MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 25 Juni 2019 09:37
Konsulat Imbau Pekerja Migran Indonesia Waspada Penculikan
MENGIMBAU: KRI Tawau mengimbau kepada PMI di Malaysia untuk lebih waspada terhadap upaya penculikan yang masih sering terjadi./RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia khususnya untuk di Perairan Pantai Timur Sabah, untuk mewaspadai ancaman penculikan.

Surat edaran tersebut dikeluarkan langsung oleh Kepala Perwakilan Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Sulistijo Djati Ismojo. Dalam surat edarannya dijelaskan lantaran masih sering terjadi percobaan penculikan terhadap nelayan di daerah tersebut, ia pun memutuskan keluarkan surat edaran tersebut guna mengimbau PMI.

Sulistijo melanjutkan, surat edaran tersebut berbunyi khusus kepada nelayan atau kru kapal dari PMI agar senantiasa mengikuti prosedur pengamanan yang berlaku seperti memiliki peralatan komunikasi dan alarm pengamanan yang berfungsi dengan baik. Kemudian memiliki kontak pasukan Eastern Sabah Security Command (ESSCOM) yang bertugas juga melaut di tempat sesuai izin yang diberikan. “Ya, Kami senantiasa mengimbau supaya PMI kita ingat dan lebih waspada,” ungkap Sulistijo kepada media ini.

Sulistijo juga meminta kepada PMI atau nelayan untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan serta sebisa mungkin melakukan pencarian ikan dengan cara berkelompok atau tidak memisahkan diri dengan kelompok.

“Dengan cara itu, tentunya bisa meminimalisir terjadinya perampokan. Imbauan ini sering kami beri pemahaman terhadap PMI kita. Kita berharap juga supaya tidak terjadi lagi perampokan sampai penculikan,” harap Sulistijo.

“Tentu ini menjadi pekerjaan rumah semua pihak baik kami juga pihak keamanan Malaysia. Semoga ke depannya keamanan lebih kuat dan tentunya pelaku bisa cepat ditangkap,” tambahnya mengakhiri.

Dalam lingkungan kerja KRI, di tahun 2019 kejadian percobaan hingga penculikan BMI oleh perampok diduga kawanan Abu Sayyaf sudah pernah terjadi. Ada 10 nelayan namun bukan Warga Negara Indonesia (WNI) diculik oleh orang tak dikenal saat sedang berada diatas kapal melakukan penangkapan ikan, di sekitar perairan laut Semporna, Sabah, Malaysia. Akibat kejadian inilah KRI Tawau tak henti-hentinya mengingatkan para nelayan dan PMI. (raw/zia)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 10:28

Tiga Tersangka Pengusaha Kayu ‘Dipulangkan’

NUNUKAN – Tiga tersangka pengusaha kayu N (51), RH (56),…

Kamis, 18 Juli 2019 10:15

Nyaris Lolos di Jalur Legal

NUNUKAN - Imigrasi Kelas II Nunukan terpaksa membatalkan rencana keberangkatakan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:14

Kurir Sabu Tujuan Palu Dibekuk

NUNUKAN – Seorang terduga kurir narkotika golongan satu jenis sabu-sabu…

Kamis, 18 Juli 2019 10:13

Tangkapan Barang Bekas Dilimpahkan ke Bea Cukai

NUNUKAN – Barang bekas yang diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia…

Kamis, 18 Juli 2019 10:12

Kades Terduga Pemilik Ijazah Palsu Digugurkan

NUNUKAN - Seorang calon Kepala Desa (Kades) asal Sebatik berinisial…

Rabu, 17 Juli 2019 09:27

Kayunya Diamankan, Warga Protes, KLHK Jangan Tebang Pilih!

NUNUKAN – Puluhan warga mendatangi Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT)…

Rabu, 17 Juli 2019 09:04

Terbitkan Perda Sampah dan Aktifkan Gotong Royong

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akan menjalankan sejumlah kegiatan…

Rabu, 17 Juli 2019 09:01

WNI di Perahu Sembako Dibebaskan

NUNUKAN – Dua warga negara Indonesia yang diamankan aparat keamanan…

Rabu, 17 Juli 2019 09:00

Tiga Terduga WNA yang Ditangkap Ternyata WNI

NUNUKAN – Tiga orang yang diduga Warga Negara Asing (WNA)…

Selasa, 16 Juli 2019 09:03

Waspadai Tinggi Gelombang Dua Meter

NUNUKAN – Adanya awan gelap (cumulonimbus) di sejumlah perairan termasuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*