MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 20 Mei 2019 12:52
Minim Penyiringan Tanah, Timbunan Terbawa Air
MINIM PENYIRINGAN JALAN: Warga RT 59, Kelurahan Karang Anyar inisiatif membuat siring darurat dari karung berisikan tanah. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN -  Beberapa item pembangunan di lingkungan RT 59, Kelurahan Karang Anyar, yang diusulkan melalui agenda rutin tahunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang), masih sangat jauh dari kata terealisasi.

Ya, seperti perawatan drainase dan perbaikan jalan, termasuk penyiringan yang diupayakan Ketua RT setempat. Bila lingkungan lainnya mengeluhkan kerusakan konstruksi semenisasi, lain halnya dengan lingkungan RT 59, Kelurahan Karang Anyar, tepatnya daerah Jalan Lapangan ini.

400 meter panjangnya Jalan Binuang Indah, sama sekali belum tersentuh semenisasi. Dari warga setempat berinisiatif menimbun badan jalan dengan tanah timbunan. Tak hanya badan jalan yang masih bertekstur tanah, jalan ini pun belum disiring.

“Yang disemenisasi juga sudah rusak. Tapi masih ada juga jalan kami yang belum disemen. Kami saja yang timbun, tapi kalau hujan dibawa air tanahnya,” terang Ketua RT 59, Yunus Rompon Loto.

Dari warga setempat pun membuat jembatan darurat. Namun tidak adanya siring di sisi kanan dan kiri badan jalan. Alhasil ketika diguyur hujan, ikut amblas.

Diperparah dengan drainase tersumbat, air pun meluap ke badan jalan. Maklum termasuk daerah rawan banjir, tanah timbunan pun terbawa air. Adapula warga yang inisiatif membuat siring jalan dari karung yang berisikan tanah.

“Di situ kita swadaya gorong-gorong, tapi kalau mau perbaiki jalannya kan pasti butuh dana yang besar,” katanya.

Dengan demikian, ia sangat mendukung program kerja dari pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Khairul-Effendhi. Menurutnya rencana pembagian dana alokasi khusus untuk masing-masing lingkungan RT bukan hal yang tidak mungkin.

“Bisa saja, yang penting dari pemerintah saja yang mengatur. Mungkin tidak langsung Rp 200 juta, tapi kalau memang Rp 50 juta atau Rp 100 juta. Karena ada lingkungan yang belum prioritas,” jelasnya.

Tentu ia berharap program kerja pemerintah kota ini dapat terlaksana sebagaimana mestinya. Sehingga anggaran yang dialokasikan dapat diperuntukkan pembangunan-pembangunan prioritas di lingkungan tersebut. “Semoga terealisasi,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 10:32

PPDB, Orangtua Hampir Pingsan Menunggu Antrean

TARAKAN – Hari kedua pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di…

Rabu, 26 Juni 2019 10:28

“Saya Kehilangan Orang Terbaik di Hidup Saya”

TARAKAN – Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun , ibunda…

Rabu, 26 Juni 2019 10:27

Larangan Aktivitas Bongkat Muat Kukuh Diberlakukan di Pelabuhan Ini

TARAKAN – Surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Kalimantan…

Rabu, 26 Juni 2019 10:24

Cegah Hoaks-Ujaran Kebencian dengan Komsos

TARAKAN – Upaya menjalin persatuan dan kesatuan untuk mempererat Kebhinekaan masyarakat…

Rabu, 26 Juni 2019 10:22

Kumpul Material Bekas untuk Membangun Gubuk

Petrunaila Inalaini atau lebih dikenal Mama Angel, yang kini membiayai…

Rabu, 26 Juni 2019 09:51

Jalan Rusak Parah, Ganggu Aktivitas Pengendara

TARAKAN – Badan Jalan Aki Balak, yang berada tepat di…

Rabu, 26 Juni 2019 09:41

Peminat Samsat Keliling Masih Minim

TARAKAN – Meski sudah dioperasikan, namun masyarakat yang membayar pajak…

Rabu, 26 Juni 2019 09:37

Tidak Ada Penerangan, Rawan Kecelakaan

TARAKAN - Tidak adanya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di…

Selasa, 25 Juni 2019 10:04

Antre dari Pagi, Demi Sekolah Baru

TARAKAN - Hari pertama Penerimaan Peserta Didik baru (PPDB) pada…

Selasa, 25 Juni 2019 10:02

Laporan Tahun Lalu Terdapat Silpa

TARAKAN – Rapat paripurna tentang laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*