MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 23 Mei 2019 13:57
UNTUNG SAJA..!! Petugas Sita 100 Life Jacket Tak Layak Pakai
DIAMANKAN: Puluhan life jacket yang disita petugas saat dilakukan pengecekan menjelang arus mudik lebaran 2019. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, class="m-3375683953010337741ydp63e82a74yiv9370466901ydpd0eeb171msonormal">TARAKAN- Meski sempat  mengamankan 47 life jacket tidak laik pakai pada Selasa (21/5) lalu, namun dipastikan untuk tahun ini jumlah life jacket tidak laik pakai yang diamankan mengalami penurunan dibandingkan 2017 dan 2018.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli KSOP Tarakan Syaharuddin mengungkapkan, pihaknya selalu rutin melakukan razia kelaikan life jacket sebelum adanya posko angkutan lebaran 2019. “Jadi kalau ada life jacket tidak laik pakai, akan kita suruh ganti sebelum speedboat berangkat. Jadi kita hanya berangkatkan penumpang sesuai dengan jumlah life jacket yang layak saja,” katanya.

Dijelaskannya, di tahun lalu pihaknya berhasil menyita 700 life jacket yang tidak laik pakai. Kemudian di tahun 2017, mencapai seribu lebih life jacket yang tidak laik pakai disita pihaknya. Sedangkan tahun ini, belum sampai 100 life jacket.

“Jadi, tingkat kesadaran pemilik untuk perawatan dan mengganti life jacket sudah baik dan sangat tinggi sekali, kalau dilihat dari tahun ke tahun mengalami penurunan jumlah life jacket yang diamankan,” bebernya.

Lebih lanjut diungkapkan Syaharuddin, untuk saat ini pihak belum bisa menunda keberangkatan speedboat reguler yang didapati ada life jacket yang tidak laik pakai. Namun, pihaknya akan memberangkatkan speedboat tersebut sesuai jumlah penumpang dengan life jacket yang laik pakai.

“Rata-rata mereka memiliki cadangan, jadi tinggal mengganti yang tidak baik dengan yang layak. Sehingga mencukupi dengan kapasitas yang akan berangkat, sesuai tiket yang terjual,” imbuhnya.

Kebanyakan life jacket yang ditemukan tidak laik pakai, kebanyakan sudah tidak bisa digunakan untuk mengapung di atas air. Sebenarnya, lanjutnya, life jacket ini memiliki jangka waktu pemakaian yang cukup lama, tinggal melihat dari segi perawatan saja. “Biasanya life jacket  itu ditaruh di atas, nanti pada saat akan dipakai baru diambil,” tutupnya.

Sementara itu, terkait lonjakan penumpang pada arus mudik Idulfitri tahun ini, Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan memprediksi Pelabuhan Tengkayu I (SDF) akan dipadati pemudik mulai H-7.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Tarakan, Syaharuddin mengatakan, kita berkaca dari tahun-tahun sebelumnya pada H-7 sudah terjadi lonjakan penumpang, sehingga untuk tahun ini pihaknya telah siap mengantisipasi lonjakan penumpang dengan memaksimalkan armada speedboat yang ada.

“Dari total 61 armada yang ada saat ini yang rutin beroperasi berjumlah 46 saja, dikarenakan kurangnya jumlah penumpang khususnya tujuan Malinau. Namun nanti seluruh armada yang ada akan dimaksimalkan ketika terjadi lonjakan penumpang,” ujarnya.

Sementara sejauh ini pelayaran di Pelabuhan Terngkayu I masih berjalan normal, tercatat pada H-15 ada 1.179 penumpang berangkat dari Tarakan dan 998 penumpang tiba di Tarakan. “Masih normal, pelayaran juga sejauh ini masih aman tidak ada kendala baik berkaitan dengan kendala teknis maupun kendala dikarenakan faktor cuaca,” tuturnya.

Bila ada kendala teknis ketika dalam pelayaran, pihaknya juga sudah mengimbau untuk berkoordinasi dengan stasiun radio pantai terdekat dan nakhoda kapal lain yang ada di dekatnya untuk memperoleh bantuan.

“Intinya saling koordinasi saja bila ada kendala di lapangan, kita juga sering membagikan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkaitan dengan kondisi cuaca setiap harinya. Bila ada cuaca buruk kita pasti imbau untuk berhati-hati bagi yang sedang berlayar atau menunda keberangkatannya sementara waktu,” ungkapnya.

Saat pewarta mendatangi Pelabuhan Tengkayu I, jumlah penumpang yang menunggu keberangkatan masih terlihat normal, tidak terlihat penumpukan jumlah penumpang di pelabuhan tersebut. “Kalau berangkat sekarang lebih aman, kalau mendekati hari H takut kehabisan tiket,” tutur Feny Suryanti penumpang tujuan Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Dirinya sengaja mengambil keberangkatan ke KTT pada H-14 tidak lain untuk lebih cepat berkumpul dengan keluarga. Terlebih dirinya tahun lalu tidak sempat pulang ke kampung halamannya. “Tahun lalu tidak sempat, jadi tahun ini jauh-jauh hari sebelum Idulfitri sudah ambil cuti terlebih dahulu, takutnya juga kehabisan tiket kalau mendekati hari H dan berdesak-desakan dengan penumpang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Lidiansyah penumpang tujuan Tanjung Selor memang berencana berangkat pada H-14 karena kebetulan ada tugas dari kantor, sehingga memanfaatkan momen tersebut untuk pulang ke kampung halamannya. “Nanti kalau sudah kelar, saya langsung cuti dan merayakan Idulfitri bersama keluarga,” bebernya. (zar/jnr/eza)

 

 

 

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 11:24

Tabung Gas dan Kompor Diamankan

TARAKAN- Untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran yang terjadi di…

Rabu, 19 Juni 2019 11:21

Baju Layak Pakai Diserbu Warga

TAK hanya bantuan makanan, namun bantuan pakaian bekas pun sudah…

Rabu, 19 Juni 2019 11:19

Usai Lebaran, Segini Nih Pendatang yang Tercatat Menetap di Kota Ini

BERDASARKAN data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, jumlah…

Rabu, 19 Juni 2019 11:13

Ini Cerita-Cerita di Balik Kebakaran di RT 15 Juata Laut

Kisah pilu dialami ratusan korban kebakaran di Juata Laut, Senin…

Rabu, 19 Juni 2019 11:10

Rencana Relokasi ke Tempat Layak

WAKIL Ketua DPRD Tarakan Muddain, S.T, yang hadir di lokasi…

Rabu, 19 Juni 2019 10:28

Drainase Ditumbuhi Tanaman Liar Sebabkan Banjir

TARAKAN - Karena drainase yang kecil serta dipenuhi banyak tanaman…

Rabu, 19 Juni 2019 10:22

Berharap Terbaik, Wali Kota Tanggung Tiket Atlet

TARAKAN – Pelaksanaan kejuaraan dunia yang akan dilaksanakan di Pontianak…

Selasa, 18 Juni 2019 12:26

2,5 Jam, 42 Rumah Ludes

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan melahap permukiman…

Selasa, 18 Juni 2019 12:24

Tabung Gas Mahal, Disdagkop Malah Bilang Minim Laporan

TARAKAN – Keberadaan LPG 3 kg di Kota Tarakan dikeluhkan…

Selasa, 18 Juni 2019 12:23

WAJIB..!! Ikan dari Malaysia Diwaspadai

TARAKAN - Menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*