MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 08 Juni 2019 10:30
PAYAH..!! Lebaran, Listrik PLN Makin Sering Padam
PENGAP: Saat salat Id listrik tiba-tiba padam, sehingga pengeras suara di masjid tidak berfungsi. Kondisi itu juga memicu suhu udara panas, menyusul alat pendingin ruangan yang berhenti berfungsi. ENAL/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, KEKECEWAAN warga terhadap pelayanan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan, semakin parah akibat listrik padam di momen Lebaran. Diungkapkan warga Kecamatan Sebatik, Rapik bahwa pelayanan PT PLN Rayon Nunukan semakin memburuk, karena di waktu yang tidak tepat listrik padam secara tiba-tiba. Pemadaman yang dilakukan hingga waktu yang cukup lama.

“Bayangkan sementara salat Id listrik tiba-tiba padam, waktu yang tidak tepat listrik padam saat umat muslim sementara merayakan hari kebesaran,” kata Rapik.

Menurutnya, listrik padam saat salat Id, pembesar suara di masjid ikut padam, karena tidak memiliki mesin genset, sebagai cadangan jika listrik tiba-tiba padam. Tanpa pengeras suara, jemaah yang berada di luar tidak mendengar apa yang disampaikan saat khatib.

Dia memperkirakan listrik padam sekira pukul 07.00 WITA dan baru dinyalakan saat pukul 14.00 WITA. Tentu para pelanggan banyak yang kecewa, karena di waktu itu sangat dibutuhkan listrik untuk keperluaan di hari Lebaran.

“Pastilah listrik dibutuhkan, misalnya menerima tamu tanpa kipas, atau alat pendingin lain pasti tidak nyaman karena sangat cuaca panas,” ujarnya.

Tanpa berhenti di situ, saat di hari Lebaran kedua atau Kamis (6/6), listrik kembali padam, bahkan hingga tiga kali pemadaman dilakukan dengan waktu yang cukup lama, sekira lima jam hingga enam jam, tanpa ada pemberitahuan dari PT PLN Rayon Nunukan.

“Di Aji Kuning Kecamatan Sebatik Tengah, listrik ikut padam. Sepertinya jika listrik padam berlaku se pulau Sebatik,” kata salah seorang warga Desa Aji Kuning, Kahar.

Menurutnya, PT PLN Rayon Nunukan, harus meningkatkan pelayanan kelistrikan di Sebatik, karena dapat dilihat ada pengecualian pemadaman dilakukan. Seperti di pusat kota tentu sangat jarang listrik padam.

Namun berbeda seperti di kecamatan, sehari listrik padam 2 kali hingga 3 kali, hal ini perlu dibenahi dan dipecahkan permasalahannya. Dikhawatirkan kekecewaan masyarakat terhadap PT PLN Rayon Nunukan semakin tak terbendung.

“Sementara ini para pelanggan masih belum bertindak, hanya kebanyakan mengeluh di medsos. Tapi jika seperti ini terus kondisinya, pasti ada tindakan dilakukan, bahwa tidak percaya pelayanan yang dilakukan PLN selama ini,” ujarnya.

Sementara, pihak PT PLN Rayon Nunukan yang bertugas di Sebatik, Agus Tristianto yang dikonfirmasi media ini enggan memberikan penjelasan secara rinci terkait pemadaman listrik, namun hanya menyampaikan terjadi permasalahan kabel listrik yang terbakar.

“Ada permasalahan kubikel, sehingga listrik padam dan harus dilakukan penormalan kembali,” singkat Agus Tristianto. (nal/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*