MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 25 Juni 2019 09:35
Rombel Dibuka Sesuai Kemampuan Sekolah

PPDB SMA Zonasi Gakin Tak Layani SKTM

PERTAMA: Hari pertama PPDB tingkat SMA dipenuhi pendaftar. Tampak, situasi di SMA Negeri 1 Nunukan saat proses pendaftaran dan pengambilan nomor antrrian berlangsung, Senin (24/6)./RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Rombongan belajar (rombel) setiap Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) telah dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara). Sehingga, pihak sekolah hanya dapat menerima pelajar sesuai dengan kemampuan rombel yang dimiliki. Jika ada penambahan pasca pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB), maka dipastikan tidak akan diterima dan melanggar aturan yang ada.

“Untuk menambah rombel saya yakin tidak ada sekolah yang berani. Karena, jumlah rombel yang dimiliki itu sesuai dengan kenyataan. Apalagi, kalau sampai ada rombel yang lebih dari 36 pelajar. Bisa terkena sanksi pihak sekolah,” tegas La Mija, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) Wilayah Nunukan kepada media ini kemarin.

Disebutkan, untuk jalur zonasi memiliki kuota sebesar 90 persen. Lalu, jalur prestasi 5 persen dan 5 persen bagi jalur pindah tugas orang tua yang dibuktikan dengan surat tugas dari instansi tempat bekerja. Nah, untuk kuota zonasi 90 persen itu, minimal 30 persen diberikan kepada pelajar kurang mampu atau keluarga miskin (Gakin) yang dibuktikan dengan kartu Indonesia sehat (KIS), kartu Indonesia Pintar (KIP) dan memiliki kartu program keluarga harapan (PKH). Sementara untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) itu tidak menggunakan sistem zonasi. Namun, tetap memiliki syarat yang ditentukan pihak sekolah. “Jadi, untuk surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan tidak berlaku. Karena, penggunaan SKTM ini banyak menimbulkan masalah di tahun sebelumnya,” beber La Mija.

Diungkapkan, bagi pendaftar itu diberikan kesempatan untuk memilih tiga sekolah yang dianggap dekat dengan tempat tinggalnya. Seperti pelajar yang ada di Kelurahan Nunukan Timur, tepatnya di Jalan Pelabuhan Baru misalnya. Pelajar itu dapat mengambil dua sekolah. Yakni, SMA Negeri 1 Nunukan sebagai pilihan utama dan SMA Negeri 1 Nunukan Selatan dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai pilihan alternatif. “Jadi, bagi orang tua seharusnya memilih sekolah yang dianggap paling dekat dengan rumahnya saja,” ungkap La Mija.

Dijelaskan, jarak terdekat dari rumah ke sekolah pada sistem zonasi ini baru dapat diketahui setelah proses PPDB selesai. Sebab, pihak panitia sedang memverifikasi data pendaftar yang masuk. Terutama jarak rumah masing-masing pelajar ke sekolah. “Mirip dengan sistem nilai juga. Diurutkan mana yang paling dekat hingga kuota rombelnya dapat terpenuhi. Jadi, nanti setelah ditutup baru ketahuan jarak zonasi yang dimaksud itu berapa kilometer,” jelasnya. (oya/zia)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 10:28

Tiga Tersangka Pengusaha Kayu ‘Dipulangkan’

NUNUKAN – Tiga tersangka pengusaha kayu N (51), RH (56),…

Kamis, 18 Juli 2019 10:15

Nyaris Lolos di Jalur Legal

NUNUKAN - Imigrasi Kelas II Nunukan terpaksa membatalkan rencana keberangkatakan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:14

Kurir Sabu Tujuan Palu Dibekuk

NUNUKAN – Seorang terduga kurir narkotika golongan satu jenis sabu-sabu…

Kamis, 18 Juli 2019 10:13

Tangkapan Barang Bekas Dilimpahkan ke Bea Cukai

NUNUKAN – Barang bekas yang diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia…

Kamis, 18 Juli 2019 10:12

Kades Terduga Pemilik Ijazah Palsu Digugurkan

NUNUKAN - Seorang calon Kepala Desa (Kades) asal Sebatik berinisial…

Rabu, 17 Juli 2019 09:27

Kayunya Diamankan, Warga Protes, KLHK Jangan Tebang Pilih!

NUNUKAN – Puluhan warga mendatangi Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT)…

Rabu, 17 Juli 2019 09:04

Terbitkan Perda Sampah dan Aktifkan Gotong Royong

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akan menjalankan sejumlah kegiatan…

Rabu, 17 Juli 2019 09:01

WNI di Perahu Sembako Dibebaskan

NUNUKAN – Dua warga negara Indonesia yang diamankan aparat keamanan…

Rabu, 17 Juli 2019 09:00

Tiga Terduga WNA yang Ditangkap Ternyata WNI

NUNUKAN – Tiga orang yang diduga Warga Negara Asing (WNA)…

Selasa, 16 Juli 2019 09:03

Waspadai Tinggi Gelombang Dua Meter

NUNUKAN – Adanya awan gelap (cumulonimbus) di sejumlah perairan termasuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*