MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 26 Juni 2019 10:08
Tak Semua Perusahaan Masuk Proper
DISKUSI: Kabid Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan DLH Kaltara, Obed Daniel (tengah) saat menjadi pembicara pada acara Respons Kaltara di Tanjung Selor, Selasa (25/6)./IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Utara (Kaltara), ada 154 perusahaan di provinsi ke-34 ini yang sudah mengantongi izin, baik yang dikeluarkan dari pemerintah kabupaten/kota, maupun provinsi.

Namun, dari ratusan perusahaan uang bergerak di bidang pertambangan, kehutanan, industri jasa, dan sektor lainnya itu, tidak semuanya masuk dalam program penilaian peringkat (proper) kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang dilakukan DLH Kaltara.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan DLH Kaltara, Obed Daniel menjelaskan, dalam melakukan pengawasan itu tentu akan dilihat juga, karena tidak semua perusahaan itu aktif.

Melihat izin yang sudah dikeluarkan, itu tidak semua perusahaan dilakukan proper. Untuk tahun 2018-2019, sektor pertambangan 12 perusahaan, kehutanan 6 perusahaan, industri jasa 11 perusahaan, dan pengendalian adiwiyata 12 perusahaan.

"Ini semua merupakan perusahaan besar. Artinya, di sini kita tidak serta merta melakukan penilaian terhadap setiap perusahaan. Melainkan kita juga melihat kondisi perusahaannya," ujar Obed di acara Respons Kaltara di Tanjung Selor, Selasa (25/6).

Pengawasan yang dilakukan terhadap perusahaan besar itu, karena jika dilakukan dengan pengelolaan yang kurang cermat, pasti aktivitasnya akan menimbulkan dampak lingkungan. Makanya dibuat suatu instrumen, yakni proper.

"Proper ini merupakan program penilaian tingkat pekerjaan perusahaan, dalam hal seperti apa mereka melakukan pengelolaan lingkungannya. Proper di sini sudah dilakukan sejak tahun 2015," katanya.

Adapun sistem penilaiannya, untuk perusahaan yang sudah melakukan pengelolaan dengan baik, akan mendapatkan warna biru. Artinya perusahaan itu sudah taat dengan aturan yang ditetapkan dalam hal menjaga kelestarian lingkungan.

Proper ini dilakukan sebagai salah satu dasar untuk pengawasan dan pembinaan terhadap perusahaan. Adapun teknis pelaksanaannya, DLH membentuk tim yang bertugas untuk melakukan pengawasan dan penilaian terhadap masing-masing fokusnya.

Namun, pihaknya juda tidak memungkiri bahwa dalam melakukan semua itu semua masih serba terbatas, baik itu dari sumber daya manusia (SDM) maupun dari segi anggaran.

"Tapi tetap kita tegaskan untuk perusahaan yang tidak di proper tetap tidak bisa bersantai-santai. Karena tetap kita lakukan pengawasan, baik dari kabupaten/kota maupun provinsi," sebutnya.

Oleh karena itu, diharapkan semua perusahaan yang ada di provinsi termuda Indoneaia ini tetap melakukan aktivitas dengan baik agar lingkungan tetap terjaga dan tidak tercemar. “Intinya, perlu dipahami bahwa persoalan lingkungan itu bukan hanya tanggung jawab dari pihak tertentu seperti DLH, tapi itu merupakan tanggung jawab bersama. Artinya, semua pihak perlu memahami soal perlunya pelestarian lingkungan,” tuturnya. (iwk/udn)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 10:26

Dongkrak PAD, Spanduk dan Reklame Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten…

Kamis, 18 Juli 2019 10:25

Badan POM Diupayakan Berdiri di Kaltara

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki garis perbatasan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:23

Pembangunan Pelabuhan Bunyu Terkendala Lahan

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Perovinisi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Kamis, 18 Juli 2019 10:21

Hasil Verifikasi Dilimpahkan ke TAPD

TANJUNG SELOR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalimantan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:20

Pemprov Minta Duit Rp 526 Juta Lebih Itu Segera Dikembalikan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie meminta…

Kamis, 18 Juli 2019 10:19

Meninggal Dunia, CJH Boleh Diganti Keluarga

Beberapa ketentuan baru yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag)…

Kamis, 18 Juli 2019 10:18

Penyaluran Bansos ke Pedalaman Dikawal

TANJUNG SELOR — Pendampingan Satuan Tugas (Satgas) pengamanan Bantuan Sosial…

Kamis, 18 Juli 2019 10:16

Di Celana Bocah Ada Lendir-Lendir Gitu, Si Ibu Langsung Lapor Polisi

TANJUNG SELOR - Ibu dari MC memilih melaporkan pria berinisial…

Kamis, 18 Juli 2019 09:13

Uyau Abeng Lihan Padan Disematkan ke Kapolri

TANJUNG SELOR - Kapolri Jendral Polisi Muhammad Tito Karnavian tiba…

Rabu, 17 Juli 2019 09:13

Melanggar Perda, Satpol PP Warning PKL

TANJUNG SELOR – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL), yang berjualan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*