MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 09 Juni 2016 12:46
“Tindak Tegas Jika Terlibat”

Imbas 314 Ekor Burung Jenis Cucak Ijo yang Tertangkap di Surabaya

ADA PERMAINAN? : Sebanyak 314 burung jenis Cucak Ijo berhasil mendarat di bandara Juanda, Surabaya, akhir Mei lalu. Lolosnya burung dari Tarakan menjadi tamparan keras bagi pihak bandara Juwata. (RADAR TARAKAN)

PROKAL.CO, TARAKAN – Adanya indikasi keterlibatan oknum bandar udara (bandara) Juwata Tarakan terkait dengan penyelundupan 314 ekor burung jenis Cucak Ijo yang berasal dari Malinau dengan tujuan Surabaya beberapa waktu lalu, ditanggapi Kepala Bandara Juwata Tarakan Syamsul Bandri.

Ditegaskannya, dalam menjalankan tugas, tentunya masing-masing bagian telah memiliki dan menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Pihaknya hanya mengawasi barang-barang yang dapat memebahayakan alur penerbangan. Sehingga hal tersebut tidak perlu dibuat semakin rumit. Mengingat jenis burung tersebut bukan jenis unggas yang dilindungi, hanya saja dari segi jumlahnya yang diatur tidak boleh melebihi dua ekor dan harus melalui beberapa mekanisme, salah satunya bentuk administrasi.

Kendati demikian, dugaan terhadap oknum bandara yang terlibat dalam penyelendupan burung sebanyak 214 ekor tentunya, akan dicari kebenarannya. Sehingga, kata Syamsul, tidak ada saling curiga dan saling menyalahkan. Salah satu upayanya yang dilakukan pihaknya yakni telah menyampaikan informasi dan akan melakukan rapat koordinasi mengenai hal ini. “Tentunya akan dibahas lebih rinci,” ujarnya kepada Radar Tarakan kemarin (8/6). Dengan adanya kasus seperti ini, menjadi sebuah tamparan keras bagi pihaknya, sehingga pihaknya akan kembali merapatkan barisan bersama dengan beberapa instansi yang terkait. Tak hanya itu, dalam waktu dekat ia akan melakukan pemeriksaan di semua lini internal Bandara Juwata Tarakan. “Ini pelajaran bagi kita semua,” jelasnya.

Ia meminta kepada pihak Karantina, harus lebih proaktif dan meningkatakan pengawasan, khususnya pada kargo-kargo. Jika ke depan dalam pemeriksaan terbukti adanya oknum yang terlibat dalam memperlancar peneyelundupan barang ataupun sejenisnya, dengan tegas akan memberikan sanksi terberat, yakni memberhentikan oknum yang terlibat. “Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pernah mengatakan bahwa jika tidak suka dengan lingkup serta kebijakan perhubungan, baiknya angkat kaki. Begitupun dengan saya, akan terapkan hal tersebut,” tuturnya.

Sebelumnya,seorang warga Juata Permai berinisial AHS berurusan dengan pihak Badan Karantina Pertanian (BKP) Tarakan dan aparat kepolisian, setelah yang bersangkutan mencoba menyelundupkan 314 ekor burung Cucak Ijo asal Maliau tujuan Surabaya untuk diperdagangkan pada 26 Mei lalu.

Minggu (5/6), 84 ekor burung yang dikemas dalam satu koli tersebut tiba di Bandara Juwata Tarakan bersama pemilik AHS melalui Sriwijaya Airlines sekira pukul 20.00 Wita dari bandara Juanda Surabaya, AHS langsung dijemput petugas Karantina  Pertanian Tarakan dan polisi Bandara untuk dimintai keterangan. Sebanyak 84 ekor burung  tersebut adalah yang masih bertahan hidup dan dikembalikan oleh Balai Karantina Pertanian dari Surabaya ke Tarakan. Sebab, sesampainya Bandara Juanda Surabaya pada 26 Mei lalu dalam  pemeriksaan  Petugas Balai Karantina Pertanian Surabaya dokumen Karantina yang ditunjukan AHS tidak sesuai dengan jumlah  burung yang dibawa. 

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:18

Pasokan Listrik Segera Pulih Bertahap

TARAKAN – Proses pigging atau pembersihan pipa akhirnya rampung dilakukan…

Kamis, 21 Maret 2019 11:14

ADA APA INI..?? Empat Sukhoi Mengudara di Perbatasan Kaltara

TARAKAN – Empat pesawat Sukhoi jenis SU-27 dan SU-30 dari…

Kamis, 21 Maret 2019 11:13

CIHUYY ..!! Ngga Lama Lagi di Tarakan Ada Cinema XXI

TARAKAN – Pertengahan tahun ini, Cinema XXI di lantai empat…

Kamis, 21 Maret 2019 11:11

4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos

TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk…

Kamis, 21 Maret 2019 10:37

Cabuli Anak di Bawah Umur, CK Diringkus Polisi

TARAKAN – Perbuatan yang dilakukan oleh pria berinsial CK (37)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:31

Besi Bermunculan di Badan Jalan

TARAKAN – Minimnya perawatan jalan lingkungan, kerusakan semenisasi jalan pun…

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*