MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 Agustus 2016 13:07
Anggaran Perbatasan Banyak, tapi Tidak Jalan
Anggota Komisi II DPR RI-Hetifah Sjaifudian. INT

Dijelaskan Hetifah, banyak problem yang terjadi di perbatasan, meskipun banyak juga program yang digelontorkan pusat ke perbatasan.

Misalnya untuk pembangunan infrastruktur, program yang ada masih belum bisa memecahkan masalah ketergantungan ekonomi di sana, termasuk ketergantungan pada bahan pokok sembako dan BBM dari negara tetangga, termasuk listrik.

Begitu juga terkait diplomasi, masih belum jalan. “Sebab masyarakat di sana masih tergantung dengan Malaysia, dan negara tidak punya posisi tawar yang kuat,” ungkap Hetifah melalui telepon selular.

Salah satunya adalah kasus warga di desa Lumbis Ogong.

“Makanya saya menantang pemerintah, ayo kita lihat ke lapangan,” kata Hetifah.

Jika tim ini terbentuk, berarti regulasi yang sudah ada akan direview dimana letak kendala yang terjadi selama ini. Begitu juga dengan kelembagaan yang selama ini menangani perbatasan yaitu BNPP.

“BNPP kayanya tidak punya ‘gigi’ untuk betul-betul menggerakkan kementerian di lintas lembaga. Yang dilakukan baru berbasis keamanan. Sementara itu pendekatan ekonomi dan kesejahteraan belum terasa di perbatasan sehingga warga kita mudah diming-imingi pihak Malaysia. Misalnya dengan bantuan keuangan, kredit murah bahkan pembuatan IC (identity card) gratis,” ungkap Hetifah lagi.

Dari pengalamannya, di beberapa daerah di Kaltara yang sudah dikunjungi Hetifah menyebutkan perlu adanya tim percepatan. “Tim ini lintas komisi dan lintas fraksi, nanti akan mereview kelembagaan dan melakukan pengecekan ke lapangan. Sebab sekarang (DPR,Red.) ketika kunker ke perbatasan hanya sampai ke ibu kota provinsi saja, paling mentok ke kabupaten dan tidak sampai ke desa perbatasannya,” jelasnya.

Biasanya itu terjadi karena untuk mencapai perbatasan harus menempuh perjalanan berhari-hari dengan medan yang berat. “Faktor kendalanya, jatah kunker memang hanya 3 hari. Komisi II kemarin juga hanya sampai di Krayan. Dengan adanya tim ini, DPR wajib turun ke lapangan dan sampai ke lokasinya agar konkrit. Ini inisiatif dari DPR, ada 32 orang yang mengusulkan untuk dibentuk tim ini. Mudah-mudahan bisa lebih konkret lagi fungsi regulasi dan pengawasan terkait perbatasan,” harapnya.

Kembali dikatakan Hetifah, program pemerintah yang sudah diprogramkan selama ini juga terkesan tidak tepat waktu, tidak tepat sasaran, dan tidak tepat guna. “Jadi kalaupun dananya ada, tidak sampai dirasakan oleh orang yang membutuhkannya di perbatasan,’ ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:56

Tunggu Hasil, Sanksi Menanti

TARAKAN – Persoalan dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, yang…

Selasa, 20 Februari 2018 10:49

Berani Laporkan Penjualan di Atas HET!

TARAKAN – Meski sebagian wilayah Bumi Paguntaka sudah dipasangi jaringan gas (jargas), namun keberadaan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:47

Tergerak dari Keluh Kesah Ibu-Ibu di Selawatan

Manajemen dan kru Radar Tarakan yang dipimpin Direktur Utama Anny Susilowati pun akhirnya berkesempatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:44

Tampung Bom dengan Bungker Darurat

TARAKAN – Seiring bergantinya tahun, penemuan bom Perang Dunia ke II semakin banyak ditemukan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:43

UNBK Digelar Semi Online

TARAKAN - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilaksanakan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:42

Simpan Sabu di Kantong Pop Ice, AS Dibekuk

TARAKAN – Aksi AS, pelaku diduga pengedar sabu-sabu akhirnya digagalkan Satreskoba Polres Tarakan.…

Selasa, 20 Februari 2018 10:41

Mulai Menipis, Butuh Semenisasi Ulang

TARAKAN - Kebutuhan akan perbaikan kondisi jalan yang rusak saat ini tengah dirasakan masyarakat RT…

Selasa, 20 Februari 2018 09:30

Sepuluh Warga Ini 'Diangkut' ke Hotel, Kok Bisa?

TARAKAN - Sejumlah warga asal Sorong Papua 'diangkut' petugas Polsek Tarakan Timur, Senin (19/2) ke…

Senin, 19 Februari 2018 10:46

Dua Kadis Pamer Simbol Empat

TARAKAN - Di tengah masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan 2018, beredar foto…

Senin, 19 Februari 2018 10:44
Misi Sulit Setiap Sakit

Di Daerah Ini, Usahakan Jangan Sakit, Ini Alasannya....

Visi Kementerian Kesehatan yang mengharapkan masyarakat Indonesia sehat mandiri dan berkeadilan faktanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .