MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 Agustus 2016 13:07
Anggaran Perbatasan Banyak, tapi Tidak Jalan
Anggota Komisi II DPR RI-Hetifah Sjaifudian. INT

PROKAL.CO, TARAKAN-Mulai besok, rombongan dari DPR RI bersama 10 kementerian bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) akan melakukan kunjungan langsung ke titik perbatasan, tepatnya ke Desa Lumbis Ogong Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan.

Kedatangan rombongan dari pusat ini adalah untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang berada di perbatasan Negara.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Golkar, Hetifah Sjaifudian mengatakan kondisi perbatasan saat ini, sangatlah memprihatikan. Hal ini tercermin dari kebijakan pembangunan kawasan perbatasan yang terpencil, tertinggal, terisolir, masih kurang dan belum menjadi prioritas.

Sementara anggaran pembangunan lebih mengarah pada wilayah-wilayah yang padat penduduk, akses yang mudah, dan potensial.

Padahal dalam kebijakan yang berkiblat pada Nawacita atau 9 program prioritas Jokowi-JK, pada butir ketiga menyatakan akan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“Tapi kondisinya tidak mencerminkan prioritas tersebut,” kata Hetifah kepada Radar Tarakan.

Untuk mengentaskan masalah tersebut, selain akan mengunjungi desa di perbatasan langsung, sejumlah anggota DPR RI berinisiatif membentuk Tim Pengawas Pembangunan Perbatasan yang terdiri dari 25 orang.

Mereka berasal dari gabungan fraksi dan lintas komisi dan telah dilantik pada  Kamis (28/7) dalam Rapat Paripurna DPR ke 35 Masa Sidang V Tahun 2015-2016 di Jakarta.

Hetifah yang merupakan salah satu inisiator dan anggota Tim Pengawas Pembangunan Perbatasan mengungkapkan, dengan adanya tim ini percepatan pembangunan kawasan perbatasan bisa direalisasikan.

“Saya yakin tim ini akan mempercepat pembangunan kawasan perbatasan karena selain mengevaluasi regulasi, juga memastikan ketersediaan anggaran dan mengawasi pelaksanaannya,” tegasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 10:43

Pura-Pura Antar Teman

TARAKAN - Dalam 21 adegan rekonstruksi pada Rabu (21/2), terungkap bahwa Abdul Rajak (48) berhasil lolos…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…

Kamis, 22 Februari 2018 10:40

BPK Ungkap Risiko Bisnis Kelalaian PDAM

TARAKAN – Kejadian yang dialami Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:38

Utusan Sekolah yang Obsesi Mempelajari Kehidupan Masyarakat

Tuntas, dua dari empat pasangan calon (paslon) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan dapat…

Kamis, 22 Februari 2018 10:34

Cuti Setahun, Siti Kekeh Dampingi Suami

TARAKAN - Tercatat sebagai satu-satunya aparatur sipil negara (ASN) yang mengajukan cuti selama masa…

Kamis, 22 Februari 2018 10:30

Rp 70 M untuk Bangun Balai POM

Tarakan - Guna meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi masyarakat terhadap obat dan makanan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:28

Dua Kali Longsor, Penanganan Masih Sementara

TARAKAN - Musibah longsor kembali terjadi di Tarakan, tepatnya di RT 4 Kelurahan Pamusian. Longsor yang…

Kamis, 22 Februari 2018 10:27

Tak Banyak Usulan, Infrastruktur Masih Baik

TARAKAN - Ketua RT 9, Kelurahan Pamusian, Eddy Suyono mengatakan, infrastruktur di wilayahnya dapat…

Rabu, 21 Februari 2018 11:21

Petugas PDAM Lalai, Konsumen Menanggung

TARAKAN - Betapa terkejutnya Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Utara ketika…

Rabu, 21 Februari 2018 11:18

Gubernur Anggap Dua ASN Melecehkan UU

TARAKAN – Beredarnya foto dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .