MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 15 Mei 2019 10:52
Disdikbud Investigasi Aktor Video Perundungan
DIINVESTIGASI DISDIKBUD: Potongan video adegan pemukulan yang dilakukan gadis berusia muda diduga di salah satu lokasi di Tarakan. REPRO

PROKAL.CO, TARAKAN - Kasus video perkelahian sekaligus perundungan terhadap pelajar yang viral di media sosial, dipastikan berasal dari Kota Tarakan. Dikemukakan Plt. Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Disdikbud Tarakan Wiranto.

“Kalau lihat videonya itu, lokasinya di Bukit Cinta dan itu ada di Tarakan. Itu anak Tarakan enggak mungkin orang lain,” terang Wiranto, Selasa (14/5).

Berdasarkan hasil pengamatan Radar Tarakan, dalam video tersebut menceritakan tentang seorang orang anak gadis berbaju oranye yang awalnya hanya membentak anak berbaju hitam dengan mengenakan celana olahraga sekolah. Kemudian gadis berbaju oranye tersebut memukul dan menendang gadis berbaju hitam. Di akhir video gadis berbaju oranye bersama rekannya membuka hijab gadis berbaju hitam dan meminta untuk membuka baju hingga terlihat pakaian dalam.

Menanggapi hal tersebut, Wiranto menjelaskan bahwa dirinya merasa sedih dengan tingkah yang dilakukan para pelajar tersebut. Untuk itu, langkah yang akan dilakukan pihaknya ialah berkoordinasi bersama pihak sekolah dan pihak terkait untuk melakukan pembinaan terhadap siswa yang dimaksud.

“Yang utama ini adalah mencari dulu keberadaan anak ini. Karena lokasinya ini di sekitar SMPN 5, jadi kemungkinan tidak jauh lokasinya di situ. Nanti akan kami usut, kalau ketahuan akan kami tindaklanjuti,” bebernya.

Jika benar, siswa tersebut merupakan pelajar Kota Tarakan, Disdikbud akan melihat tentang seberapa jauh tindak kekerasan yang dilakukan. Kemudian dilakukan pembinaan dengan harapan agar siswa tersebut tetap dapat bersekolah.

“Kalau diperhatikan anak-anak itu adalah anak SMP, atau bisa juga anak SMA. Kami akan lakukan investigasi,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, mengatakan bahwa pihaknya harus melihat akar masalah lebih dulu, sebab karakter anak didik dipengaruhi oleh keadaan rumah, lingkungan dan sekolah.

"Jadi kalau sering melihat kekerasan di rumah, lingkungan atau sekolah, akan memengaruhi anak. Anak kecil begini tentu ada contoh," bebernya.

Meski belum diketahui kejelasan video tersebut, namun Khairul berharap agar siswa yang dimaksud bukanlah siswa asal Tarakan. Kendati demikian, Khairul menginginkan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dapat melakukan investigasi dan tidak membiarkan hal tersebut terjadi kembali.

Sebab pada dasarnya pendidikan karakter menjadi salah satu bagian penting bangsa Indonesia. Namun jika terjadi terus menerus, Khairul menginginkan adanya tindakan administratif dari pihak sekolah dengan mengikutsertakan orang tua siswa yang bersangkutan, sebab ini merupakan tanggung jawab moral dari orang tua.

"Saya menginstruksikan kepada Disdikbud untuk lakukan investigasi. Miris jika melihat kekerasan dilakukan anak-anak," tegasnya.

Melalui hak tersebut Khairul menyatakan bahwa kasus perkelahian siswa akan dijadikan evaluasi sekaligus konten materi pendidikan, sebab persoalan pembangunan karakter perlu dilakukan.

"Saya akan minta laporan hasil investigasinya," pungkasnya. (shy/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 12:24

Penyesuaian TBA Dinilai Tak Relevan

Harga tiket pesawat masih mahal? Demikian yang dirasakan sejumlah calon…

Senin, 27 Mei 2019 12:23

Ini Rute Laut Paling Banyak Diminati Warga Tarakan

ANTISIPASI lonjakan arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1440 H/2019,…

Senin, 27 Mei 2019 12:21

Darul Istiqomah, Mirip Masjid Sunan Ampel

Posisinya di pinggir jalan raya, Jalan Jenderal Sudirman. Pusat kota.…

Senin, 27 Mei 2019 12:20

BPJS Kesehatan Bukber dan Santuni Anak Panti

Buka bersama tim Sahur dan Bukber Yuk (SBY) Radar Tarakan…

Senin, 27 Mei 2019 12:19

Kriteria Balon PDIP, Mau Bersinergi

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membeberkan telah memiliki tiga kriteria…

Senin, 27 Mei 2019 11:52

Oknum Polisi Divonis 8 Tahun Penjara

TARAKAN- Dituntut 17 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider…

Senin, 27 Mei 2019 11:50

Kapolres Ajak Tokoh Agama Redam Isu Hoaks

TARAKAN- Usai pemilihan umum (pemilu) 2019, Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira…

Senin, 27 Mei 2019 11:39

Tidak Temukan Takjil Berbahaya

TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengimbau kepada masyarakat yang…

Senin, 27 Mei 2019 11:35

Badan Jalan Hingga Penutup Drainase Rusak

TARAKAN – Kerusakan jalan di Gang Jembatan Kuning, RT 43,…

Senin, 27 Mei 2019 10:50

Dipaksa Zonasi, tapi Pembangunan Tak Merata

TARAKAN - Sistem zonasi yang diterapkan dalam dunia pendidikan, masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*