MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Juli 2019 09:34
Siapkan Kawasan Pertanian Nasional
DISIAPKAN: DPKP Kaltara saat ini akan menyiapkan lahan yang cocok untuk dijadikan kawasan pertanian nasional. Tampak, salah satu wilayah di Bulungan yang sejatinya berpotensi jadikan kawasan tersebut./RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti instruksi Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan saat ini tengah menyiapkan kawasan pertanian nasional.

Dikatakan Kepala DPKP Kaltara, Andi Santiaji bahwa menurutnya kawasan pertanian nasional itu memang sangat penting. Hanya, yang menjadi kendala bahwa yang memiliki sebuah kawasan yang dimaksud itu yakni di kabupaten/kota. Untuk itu, pihaknya mengaku akan segera melakukan koordinasi terlebih dahulu ke kabupaten/kota.

“Ya, saat ini yang memiliki lahan itu adalah kabupaten/kota. Kami di provinsi sifatnya hanya mengkoordinasikan agar setiap kabupaten/kota memiliki luas kawasan pertanian nasional,’’ ungkapnya belum lama ini.

Lanjutnya, instruksi Kementan RI itu sejatinya tak hanya diturunkan di provinsi termuda di Indonesia ini saja. Melainkan, oleh seluruh provinsi yang ada di Indonesia telah mendapatkan surat keputusan tersebut.

“Bunyi dari surat tersebut menyatakan jika daerah di Indonesia diminta menyiapkan kawasan pertanian nasional,’’ ujarnya pria yang akrab disapa Andi ini.

Namun, lebih jauh dikatakan, di Kaltara sendiri nantinya setiap kabupaten/kota akan memiliki kriteria yang berbeda. Artinya, tidak pada sektor padi atau perkebunan seprti buah-buahan. Melainkan, hortikultura (tanaman kebun) pun dianggap bisa untuk dijadikan kawasan pertanian nasional itu.

“Rencananya, bayangan kami itu untuk di Bulungan dan Nunukan akan kami prioritaskan dalam menanam padi dan perkebunan seperti buah-buahan. Kemudian, holtikultural bisa di Tarakan dan beberapa kabupaten lainnya,’’ jelasnya.

Ditambahkannya juga, sepanjang tahun 2019 ini, pihaknya mengakui bahwa akan merencakan dahulu lahan yang akan dijadikan kawasan pertanian nasional. Untuk itu, memang pertam perlu mencari lokasi yang tepat agar menghasilkan sesuatu yang baik juga.

“Kami belum bisa rinci berapa total kawasan pertanian nasional di Kaltara nanti. Ke depannya sembari jalan itu akan ada,’’ tuturnya.

Andi mengaku bahwa penganggarannya itu ada pada tahun 2020 mendatang, melalui Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).

“Saya yakin anggaran yang dialokasikan dari pusat (Kementan RI) cukup besar. Meski, belum diketahui berapa jumlahnya yang akan diperuntukkan sebagai kawasan pertanian nasional,’’ jelasnya.

Di sisi lain, pihaknya pun saat ini sejatinya sembari memikirkan tentang lahan yang dianggap cocok untuk dijadikan pertanian nasional sekaligus mengecek luas lahan itu.

“Ini nanti, output-nya yaitu dalam upaya mencapai swasembada. Bahkan, bisa ekspor. Tapi, nanti setelah mendapatkan lahannya akan segera diajukan ke pusat sebagai persetujuannya," terangnya.

Hanya, pihaknya tak menampik bahwa persoalan suksesnya kawasan pertanian nasional di Kaltara. Yang mana, butuh adanya sinergitas, baik di provinsi maupun di kabupaten/kota. Termasuk, dalam koordinasi antar kementerian.

“Ya, menurut kami salah satunya koordinasi antara DPKP Kaltara dengan Disperindagkop dan UKM Kaltara sebagai instansi yang bisa membantu dari sisi industri, koperasi dan lainnya. Sebab, program tersebut berkesinambungan antara satu dengan yang lainnya,’’ katanya.

“Termasuk, masalah infrastruktur jalan menuju lokasi pertanian nasional juga perlu kerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum. Sehingga dari sisi pertaniannya jelas dari DPKP Kaltara, tetapi pendukungnya pada instansi lain,” pungkasnya.(omg/udn)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 10:34

Sejumlah Kandidat Masih Malu-malu

TANJUNG SELOR – Beberapa nama tokoh politik di Provinsi Kalimantan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:26

Dongkrak PAD, Spanduk dan Reklame Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten…

Kamis, 18 Juli 2019 10:25

Badan POM Diupayakan Berdiri di Kaltara

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki garis perbatasan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:23

Pembangunan Pelabuhan Bunyu Terkendala Lahan

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Perovinisi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Kamis, 18 Juli 2019 10:21

Hasil Verifikasi Dilimpahkan ke TAPD

TANJUNG SELOR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalimantan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:20

Pemprov Minta Duit Rp 526 Juta Lebih Itu Segera Dikembalikan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie meminta…

Kamis, 18 Juli 2019 10:19

Meninggal Dunia, CJH Boleh Diganti Keluarga

Beberapa ketentuan baru yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag)…

Kamis, 18 Juli 2019 10:18

Penyaluran Bansos ke Pedalaman Dikawal

TANJUNG SELOR — Pendampingan Satuan Tugas (Satgas) pengamanan Bantuan Sosial…

Kamis, 18 Juli 2019 10:16

Di Celana Bocah Ada Lendir-Lendir Gitu, Si Ibu Langsung Lapor Polisi

TANJUNG SELOR - Ibu dari MC memilih melaporkan pria berinisial…

Kamis, 18 Juli 2019 09:13

Uyau Abeng Lihan Padan Disematkan ke Kapolri

TANJUNG SELOR - Kapolri Jendral Polisi Muhammad Tito Karnavian tiba…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*