MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 Mei 2019 10:01
Masjid Darussalam, Tertua di Karang Anyar

Masjid-Masjid Tua di Kota Tarakan (Bagian-10)

PADAT JEMAAH: Suasana Masjid Darussalam yang terletak di Jalan Seroja Kelurahan, Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Bagi warga yang biasa melintas di Jalan Seroja, Kelurahan Karang Anyar, mungkin masjid ini tidaklah asing. Masjid yang letaknya tepat di pinggir jalan ini, sangat muda ditemui. Masjid Darussalam, masjid yang konon merupakan masjid tertua di Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat mencatat sejarah panjang.

 

AGUS DIAN ZAKARIA

 

LUASNYA tak seberapa, hanya sekira 15 x 20 meter. Berlantai 2. Didirikan pada tahun 1947. Dulunya hanya sebuah surau atau yang lebih dikenal dengan istilah langgar.

Moh. Yusuf Mardi, pengurus masjid mengungkap lahan tempat berdirinya masjid. Tanah wakaf seorang warga setempat. Meski demikian, masjid ini baru diresmikan tahun 1977. "Memang di Karang Anyar ini dulu belum ada masjid. Jadi ini dulu sudah 30 tahun difungsikan baru diubah menjadi masjid tahun 1977 dan saat itu belum ada satu pun masjid di Kelurahan Karang Anyar," ujar Yusuf, kemarin (17/5).

Nama Darussalam sendiri, merupakan nama seorang tokoh warga setempat yang berperan besar dalam mengurus tanah tempat berdirinya masjid tersebut. Meski bukanlah seorang yang mewakafkan tanahnya, tokoh tersebut dianggap berperan besar pada proses pembangunan masjid.

"Kenapa namanya Masjid Darussalam, karena dulu yang mengurus wakaf tanah ini namanya Bapak Salam. Sehingga nama masjid ini Darussalam yang artinya keselamatan. Supaya orang yang beribadah di masjid ini senantiasa diberi keselamatan dunia dan akhirat," jelasnya.

Berdiri pasca invasi tentara Jepang, kawasan masjid ini memang dari dulu dikenal padat penduduk. "Di sini merupakan pusat ibadah masyarakat Tarakan Barat khususnya Karang Anyar. Banyak yang meyakini masjid ini merupakan masjid tertua di Tarakan Barat karena di tahun itu kawasan ini masih satu-satunya kawasan permukiman padat," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga tertua setempat sekaligus salah satu pemerhati Masjid Darussalam H. Margono mengungkapkan, lahan masjid dulunya lebih luas dengan yang ada sekarang ini. Seiring pembangunan jalan, sebagian lahan masjid dipangkas. "Masjid ini dulu ukurannya lebih besar dari yang sekarang. Dulu itu masjid ini sampai ke jalan umum di depan. Tapi karena ada kepentingan pemerintah sekitar tahun 70-an untuk melebarkan jalan, sehingga masjid ini terpotong. Kira-kira 3 meter untuk kepentingan jalan umum," tuturnya.

Sedikitnya masjid ini telah melewati 6 tahap renovasi sejak saat pertama kali didirikan. Sehingga bentuk masjid yang dahulu sangatlah jauh berbeda seperti sekarang yang kapasitasnya dapat menampung 600 jemaah.

"Dulu bentuknya bisa dibilang lucu karena bagian depan langgar sama sekali tidak memiliki ventilasi udara seperti jendela. Jadi dulu bagian depan masjid hanya pintu saja. Kapasitasnya 600 jamaah ukurannya 10 kali 15 meter. Kalau salat hari biasa itu bisa sampai 5 atau 6 saf," terangnya.

Hingga saat ini masjid ini memiliki tradisi berbeda pada masjid lainnya. Ialah kegiatan menjaga silahturahmi yang dilangsungkan pada minggu pagi. Di masjid ini, setiap minggu pagi jemaah diwajibkan berkumpul memenuhi masjid untuk berbincang-bincang sambil menyantap sajian makanan dari iuran warga. Hal itu dilakukan karena masyarakat setempat percaya lewat perkumpulan, solidaritas masyarakat dalam menjaga silahturahmi tetap terjaga.

“Itu dilakukan selama Ramadan. Minggu pagi kami mengadakan kegiatan silahturahmi jemaah masjid. Jadi minggu pagi kami berkumpul di sini menikmati sarapan sambil berbincang-bincang. Istilahnya untuk menjalin silahturahmi saja," pungkas H. Margono. (***/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 11:24

Tabung Gas dan Kompor Diamankan

TARAKAN- Untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran yang terjadi di…

Rabu, 19 Juni 2019 11:21

Baju Layak Pakai Diserbu Warga

TAK hanya bantuan makanan, namun bantuan pakaian bekas pun sudah…

Rabu, 19 Juni 2019 11:19

Usai Lebaran, Segini Nih Pendatang yang Tercatat Menetap di Kota Ini

BERDASARKAN data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, jumlah…

Rabu, 19 Juni 2019 11:13

Ini Cerita-Cerita di Balik Kebakaran di RT 15 Juata Laut

Kisah pilu dialami ratusan korban kebakaran di Juata Laut, Senin…

Rabu, 19 Juni 2019 11:10

Rencana Relokasi ke Tempat Layak

WAKIL Ketua DPRD Tarakan Muddain, S.T, yang hadir di lokasi…

Rabu, 19 Juni 2019 10:28

Drainase Ditumbuhi Tanaman Liar Sebabkan Banjir

TARAKAN - Karena drainase yang kecil serta dipenuhi banyak tanaman…

Rabu, 19 Juni 2019 10:22

Berharap Terbaik, Wali Kota Tanggung Tiket Atlet

TARAKAN – Pelaksanaan kejuaraan dunia yang akan dilaksanakan di Pontianak…

Selasa, 18 Juni 2019 12:26

2,5 Jam, 42 Rumah Ludes

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan melahap permukiman…

Selasa, 18 Juni 2019 12:24

Tabung Gas Mahal, Disdagkop Malah Bilang Minim Laporan

TARAKAN – Keberadaan LPG 3 kg di Kota Tarakan dikeluhkan…

Selasa, 18 Juni 2019 12:23

WAJIB..!! Ikan dari Malaysia Diwaspadai

TARAKAN - Menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*