  kasus,” bebernya.

Begitu juga yang disampaikan oleh ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Hj.Ainun Farida bahwa dari laporan yang telah terdata, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kaltara berasal dari orang-orang terdekat, seperti yang berada di sekitar lingkungan.

“Hal yang paling mendasar penyebab kekerasan perempuan dan anak adalah faktor lingkungan, sekolah, keluarga dan yang paling sering adalah faktor ekonomi” katanya.

Sehingga wanita yang juga tercatat sebagai politikus Golkar ini berpesan, kesadaran dari masyarakat sangat penting untuk dapat menekan jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak di provinsi ke-34 ini.

Kepala Bidang (Kabid) Pertisipasi Lembaga Profesi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Riskiyono menambahkan, hal yang sama terjadi di seluruh Indonesia juga seperti apa yang telah disampaikan bahwa faktor lingkungan, sekolah, keluarga dan faktor ekonomi sumber penyebab kekerasan tersebut.

Riskiyono menuturkan, sejak tahun 2011, data kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat. Bahkan pada tahun 2014 lalu, kasus tersebut mencapai hingga angka 150 ribu kasus.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 10:54

Karyawan Mulai di PHK Perusahaan

MESKI upah minimum kabupaten (UMK) Bulungan tahun 2018 yang masih menunggu penetapan dari Gubernur Kaltara…

Sabtu, 18 November 2017 10:51

Pesta Sabu, Warga Jl. H.Maskur Digerebek

TANJUNG SELOR – Satreskoba Polres Bulungan menggerebek pesta sabu di rumah AS (18) di Jalan H.…

Sabtu, 18 November 2017 10:48

Permintaan Tali Asih Tak Bisa Dipenuhi Pemkab

TANJUNG SELOR – Bangunan eks Transito milik Pemkab Bulungan di Kelurahan Kampung VI, Kota Tarakan…

Sabtu, 18 November 2017 10:46

Keluhkan Jalan Rusak dan Air Bersih

BEBERAPA ruas jalan mulai dari Selimau I hingga Selimau III, Kelurahan Tanjung Selor Timur rusak parah.…

Jumat, 17 November 2017 11:57

Pembunuh Arif Peragakan 54 Adegan

TANJUNG SELOR – Untuk melengkapi pemberkasan kasus pembunuhan Arif Maros (17) warga Desa Kelubir,…

Jumat, 17 November 2017 11:54

Tiga Parpol Belum Memenuhi Syarat

TANJUNG SELOR – Dari 13 partai politik (parpol) yang diverifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Jumat, 17 November 2017 11:47

Dikunjungi Pejabat, Belum Ada Solusi

TANJUNG SELOR – Sejak tiga pekan lalu hingga kini belum ada kejelasan dan solusi bagi 58 siswa…

Jumat, 17 November 2017 11:45

Pertama di Kaltara, Hemat Biaya Listrik

Era modern saat ini masih banyak yang tidak menyadari kecanggihan teknologi. Berbeda dengan SMK Negeri…

Jumat, 17 November 2017 11:43

Tahun 2018, Butuh 200 Formasi CPNS

TANJUNG SELOR – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BK-PSDM) Bulungan…

Jumat, 17 November 2017 11:41

Tes Psikologi Digelar di Dua Tempat

SEMBARI menunggu kepastian jadwal pelaksanaan tes kompetensi bidang (SKB) rekrutmen CPNS di lingkungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .