MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Mei 2019 12:39
Bursa pada Pilkada Kaltara
Undunsyah Cooling Down, Laura Dua Periode
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara terus menguat. Dari sejumlah nama yang bermunculan, tiga di antaranya masih menjabat kepala daerah aktif.  Mereka adalah Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si,  Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dan Dr. Undunsyah, M.H, M.Si, selaku bupati Tana Tidung.

Menanggapi itu, Bupati Tana Tidung H. Undunsyah, masih enggan berkomentar banyak. "Saya belum bisa berkomentar soal itu, biarlah berjalan apa adanya. Kita cooling down saja ya," kata Undunsyah, kemarin (20/5).

Namun dirinya mengaku sangat bersyukur masyarakat Kaltara menginginkannya untuk maju di Pilgub. "Nanti pada saatnya, kami akan tetapkan dan kami putuskan, saat ini cooling down dulu, " tuturnya. Cooling down yang dimaksud Undunsyah adalah menenangkan diri sehingga dapat menimbang-nimbang dengan cermat sebelum mengambil suatu keputusan.

Sementara Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menegaskan, hanya ingin fokus dan berkonsentrasi dengan pekerjaannya sebagai orang nomor satu di Nunukan. "Saya belum berpikiran untuk ke sana (Pilgub) karena jadi bupati saja belum beres. Doakan saja semoga dua periode," kata Laura, sapaan akrabnya.

Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si,  juga masih belum berkenan berkomentar soal Pilgub yang mengaitkan dirinya.  "Marilah kita ikuti proses dan prosedurnya. Saya orang pemerintah, berpengalaman dalam birokrasi dan politik, sudah merasakan bagaimana menjadi pemimpin itu tidak mudah, jadi harapan saya kepada masyarakat Kaltara pilihlah seorang pemimpin yang tepat bagi kemajuan Kaltara dalam artian bukan bekerja di kantor saja. Tapi bagaimana men-spirit-kan (menyemangatkan) pembangunan Kaltara yang dihuni penduduk beraneka ragam ini," beber Yansen.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Demokrat ini belum mau membocorkan soal figur yang bakal diusung partainya. "Setelah dilantik nanti baru ada mekanismenya. Intinya apa pun pertanyaannya atau yang menjadi pertanyaan masyarakat jawabanya sangat sederhana yaitu semua prosesnya akan dilanjutkan sesuai aturan yang berlaku. Pastinya Demokrat akan berkoalisi,” tukasnya.

 

HASIL PILEG, BAWASLU SIAPKAN DATA

Proses penetapan hasil Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada 22 Mei 2019 nanti, tetap akan dikawal Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Bawaslu Tarakan Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki hasil pengamatan. Pada dasarnya, Bawaslu hanya merupakan pihak terkait ketika muncul keberatan dari pasangan calon maupun peserta pemilu. “Jadi kalau misalnya ada yang keberatan, maka yang harus siap betul itu adalah KPU untuk menghadapi hal tersebut. Tapi bukan berarti kami berpangku tangan, cuma peran kami hanya sebagai pihak terkait kalau sudah berbicara tentang hasil pemilu,” bebernya.

Berbeda jika menyangkut tentang dugaan pelanggaran administrasi. Menjadi domain Bawaslu. Namun jika telah masuk dalam ranah hasil pemilu, maka akan menjadi kewenangan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Di MK itu yang digugat adalah KPU, Bawaslu hanya sebagai pihak terkait. Itu pun kalau MK hanya meminta Bawaslu sebagai pihak terkait. Kalau misalnya MK tidak membutuhkan informasi Bawaslu, maka Bawaslu tidak perlu menyampaikan apapun ke MK, kecuali ada pihak yang meminta seperti KPU,” jelasnya.

Untuk itu, Sulaiman menegaskan, jika telah sampai pada tahapan penetapan hasil Pemilu, maka Bawaslu tidak masuk yang digugat tetapi pihak terkait. Nah, jelang persiapan penetapan hasil Pemilu yang akan diselenggarakan pada 22 Mei 2019 nanti, Sulaiman menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan, yakni hasil penetapan Pemilu telah dikumpul oleh pihaknya dan dirapikan. Sehingga jika dibutuhkan, pihaknya akan menjelaskan dengan menggunakan data.

“Kalau ada persoalan, kami sudah ada data. Kami punya data bukan angka, tapi hasil pengawasan, itu bedanya kami dengan KPU, misalnya yang dipersoalkan di TPS tertentu, kami akan menjelaskan proses pengawasan di TPS yang digugat,” tegasnya. (sur/shy/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 10:32

PPDB, Orangtua Hampir Pingsan Menunggu Antrean

TARAKAN – Hari kedua pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di…

Rabu, 26 Juni 2019 10:28

“Saya Kehilangan Orang Terbaik di Hidup Saya”

TARAKAN – Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun , ibunda…

Rabu, 26 Juni 2019 10:27

Larangan Aktivitas Bongkat Muat Kukuh Diberlakukan di Pelabuhan Ini

TARAKAN – Surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Kalimantan…

Rabu, 26 Juni 2019 10:24

Cegah Hoaks-Ujaran Kebencian dengan Komsos

TARAKAN – Upaya menjalin persatuan dan kesatuan untuk mempererat Kebhinekaan masyarakat…

Rabu, 26 Juni 2019 10:22

Kumpul Material Bekas untuk Membangun Gubuk

Petrunaila Inalaini atau lebih dikenal Mama Angel, yang kini membiayai…

Rabu, 26 Juni 2019 09:51

Jalan Rusak Parah, Ganggu Aktivitas Pengendara

TARAKAN – Badan Jalan Aki Balak, yang berada tepat di…

Rabu, 26 Juni 2019 09:41

Peminat Samsat Keliling Masih Minim

TARAKAN – Meski sudah dioperasikan, namun masyarakat yang membayar pajak…

Rabu, 26 Juni 2019 09:37

Tidak Ada Penerangan, Rawan Kecelakaan

TARAKAN - Tidak adanya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di…

Selasa, 25 Juni 2019 10:04

Antre dari Pagi, Demi Sekolah Baru

TARAKAN - Hari pertama Penerimaan Peserta Didik baru (PPDB) pada…

Selasa, 25 Juni 2019 10:02

Laporan Tahun Lalu Terdapat Silpa

TARAKAN – Rapat paripurna tentang laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*