MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

OLAHRAGA

Senin, 03 Juni 2019 10:26
Atlet Menunggu Instruksi Pengurus
BELUM PERSIAPAN: Hardi (kiri), atlet angkat berat Tarakan belum melaksanakan persiapan meski kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) telah dekat. IST

PROKAL.CO, SATU lifter Tarakan yakni Hardi menjadi tumpuan Kaltara di setiap ajang kejuaraan nasional. Saat ini puluhan medali telah diraih Hardi sejak kiprahnya di olahraga angkat berat. Jika dipercaya tampil di PON 2020, Hardi pun harus bersiap untuk menghadapi kualifikasi yang akan dilaksanakan pada Agustus mendatang.

Namun hingga saat ini Hardi mengaku belum mendapatkan instruksi dari pengurus untuk melaksanakan persiapan ini. Hal ini dimungkinkan dengan belum diketahuinya anggaran untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara di 2019. Dari gambaran tersebut, Hardi pun pesimistis bisa tampil di PON 2020. Hal ini diakuinya karena tidak adanya persiapan khusus jelang kualifikasi PON. Berbeda dengan daerah lain yang telah melaksanakan pemusatan latihan. "Intinya kalau ditanya ikut atau tidak di Pra PON Agustus nanti sebenarnya masih ngambang. Pemerintah tidak ada perhatiannya terhadap dunia olahraga. Di beberapa daerah sudah melaksanakan pemusatan latihan sejak satu tahun yang lalu. Kita di Kaltara satu bulan pun belum, sedangkan sudah memasuki bulan Juni," jelasnya kepada media ini.

Hardi juga mengakui beberapa waktu lalu setelah mengetahui pelaksanaan kualifikasi PON untuk angkat berat dimajukan pada Agustus nanti, ia bergegas melaksanakan latihan secara rutin, namun dikarena tidak dilengkapi dengan vitamin serta suplemen yang cukup, Hardi mengalami cidera di bagian pinggang. "Sekarang tidak lagi latihan secara keras, karena tanpa suplemen sama saja kita membunuh diri sendiri. Kalau cedera seperti yang saya alami ini dengan siapa saya akan mengadu," bebernya.

Karena itu Hardi mengharapkan adanya perhatian pemerintah daerah maupun provinsi terhadap dunia olahraga. "Kalau saya hanya bisa meminta untuk tetap tidak mengenyampingkan dunia olahraga. Karena bagaimana pun kami berupaya membawa nama baik daerah maupun provinsi di kancah nasional maupun internasional.Menjelang pelaksanaan kualifikasi PON ini setidaknya pemerintah atau pengurus bisa memberikan apa yang dibutuhkan oleh atlet, jika menuntut atlet membawa pulang medali dan lolos di PON," ungkapnya. (puu/ash)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 10:24

Kapolda Cup Kembali Dilaksanakan

TARAKAN – Kapolda Kaltara kembali membantu pengembangan dan pembinaan olahraga…

Senin, 17 Juni 2019 09:03

Dapat Jatah Atlet di Popnas Papua

TARAKAN - Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang merupakan…

Jumat, 14 Juni 2019 11:02

E-SPORTS

PELAKSANAAN kejuaraan nasional Indonesia e-Sports Nasional Competion (IENC) putaran regional…

Kamis, 13 Juni 2019 12:51

Crosser Nasional Siap Turun di Nunukan

TARAKAN - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Utara akan menggelar…

Rabu, 12 Juni 2019 11:26

Banjir, Lifter Kaltara Gagal Latihan

TARAKAN – Banjir yang melanda Samarinda sejak sepekan terakhir berdampak…

Senin, 03 Juni 2019 12:17

Kaltara Tuan Rumah Sepak Bola Putri

TARAKAN - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 saat ini…

Senin, 03 Juni 2019 12:16

Cindy Yakin Lolos PON 2020

TARAKAN – Cindy, Atlet angkat berat asal Tarakan, Kalimantan Utara…

Senin, 03 Juni 2019 11:12

Berbagi Suplemen dengan Atlet Kaltim

TARAKAN – Belum adanya persiapan menghadapi kualifikasi PON dari cabang-cabang…

Senin, 03 Juni 2019 10:26

Atlet Menunggu Instruksi Pengurus

SATU lifter Tarakan yakni Hardi menjadi tumpuan Kaltara di setiap…

Jumat, 31 Mei 2019 10:30

Berupaya Pertahankan Gelar di PON

BEBERAPA cabang olahraga (cabor) dari Kalimantan Utara (Kaltara) berpotensi meraih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*