MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Juli 2019 11:19
Pengembangan UKM Terkendala SDM
PENGEMBANGAN UMKM: Produk UMKM wajib memiliki lebel halal dan waktu kedaluwarsa agar konsumen terlindungi. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meskipun pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kalimantan Utara (Kaltara) tumbuh positif. Namun sejauh ini masih ada beberapa permasalahan, salah satunya terkait Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih terbatas.

Selain SDM, pengembangan UMKM juga masih terkendala dengan kemampuan teknologi, akses pemasaran, akses permodalan dan jejaring. Oleh karena itu pihaknya aktif melakukan pelatihan kepada pelaku usaha.

“Pelatihan ini penting dilakukan agar pelaku UMKM mendapatkan pengalaman,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kaltara, Hartono kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Untuk permodalan, saat ini di beberapa daerah yang ada di Kaltara juga telah mengajukan permodalan bagi wirausaha pemula. Dari beberapa daerah itu sudah ada beberapa daerah yang terealisasi.

“Di Tarakan hampir 50 persen dari jumlah yang diajukan sudah dicairkan, sedangkan untuk daerah lainya masih dalam proses. Untuk data pastinya kita belum merekapnya yang jelas semua daerah di Kaltara mengajukan bantuan,” ujarnya.

Setiap wirausaha, jelas Hartono, akan mendapatkan dana sebesar Rp 13 juta hingga Rp 15 juta. Dengan adanya bantuan itu diharapkan dapat membantu para wirausaha pemula yang ingin mengembangkan usaha. “Dana itu jika dikelola dengan baik saya yakin bisa mengembangakan usaha,” bebernya.

Dijelaskan, pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi juga telah memfasilitasi usaha mikro dengan permodalan usaha. Di Kementerian Koperasi ada namanya dana untuk wirausaha pemula, dana itu diperuntukan bagi wirausaha yang baru mengembangkan usahanya.

Dari segi kemasan, Hartono menegaskan, kepada setiap pelaku usaha agar mencantumkan label halal. Karena selama ini masih banyak ditemukan kemasan UMKM yang tidak mencantumkan label halal dan tidak memiliki waktu kedaluwarsa. “Label kedaluwarsa ini penting agar konsumen terlindungi,” ujarnya.

Sebelum produk diedarkan ke pasaran juga harus terlebih dahulu melalui pengemasan yang higienis. Agar ketika sudah ke konsumen layak untuk dikonsumsi. “Kami juga sudah memberikan pelatihan olahan produk UMKM yang baik kepada pengusaha, jadi harusnya dari pelatihan itu bisa diimplementasi,” sebutnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada pedagang agar lebih teliti melihat setiap kemasan produk UMKM. Jika ditemukan ada pengusaha yang menitip kepada pedagang sebaiknya jangan diterima. “Jadi kami juga sudah imbau saat melakukan sidak agar pedagang tidak menerima setiap kemasan yang tidak bersertifikat halal, tidak mencantumkan waktu kedaluwarsa, tidak tercantum kandungan kesehatan,” pungkasnya. (*/jai/eza)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 10:34

Sejumlah Kandidat Masih Malu-malu

TANJUNG SELOR – Beberapa nama tokoh politik di Provinsi Kalimantan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:26

Dongkrak PAD, Spanduk dan Reklame Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten…

Kamis, 18 Juli 2019 10:25

Badan POM Diupayakan Berdiri di Kaltara

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki garis perbatasan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:23

Pembangunan Pelabuhan Bunyu Terkendala Lahan

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Perovinisi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Kamis, 18 Juli 2019 10:21

Hasil Verifikasi Dilimpahkan ke TAPD

TANJUNG SELOR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalimantan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:20

Pemprov Minta Duit Rp 526 Juta Lebih Itu Segera Dikembalikan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie meminta…

Kamis, 18 Juli 2019 10:19

Meninggal Dunia, CJH Boleh Diganti Keluarga

Beberapa ketentuan baru yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag)…

Kamis, 18 Juli 2019 10:18

Penyaluran Bansos ke Pedalaman Dikawal

TANJUNG SELOR — Pendampingan Satuan Tugas (Satgas) pengamanan Bantuan Sosial…

Kamis, 18 Juli 2019 10:16

Di Celana Bocah Ada Lendir-Lendir Gitu, Si Ibu Langsung Lapor Polisi

TANJUNG SELOR - Ibu dari MC memilih melaporkan pria berinisial…

Kamis, 18 Juli 2019 09:13

Uyau Abeng Lihan Padan Disematkan ke Kapolri

TANJUNG SELOR - Kapolri Jendral Polisi Muhammad Tito Karnavian tiba…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*