MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 26 Mei 2019 12:57
Tujuan Zonasi Baik Adanya, Tapi...

PROKAL.CO,  

TARAKAN- Pengamat pendidikan Kota Tarakan, Tajuddin Noor mengatakan bahwa pada dasarnya, sistem zonasi telah diterapkan pada 2 tahun lalu di Kota Tarakan.

Menurut Tajuddin sistem zonasi yang digunakan pihaknya dulu per kelurahan dengan pertimbangan penyebaran distribusi sekolah. “Kalau hanya dibatasi yang dekat, misalnya hanya RT tertentu, maka akan ada anak yang tidak kebagian karena mereka punya hak untuk memperoleh pendidikan,” ujarnya.

Tajuddin mengatakan bahwa sistem zonasi ini juga pernah dibahas Disdikbud bersama pemerintah pusat. Pada dasarnya, tujuan penerapan sistem zonasi baik adanya. Hal tersebut dilakukan dengan harapan ketidakadaannya sekolah favorit sehingga tidak adanya sekolah yang tersingkirkan.

 “Pandangan sekolah favorit itu harus dihapuskan. Tujuan pemerintah itu baik, agar paradigma masyarakat terhadap seluruh sekolah itu sama, dalam arti tidak ada lagi sekolah favorit dalam sistem pendidikan,” jelasnya.

Akan tetapi, karena pembangunan sekolah di Tarakan yang tidak merata ini pun membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan kesulitan, yang jika dibiarkan akan menjadi dampak yang buruk bagi masyarakat yang salah satu contohnya ialah orang tua sudah menjadi acuh tak acuh dengan hasil ujian anak.

 “Nampaknya memang masyarakat kita ini harus ada pemaksaan, dalam artian harus ada ketentuan yang mengikat sehingga mau tidak mau termotivasi untuk mewajibkan anak belajar dalam pelajaran tambahan dan seterusnya, karena ini sempat kami evaluasi,” tuturnya.

Meski dinyatakan baik, dalam penerapan sistem zonasi menurut Tajuddin, pemerintah berkewajiban untuk menyiapkan penyebaran sekolah dan tenaga pendidik yang merata. Menurut Tajuddin, angka partisipasi kasar (APK) di Tarakan saat ini terbilang cukup tinggi. Sehingga khusus sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tarakan menurutnya harus ditambah.

 “Saat ini kami memperkirakan, penyebaran penduduk itu kan di Karang Anyar, Selumit Pantai yang dikatakan padat. Paling tidak titik itulah yang perlu dipikirkan. Memang banyak dampak, dengan ini mobilitas masyarakat terhambat, arus lalu lintas pun bisa diatasi tidak terlalu padat, kerawanan anak pun semakin berkurang,” jelasnya.

Menurut Tajuddin, jika melihat perbandingan antara lulusan SD dengan ketersediaan SMP di Kota Tarakan masih terbilang sedikit. Sebab pertumbuhan penduduk di Kota Tarakan antara 3-4 persen per tahun.

 “Pertumbuhan penduduk tidak berbanding lurus dengan pertumbuhan infrastruktur sekolah, sehingga satu-satunya jalan adalah sekolah swasta,” katanya.

Faktanya, pendidikan di sekolah swasta terbilang mahal lantaran masyarakat selalu membandingkan antara sekolah negeri yang tidak berbayar dengan sekolah swasta yang berbayar. Namun menurut Tajuddin, tidak akan terjadi masalah di Tarakan jika masyarakat memilih untuk bersekolah di swasta apabila tidak diterima di sekolah negeri.

 “Tahun 2015 lalu, kami sempat sharing dengan DPRD untuk memberikan bantuan terhadap partisipasi masyarakat. Waktu itu masyarakat ada yang mau menempuh pendidikan di swasta, karena merasa terbantu. Tapi ini tergantung kondisi keuangan,” ucapnya.

Dalam hal ini, Tajuddin berharap agar dalam sistem zonasi pemerintah dapat mengambil langkah yakni dengan memberikan motivasi kepada anak untuk lebih giat dalam belajar, dan dapat berkompetisi dengan baik di lingkungan pelajar.

 “Zonasi itu positif, tapi harapan kami pemerintah segera membenahi sekolah itu baik infrastruktur, sarana prasarana dan ketersediaan guru,” ujarnya. (shy/lim)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 10:28

“Saya Kehilangan Orang Terbaik di Hidup Saya”

TARAKAN – Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun , ibunda…

Rabu, 26 Juni 2019 10:27

Larangan Aktivitas Bongkat Muat Kukuh Diberlakukan di Pelabuhan Ini

TARAKAN – Surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Kalimantan…

Rabu, 26 Juni 2019 10:24

Cegah Hoaks-Ujaran Kebencian dengan Komsos

TARAKAN – Upaya menjalin persatuan dan kesatuan untuk mempererat Kebhinekaan masyarakat…

Rabu, 26 Juni 2019 10:22

Kumpul Material Bekas untuk Membangun Gubuk

Petrunaila Inalaini atau lebih dikenal Mama Angel, yang kini membiayai…

Rabu, 26 Juni 2019 09:51

Jalan Rusak Parah, Ganggu Aktivitas Pengendara

TARAKAN – Badan Jalan Aki Balak, yang berada tepat di…

Rabu, 26 Juni 2019 09:41

Peminat Samsat Keliling Masih Minim

TARAKAN – Meski sudah dioperasikan, namun masyarakat yang membayar pajak…

Rabu, 26 Juni 2019 09:37

Tidak Ada Penerangan, Rawan Kecelakaan

TARAKAN - Tidak adanya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di…

Selasa, 25 Juni 2019 10:04

Antre dari Pagi, Demi Sekolah Baru

TARAKAN - Hari pertama Penerimaan Peserta Didik baru (PPDB) pada…

Selasa, 25 Juni 2019 10:02

Laporan Tahun Lalu Terdapat Silpa

TARAKAN – Rapat paripurna tentang laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD…

Selasa, 25 Juni 2019 10:00
Aktivitas Pengangkutan Buruh Dihentikan Sementara

“Bagaimana Kami Menafkahi Keluarga”

TARAKAN – Ratusan buruh Pelabuhan SDF Tarakan protes. Sejak dikeluarkannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*