MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 Agustus 2016 13:07
Anggaran Perbatasan Banyak, tapi Tidak Jalan
Anggota Komisi II DPR RI-Hetifah Sjaifudian. INT

Dijelaskan Hetifah, banyak problem yang terjadi di perbatasan, meskipun banyak juga program yang digelontorkan pusat ke perbatasan.

Misalnya untuk pembangunan infrastruktur, program yang ada masih belum bisa memecahkan masalah ketergantungan ekonomi di sana, termasuk ketergantungan pada bahan pokok sembako dan BBM dari negara tetangga, termasuk listrik.

Begitu juga terkait diplomasi, masih belum jalan. “Sebab masyarakat di sana masih tergantung dengan Malaysia, dan negara tidak punya posisi tawar yang kuat,” ungkap Hetifah melalui telepon selular.

Salah satunya adalah kasus warga di desa Lumbis Ogong.

“Makanya saya menantang pemerintah, ayo kita lihat ke lapangan,” kata Hetifah.

Jika tim ini terbentuk, berarti regulasi yang sudah ada akan direview dimana letak kendala yang terjadi selama ini. Begitu juga dengan kelembagaan yang selama ini menangani perbatasan yaitu BNPP.

“BNPP kayanya tidak punya ‘gigi’ untuk betul-betul menggerakkan kementerian di lintas lembaga. Yang dilakukan baru berbasis keamanan. Sementara itu pendekatan ekonomi dan kesejahteraan belum terasa di perbatasan sehingga warga kita mudah diming-imingi pihak Malaysia. Misalnya dengan bantuan keuangan, kredit murah bahkan pembuatan IC (identity card) gratis,” ungkap Hetifah lagi.

Dari pengalamannya, di beberapa daerah di Kaltara yang sudah dikunjungi Hetifah menyebutkan perlu adanya tim percepatan. “Tim ini lintas komisi dan lintas fraksi, nanti akan mereview kelembagaan dan melakukan pengecekan ke lapangan. Sebab sekarang (DPR,Red.) ketika kunker ke perbatasan hanya sampai ke ibu kota provinsi saja, paling mentok ke kabupaten dan tidak sampai ke desa perbatasannya,” jelasnya.

Biasanya itu terjadi karena untuk mencapai perbatasan harus menempuh perjalanan berhari-hari dengan medan yang berat. “Faktor kendalanya, jatah kunker memang hanya 3 hari. Komisi II kemarin juga hanya sampai di Krayan. Dengan adanya tim ini, DPR wajib turun ke lapangan dan sampai ke lokasinya agar konkrit. Ini inisiatif dari DPR, ada 32 orang yang mengusulkan untuk dibentuk tim ini. Mudah-mudahan bisa lebih konkret lagi fungsi regulasi dan pengawasan terkait perbatasan,” harapnya.

Kembali dikatakan Hetifah, program pemerintah yang sudah diprogramkan selama ini juga terkesan tidak tepat waktu, tidak tepat sasaran, dan tidak tepat guna. “Jadi kalaupun dananya ada, tidak sampai dirasakan oleh orang yang membutuhkannya di perbatasan,’ ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:09

Inginkan Wilayah Pesisir Diperhatikan

TARAKAN—Hingga 2018, wilayah RT 2 Kelurahan Karang Anyar Pantai, belum mendapat bantuan perbaikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…

Senin, 20 Agustus 2018 23:43

SUDAH TAK WAJAR..!! Harga Ayam Potong di Tarakan

TARAKAN – Harga daging ayam di sejumlah pasar masih saja berpolemik. Berkaca dari Hari Raya Idulfitri…

Senin, 20 Agustus 2018 17:32

Sabu Dikirim via Kargo

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Bandara Internasional Juwata…

Senin, 20 Agustus 2018 17:30

Jaringan Tiga Kabupaten Blackout

TARAKAN - Ruang baterai Site Telkom Mamburungan Minggu (19/8) malam hangus terbakar. Belum diketahui…

Senin, 20 Agustus 2018 17:23

Dilanda Suhu Panas, Jamaah Lebih Banyak di Hotel

SUHU panas di Kota Makkah yang mencapai 46 derajat celcius membuat para jamaah calon haji diimbau untuk…

Senin, 20 Agustus 2018 17:21

PAW H. Ruddin Paling Cepat Bulan Depan

NAMA Hj. Haryati disebut-sebut sebagai pengganti H. Ruddin di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .