MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 18 Juni 2019 12:09
Jadikan Valentino Rossi Ikon di Spanduk Imbauan

Cara Unik Satlantas Polres Bulungan Menekan Angka Lakalantas

UNIK: Tampak salah satu spanduk imbauan Satlantas Polres Bulungan yang menandakan daerah rawan dengan ikon Valentino Rossi. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Siapa yang tak mengenal Valentino Rossi. Ya, nyaris seluruh pecinta olahraga kuda besi tentu sangat mengenal sang juara dunia MotoGP 9 kali itu. Dan dengan begitu tenarnya nama pebalap yang dijuluki The Doctor tersebut. Satlantas Polres Bulungan berinovatif dengan menjadikan foto–fotonya sebagai ikon dalam menekan angka Lakalantas.

RACHMAD RHOMADHANI

“ROSSI, Rossi, Rossi,” teriakan seperti itu masih sering terdengar tatkala pebalap asal Italia itu berlaga di MotoGP hingga kini.

Meski, diketahui usianya sudah tak muda lagi. Namun, karisma pebalap kelahiran Urbino, Italia 16 Februari 1979 itu tak pernah luntur bagi pecinta olahraga kuda besi di dunia. Bahkan, karena begitu tenarnya nama Valentino Rossi itu. Anak-anak dengan usia dini pun begitu cepat mengenalnya. Dan menjadikan suatu idola. Sehingga setiap berlangsungnya MotoGP, nama Valentino Rossi menjadi salah satu rujukan untuk mereka saksikan.

Baik secara langsung ataupun hanya melewati televisi dan layar handphone. Mereka terkadang tak ingin sedetik pun tertinggal pada laga MotoGP itu.

Tak hanya itu, pebalap dengan nomor 46 itu memang sejak awal berkarir di dunia balap, diketahui memiliki sebuah potensi besar. Bagaimana tidak? ayahnya Graziano Rossi merupakan pebalap juga. Alhasil, jiwa pebalap itu pun turun pada buah hatinya sejak 1992 lalu sang ayah telah memberikan motocross mini. Berawal dari itu Rossi mulai belajar.

Dan mengetahui begitu besarnya pengaruh VR46 terhadap masyarakat. Utamanya, para generasi muda di seluruh dunia, termasuk di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Satlantas Polres Bulungan pun berinovatif dengan menjadikannya sebuah ikon.

Akan tetapi, bukan pada promosi atau iklan pada suatu produk seperti yang biasa disaksikan di papan reklame ataupun di layar televisi. Melainkan, nama dan foto Valentino Rossi justru dijadikan sebagai spanduk imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara.

Ini seperti yang tertera pada salah satu spanduk yang ada di Jalan Jelarai Selor di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Dalam spanduk itu bertuliskan “Jangan mendahului tikungan tajam. Valentino Rossi pernah jatuh di sini” tertanda Satlantas Polres Bulungan.

Nah, dari kalimat itu menandakan bahwa di antara pebalap lain di MotoGP. Nama Valentino Rossi masih menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat pada umumnya.

Pasalnya, buah dari adanya tulisan itu, membuat masyarakat yang melintas sedikit menurunkan laju kendaraannya. Tak lain, dikarenakan adanya imbauan yang begitu jelas terlihat yang disertai gambar pebala Movistar Yamaha itu.

Padahal, jika ditelusuri lebih jauh, dari jalan yang ada dan dimaksud dalam tulisan dan gambar itu. Tentunya, si The Doctor tentu belum pernah sama sekali melintasi aspal tersebut.

Apalagi, dikatakan bahwa Rossi pernah terjatuh di lokasi yang memang terbilang sangat rawan terjadinya Lakalantas oleh setiap pengendara. Karena memang saat melaju dengan kecepatan tinggi, lokasi itu berbahaya sekali. Termasuk, saat pengendara yang melintas saling melewati satu kendaraan dengan kendaraan lainnya.

Akan tetapi, lagi–lagi karena ketenaran Rossi. Sehingga dalam benak dan pikiran pengendara pun saat melintas secara spontan enggan melajukan kendaraannya kembali. Meski, tetap ada beberapa pengendara yang terlihat acuh terhadap imbauan tersebut.

Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto Nugroho mengungkapkan, pihaknya sengaja dalam hal ini memasang spanduk yang terbilang unik itu dengan tujuan agar dapat lebih menyentuh ke masyarakat.

Sebab, diakuinya sejauh ini bilamana dalam spanduk hanya bertuliskan imbauan biasa terkadang banyak pengendara yang acuh. Oleh karenanya, dengan cara inovatif yang diintruksikan ke Satlantas Polres Bulungan sekiranya dapat menjadikan suatu terobosan baru yang efektif.

“Ya, cara seperti ini agar masyarakat dapat tahu adanya imbauan dari pihak kepolisian. Itulah mengapa cara kami sampai menjadikan icon Valentino Rossi pada spanduk imbauan itu,” ungkapnya saat diwawancara awak media Radar Kaltara kemarin (17/6).

Lanjutnya, dengan cara itu juga tentu bertujuan agar dapat lebih menekan angka Lakalantas yang terjadi di Kabupaten Bulungan, khususnya di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Sehingga daerah di Bumi Tenguyun ini dapat minim atau bahkan zero accident.

“Kami berupaya bagaimana desain dari spanduk imbauan itu dapat semenarik mungkin. Maka, dalam pembahasan singkat kala itu secara terpadu menjadikan ikon Valentino Rossi dalam spanduknya,’’ ujar pria yang ramah dan murah senyum ini.

Pihaknya berharap, masyarakat selaku pengendara dapat dengan baik mentaati segala aturan yang ada dalam berlalulintas. Hal ini dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat terkadang menjadi pemicu terjadinya Lakalantas. Baik, Lakantas tunggal atau yang terjadi pada dirinya sendiri ataupun Lakalantas yang melibatkan korban lainnya.

“Kami tak ingin masyarakat menjadi korban lakalantas. Itulah mengapa berbagai upaya dilakukan oleh kepolisian. Salah satunya dengan membuat spanduk semenarik spanduk unik ini,’’ harapnya.

Sementara, Aidil salah seorang masyarakat di Tanjung Selor mengatakan, sejak adanya imbauan spanduk unik itu menurutnya memang menjadi daya tarik sendiri tatkala melintasi jalan di ibu kota ini. Apalagi, dalam spanduk itu memang memasang imbauan dengan nama dan foto yang sangat familiar. “Unik memang. Siapa sih yang tak kenal Valentino Rossi anak-anak zaman sekarang,” katanya.

Dikatakannya juga, dengan latar spanduk dengan melibatkan orang-orang yang familiar. Ia menyarankan agar kedepan jauh lebih diperbanyak. Sehingga masyarakat yang melintas di jalur-jalur yang dianggap rawan akan jauh lebih waspada.

“Memang berbeda jika melihat spanduk yang bertuliskan kata-kata dan latar belakang datar dengan yang ada gambar iconiknya. Jadi, saran saya sebagai masyarakat kedepan dapat diperbanyak,” ujarnya.

Meski, di sisi lain, Ia menilai dari gambar itu memang diakuinya cukup sulit dibayangkan akan kebenarannya. Maksudnya yaitu dengan menjelaskan bahwa lokasi yang dimaksud merupakan tempat lakalantas si The Doctor.

“Ya, saya beranggapan ini untuk daya tariknya saja. Karena memang saya ikuti perkembangan belum pernah VR46 ke sini. Apalagi jatuh di aspal yang dimaksud. Tapi, saya sebagai masyarakat tetap salut atas inovasi itu,” ucapnya.

Senada dikatakan Tjandra pengendara lainnya, di mana spanduk itu memang cukup unik menurutnya. Ia yang merupakan salah seorang wanita cukup mengenal Valentino Rossi. Artinya, dari spanduk yang ada itu memang memiliki suatu kesan tersendiri bagi pengendara yang melintasinya.

“Valentino Rossi itu memang saat ini ibarat menjadi legenda juga. Jadi, siapa yang tak kenal dengan sosok pebalap bernomor punggung 46 itu,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya spanduk yang cukup jelas terlihat oleh setiap pengendara. Termasuk dirinya, kedepan dapat menjadi perhatian bersama untuk ditaati. Mengingat, lokasi yang menjadi tempat VR46 jatuh sebagaimana tertulis memang terbilang rawan.

“Apalagi antar pengendara saling balap – balapan. Bahaya lokasi ini,” ucapnya seraya berkata inovasi yang diprakarsai Satlantas Polres Bulungan sangat menarik hatinya. (***/eza)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 10:01

Laura Tolak ke ‘Provinsi’, Siap Dua Periode di Nunukan

TANJUNG SELOR – Beberapa tokoh politik yang namanya diisukan bakal…

Jumat, 19 Juli 2019 09:45

Kapolri: Keamanan Nomor Satu

TANJUNG SELOR – Gedung Mapolda Kaltara yang berada di Jalan…

Jumat, 19 Juli 2019 09:38

Sajikan ‘Ulong Da’a’, Tradisi suku Dayak Dataran Tinggi Borneo

‘Ulong Da’a’ menjadi salah prosesi penyambutan kedatangan Kepala Kepolisian Republik…

Jumat, 19 Juli 2019 09:35

Haji via Filipina Berisiko

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan segera…

Jumat, 19 Juli 2019 09:33

Oknum Pegawai Dishub KTT Dituntut 8 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR - Terdakwa Mardiansyah, Kepala Bidang Perhubungan pada Dinas…

Jumat, 19 Juli 2019 09:30

Warga Antutan Digegerkan Penemuan Mayat

TANJUNG SELOR – Warga Desa Antutan dan Pejalin, Tanjung Palas,…

Jumat, 19 Juli 2019 09:28

Titik Penempatan APK Dievaluasi

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan menggelar rapat…

Kamis, 18 Juli 2019 10:34

Sejumlah Kandidat Masih Malu-malu

TANJUNG SELOR – Beberapa nama tokoh politik di Provinsi Kalimantan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:26

Dongkrak PAD, Spanduk dan Reklame Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten…

Kamis, 18 Juli 2019 10:25

Badan POM Diupayakan Berdiri di Kaltara

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki garis perbatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*