MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 Juni 2019 11:22
Mr X Belum Ditemukan

Area Pencarian Diperluas Tim Pencarian Gabungan

TERUS BERKOORDINASI: Kepala Pos SAR Tarakan Ari Triyanto (tengah) saat berkoordinasi dengan unsur terkait mengenai pencarian korban tenggelam di perairan Pulau Bunyu, kemarin (11/6)./DOK. BASARNAS KALTIMRA

PROKAL.CO, TARAKAN - Minggu (9/6) lalu, KM Lambelu dihebohkan dengan kesaksian penumpang yang melihat adanya penumpang lain meloncat ke laut saat berlayar dari Nunukan menuju Balikpapan, Kalimantan Timur. Diketahui area tersebut berdekatan dengan Pulau Bunyu atau Laut Sulawesi.

Dari laporan yang diterima oleh awak anjungan KM Lambelu beberapa waktu lalu. Pos SAR Tarakan bersama unsur terkait seperti TNI AL dan Syahbandar langsung merespons laporan tersebut dan mulai hari Senin (10/6) lalu telah melakukan upaya pencarian di area laut Pulau Bunyu.

Kepala Pos SAR Tarakan Ari Triyanto mengatakan di hari kedua pencarian ia bersama tim gabungan menjalankan mekanisme pencarian dengan menyisir lokasi yang disinyalir menjadi titik jatuhnya korban. Hingga sore kemarin korban yang saat ini belum diketahui identitasnya tersebut belum ditemukan.

Ari Triyanto juga mengakui ia bersama jajaran terkait dalam proses pencarian turut berkoordinasi dengan para nelayan yang berada di Pulau Bunyu. “Untuk menggali informasi yang lebih banyak kami juga sudah berkoordinasi dengan kepala kelompok nelayan Pulau Bunyu, bahkan saat kami mengitari kawasan perairan Bunyu kami menyambangi beberapa nelayan untuk memberikan informasi. Sehingga jika ada yang menemukan korban bisa langsung berkoordinasi dengan kami. Karena memang kebanyakan para nelayan ini mencari ikan hingga ke kawasan pelayaran yang berdekatan dengan titik pencarian utama,” bebernya kepada media ini.

Ari Triyanto melanjutkan beberapa peralatan penunjang seperti rubber boat dan rigid boat juga diterjunkan dari Kota Tarakan ke Pulau Bunyu dengan beberapa personel Basarnas. Titik pencarian menurut Ari sangat jauh dari Pulau Bunyu.

“Jadi titik jatuhnya penumpang tersebut sekitar 50 km dari Pulau Bunyu, jadi memang kawasan pencarian kami tidak hanya fokus di satu titik saja. Tapi ke seluruh kawasan yang bedekatan. Kami juga berupaya berkoordinasi termasuk dengan memanfaatkan radio pantai kalau di pelayaran ialah mapel kepada seluruh kapal yang melintas di kawasan tersebut. Sehingga kalau ada informasi kapal-kapal yang melintas dapat menginfokan kepada petugas gabungan pencarian,” lanjutnya.

Untuk wacana di hari ketiga pencarian petugas gabungan akan kembali memperluas area pencarian korban. Ari Triyanto menambahkan untuk kendala Basarnas dan tim gabungan lainnya adalah lokasi titik pencarian yang cukup jauh.

“Alhamdulillah untuk kendala cuaca maupun ombak laut tidak ada kendala. Hanya jarak dari pos kami yang berada di Pulau Bunyu ke titik pencarian cukup jauh. Namun akan tetap akan kami upayakan, untuk percarian besok (hari ini) kami sudah ada titik pencarian bahkan untuk memperluas area penyisiran akan kami lakukan dan kami upayakan yang terbaik. Kalau pun dalam waktu tiga hari korban tidak juga kami temukan waktu pencarian akan ditambah menjadi satu pekan sesuai dengan prosedur pencarian,” tambahnya.

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 11:24

Tabung Gas dan Kompor Diamankan

TARAKAN- Untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran yang terjadi di…

Rabu, 19 Juni 2019 11:21

Baju Layak Pakai Diserbu Warga

TAK hanya bantuan makanan, namun bantuan pakaian bekas pun sudah…

Rabu, 19 Juni 2019 11:19

Usai Lebaran, Segini Nih Pendatang yang Tercatat Menetap di Kota Ini

BERDASARKAN data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, jumlah…

Rabu, 19 Juni 2019 11:13

Ini Cerita-Cerita di Balik Kebakaran di RT 15 Juata Laut

Kisah pilu dialami ratusan korban kebakaran di Juata Laut, Senin…

Rabu, 19 Juni 2019 11:10

Rencana Relokasi ke Tempat Layak

WAKIL Ketua DPRD Tarakan Muddain, S.T, yang hadir di lokasi…

Rabu, 19 Juni 2019 10:28

Drainase Ditumbuhi Tanaman Liar Sebabkan Banjir

TARAKAN - Karena drainase yang kecil serta dipenuhi banyak tanaman…

Rabu, 19 Juni 2019 10:22

Berharap Terbaik, Wali Kota Tanggung Tiket Atlet

TARAKAN – Pelaksanaan kejuaraan dunia yang akan dilaksanakan di Pontianak…

Selasa, 18 Juni 2019 12:26

2,5 Jam, 42 Rumah Ludes

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan melahap permukiman…

Selasa, 18 Juni 2019 12:24

Tabung Gas Mahal, Disdagkop Malah Bilang Minim Laporan

TARAKAN – Keberadaan LPG 3 kg di Kota Tarakan dikeluhkan…

Selasa, 18 Juni 2019 12:23

WAJIB..!! Ikan dari Malaysia Diwaspadai

TARAKAN - Menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*