MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 13 Juni 2019 14:50
Pencarian Korban hingga ke Batas Negara
PENYISIRAN: Personel Basarnas masih berupaya menemukan korban tenggelam di kawasan perairan Pulau Bunyu.

PROKAL.CO, TARAKAN - Pelaksanaan pencarian hari ketiga korban tenggelam melompat dari KM Lambelu beberapa waktu lalu hingga Rabu (12/6) belum membuahkan hasil.

Meski pencarian sudah memasuki hari ketiga, Basarnas Pos Sar Tarakan belum mengetahui identitas korban, bahkan kantor Sar Balikpapan Kalimantan Timur sampai dengan saat ini pun belum menerima laporan kehilangan anggota keluarga.

Ari Triyanto Kepala Pos SAR Tarakan mengatakan, untuk waktu pencarian akan diperpanjang menjadi satu pekan, bahkan saat ini untuk titik pencarian telah dilakukan hingga 23 mil laut dari Pulau Bunyu yang menjadi posko pencarian korban tersebut.

Pada penyisiran yang dilakukan Rabu kemarin petugas tim pencarian dari Basarnas sempat terkendala dengan hujan deras. Sehingga penyisiran sempat tertunda, namun Basarnas menjanjikan akan melakukan pencarian lebih intensif.

“Memang pencarian sempat terkendala oleh hujan, hanya itu yang menjadi kendala kita di lapangan saat melakukan penyisiran. Namun sampai saat ini untuk identitas korban belum kita dapatkan karena yang menjadi fokus utama kita adalah mencari keberadaan korban. Karena dari Kantor Basarnas Balikpapan juga belum menerima laporan ada yang kehilangan leluarganya,” tuturnya kepada media ini.

Triyanto mengakui koordinasi dilakukan hingga ke perbatasan Indonesia dan Malaysia. Hal ini dikarenakan sesuai dengan arus air yang diamati oleh tim pencarian mengarah ke negara tetangga yakni wilayah perairan Semporna, Malaysia.

“Saya memang berfirasat karena melihat arus air ini mengarah ke bawah. Kalau kita melihat pergerakan itu mengarah ke Semporna yang merupakan berada di wilayah Malaysia. Sehingga sejak beberapa waktu lalu saya sudah melaksanakan koordinasi kepada Komandan Pos TNI-AL yang berada di Sei Taiwan Kabupaten Nunukan untuk memperluas informasi yang kita dapatkan jika menemukan sesuatu yang disinyalir korban tersebut bisa langsung ditindak lanjuti,” tuturnya.

Salah satunya menginformasikan kepada para nelayan dari Sebatik yang biasanya beraktivitas hingga batas negara Indonesia Malaysia. Untuk pergerakan arus dasar laut tidak begitu kuat. Namun yang menjadi penguat korban berada jauh dari titik jatuhnya yang diberikan oleh pihak Pelni adalah derasnya arus permukaan air laut yang didorong oleh angin.

“Jadi kita memang tidak berpatokan kepada titik kordinat jatuhnya korban. Sehingga kita tetap berupaya agar korban segera kita temukan. Mungkin karena titik jatuhnya korban ini merupakan jalur lalu lintas pelayaran dan juga sangat sepi dilintasi oleh kapal-kapal besar, sehingga informasi sangat sedikit kita dapatkan. Sehingga kami juga tetap melakukan koordinasi oleh otoritas kelautan yang ada agar korban bisa kita temukan,” jelasnya. (rt)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 11:24

Tabung Gas dan Kompor Diamankan

TARAKAN- Untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran yang terjadi di…

Rabu, 19 Juni 2019 11:21

Baju Layak Pakai Diserbu Warga

TAK hanya bantuan makanan, namun bantuan pakaian bekas pun sudah…

Rabu, 19 Juni 2019 11:19

Usai Lebaran, Segini Nih Pendatang yang Tercatat Menetap di Kota Ini

BERDASARKAN data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, jumlah…

Rabu, 19 Juni 2019 11:13

Ini Cerita-Cerita di Balik Kebakaran di RT 15 Juata Laut

Kisah pilu dialami ratusan korban kebakaran di Juata Laut, Senin…

Rabu, 19 Juni 2019 11:10

Rencana Relokasi ke Tempat Layak

WAKIL Ketua DPRD Tarakan Muddain, S.T, yang hadir di lokasi…

Rabu, 19 Juni 2019 10:28

Drainase Ditumbuhi Tanaman Liar Sebabkan Banjir

TARAKAN - Karena drainase yang kecil serta dipenuhi banyak tanaman…

Rabu, 19 Juni 2019 10:22

Berharap Terbaik, Wali Kota Tanggung Tiket Atlet

TARAKAN – Pelaksanaan kejuaraan dunia yang akan dilaksanakan di Pontianak…

Selasa, 18 Juni 2019 12:26

2,5 Jam, 42 Rumah Ludes

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan melahap permukiman…

Selasa, 18 Juni 2019 12:24

Tabung Gas Mahal, Disdagkop Malah Bilang Minim Laporan

TARAKAN – Keberadaan LPG 3 kg di Kota Tarakan dikeluhkan…

Selasa, 18 Juni 2019 12:23

WAJIB..!! Ikan dari Malaysia Diwaspadai

TARAKAN - Menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*