MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 27 Juni 2019 10:45
Masih Meramu Win-Win Solution

Gubernur Temui Perwakilan Buruh Bongkar Muat

PROKAL.CO, TARAKAN – Rencana penghentian aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tengkayu I segera diberlakukan. Kendati begitu, saat ini Pemprov Kaltara masih akan mencarikan solusi bagi buruh, selama masa pembangunan dermaga Pelabuhan Tengkayu I SDF Tarakan berjalan.

Hal itu disampaikan langsung  Gubernur Kaltara Irianto Lambrie yang juga merespons cepat keinginan para buruh untuk bertemu dan berkomunikasi langsung, dengan orang nomor satu di Kaltara tersebut, kemarin (26/6).

Dalam pertemuan tersebut, Irianto mendengarkan keluhan dari perwakilan buruh bongkar muat, di mana keluhan tersebut berkaitan efek dari surat edaran tersebut dapat mempengaruh pendapatan buruh bongkar muat.

“Dalam pertemuan tadi saya mengintruksikan kepada Staf Percepatan Pembangunan Gubernur Kaltara, Bapak Syamsul Banri dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Bapak Topan agar mengagendakan pertemuan lagi dengan perwakilan buruh untuk mencari solusi dan simulasi terbaik terkait hal ini,” tuturnya.

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi persolan ini, di antara mensubsidi buruh bongkar buat dengan melihat berapa pendapatannya dalam sehari.

“Bisa kita subsidi hingga proyek ini selesai, namun hal ini sulit direalisasikan karena berkaitan dengan pertangung jawabannya, namun bisa dimungkinkan,” ungkapnya.

Solusi lain, yang bisa dilakukan untuk mengatasi persoalan ini, dengan menggunakan pelabuhan lain yang ada di Tarakan untuk dijadikan lokasi bongkar muat sementara hingga selesainya proyek, seperti di Pelabuhan Malundung.

“Keselamatan kerja dan orang-orang di lokasi proyek  pembangunan tersebut sangat penting, sehingga perlu ada simulasi terbaik untuk mengatasi hal tersebut,” ujarnya.

Bila nantinya, sudah ditemukan solusi terbaik untuk mengatasi persoalan tersebut, masing-masing pihak akan melakukan perjanjian secara tertulis sebagai bukti.

“Target 2020 sebelum masa jabatan saya habis sudah diresmikan. Harapannya bisa menjadi salah satu ikon Kaltara, selain itu kita juga akan mengatur manajemennya lebih baik lagi, seperi di bandara yang mana nantinya tidak sembarangan orang yang bisa masuk ke pelabuhan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dishub Kaltara Topan mengatakan, dalam pertemuan lanjutan dengan perwakilan buruh bongkar muat nanti, pihaknya akan memaparkan simulasi terbaik yang digunakan sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan di lokasi proyek tersebut.

“Bayangkan, buruh yang ada sekitar 400 orang, belum lagi penumpang yang setiap harinya bisa mencapai 1.200 orang, tentu kondisi di pelabuhan ini crowded sehingga risiko kecelakaan di lokasi proyek tersebut sangat tinggi,” ungkapnya.

Sebelumnya, pihaknya sudah memiliki opsi yang bisa digunakan buruh bongkar muat, di mana pemerintah menyarankan, untuk melakukan kegiatan bongkar muat di pelabuhan lain seperti Pelabuhan Malundung dan Pelabuhan Tengkayu II (Perikanan).

“Ada opsi beberapa waktu yang kami tawarkan, dipindah sementara ke pelabuhan lain. Namun hal ini perlu dibicarakan lagi dengan buruh yang ada di pelabuhan tersebut dan perlu ada kesepakatan-kesapakatan lagi,” ujarnya.

Lebih Lanjut Taupan menjelaskan,  proyek tersebut sudah memasuki tahun ketiga, targetnya sudah bisa diresmikan pada tahun 2020.

“Untuk sisi laut anggaran yang digunakan sudah mencapai Rp 36 miliar bersumber dari APBD Kaltara, sementara untuk sisi daratnya kami juga berusaha untuk mendapatkan bantuan anggaran bersumber dari APBN,” bebernya.

Terpisah, Ketua Forum Komunikasi Pekerja Pelabuhan Nanrang mengatakan,  dirinya respek dengan adanya respons cepat Gubernur Kaltara Irianto Lambrie yang melakukan pertemuan dengan perwakilan buruh bongkar muat.

“Dalam pertemuan tadi Gubernur memberikan respons positif dengan memberikan kebijakan yang akan dibahas dalam pertemuan selanjutnya, di mana kami harapkan dalam pertemuan nanti ada kesepakatan win-win solution,” ucapnya.

Dirinya mengungkapkan buruh bongkar muat yang ada di Pelabuhan Tengkayu I sangat bergantung pendapatan dari kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tengkayu I.

“Kita resah karena tidak ada penjelasan kapan proyek ini selesai, bila sampai berbulan-bulan kita mau mendapatkan penghasilan dari mana untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah,” tuturnya.

Ditambahkan,  Ketua Koperasi Serba Usaha Tengkayu Anas Jamaluddin mengatakan, dirinya menyerahkan kepada Pemprov Kaltara  untuk mencari solusi yang terbaik.

“Kita berharap rekan-rekan tetap bisa mendapatkan penghasilan, intinya win-win solution artinya tidak ada pihak yang dirugikan,” pungkasnya. (jnr/nri)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 09:44

Ramaikan Pawai Pembangunan

TARAKAN – Pawai pembangunan akan dilaksanakan dalam 31 hari lagi,…

Jumat, 19 Juli 2019 09:42

Tingkatkan Pengawasan dan Ajak Kerja Sama Mitra di Perbatasan

TARAKAN – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus berupaya…

Jumat, 19 Juli 2019 09:41

Dulu Sering Disumpahi, Sekarang Tidur Lebih Nyenyak

Said Usman Assegaf telah terbiasa dengan perannya sebelum menjadi direktur…

Jumat, 19 Juli 2019 09:06

Disdikbud Nilai Tarakan Belum Butuh SMA Baru

TARAKAN - Pembentukan 2 SMP baru oleh Dinas Pendidikan dan…

Jumat, 19 Juli 2019 09:05

Nilai Ada Perusahaan Nakal yang ‘Bebas’

TARAKAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalan Himpunan Mahasiswa Islam…

Jumat, 19 Juli 2019 08:40

Harapkan Jalan Semenisasi Dilakukan Peningkatan

TARAKAN - Perlunya peningkatan terhadap jalan semenisasi yang ada di…

Kamis, 18 Juli 2019 10:32

Dikalungkan Bunga Oleh Polisi Cilik

TARAKAN - Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito…

Kamis, 18 Juli 2019 10:31

Minim Akses, Penanganan Lantung Tak Dilakukan

TARAKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengharapkan adanya penanganan terhadap…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Tampilkan Seragam Kebanggaan Ekstrakurikuler

TARAKAN – Sudah siapkah Anda dengan pawai pembangunan, yang dilaksanakan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Enam Ekor Ikan Napoleon Gagal Diselundupkan

TARAKAN - Selama Mei hingga Juli tahun ini, Balai Karantina…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*