MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 15 Mei 2019 10:50
Pipa Bocor di Bawah Bangunan THM

Produksi Minyak 300 bpd Terhenti

PIPA BOCOR: Petugas Pertamina EP menutupi bekas minyak yang bocor dari pipa di WKP, Kampung Satu Skip, Tarakan Tengah, kemarin (14/5). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pipa milik Pertamina EP yang berada di Jalan Pulau Flores, Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan mengalami kebocoran. Pipa yang diketahui bocor tepat di dekat salah satu tempat hiburan malam (THM) terjadi sejak Senin (13/5) malam. Legal and  RelationPT Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field Sarah Yunita mengungkapkan, pihaknya yang menerima informasi terkait kebocoran pipa tersebut langsung mengambil tindakan, yang bersifat pencegahan tanggap darurat pertama.

“Pertama kami menutup salah satu sumur PAM 759. Tapi untuk lokasi tidak hanya satu sumur saja, tapi ada 7 sumur,” ungkapnya.

Diakuinya, ketujuh sumur yang berada di lokasi tersebut masih aktif dan tiap harinya bisa menghasilkan 300 barel minyak. Diketahui pipa yang bocor tersebut berada tepat di bawah bangunan THM. Adapun tindakan pertama yang dilakukan oleh Pertamina, yaitu pemasangan saluran pembuangan dengan tujuan agar minyak tumpah tersebut tidak menyebar lagi. Tidak hanya itu, untuk menghindari adanya warga yang melewati lokasi bocornya pipa, Pertamina memasang safety line atau garis pembatas.

“Kami juga kasih skimmer di situ atau kami sedot minyak yang tumpah. Kemudian kami akan bersihkan dengan menaruh semacam detergen,” bebernya.

Meski sudah melakukan penanganan, pihaknya mengakui penanganan tersebut masih bersifat sementara. Untuk penanganan menyeluruh, pipa yang mengalami kebocoran harus diperbaiki. Tidak hanya itu, Pertamina juga belum bisa memastikan terkait penyebab dari kebocoran pipa tersebut. Ditambah lagi, posisi pipa yang bocor berada tepat di bawah bangunan, sehingga menyulitkan pihaknya untuk melakukan tindakan investigasi menyeluruh.

“Kalau kami melihat segi keamanan di industri migas, wilayah itu masuk dalam wilayah kerja atau lebih dikenal dengan Wilayah Kerja Pertambangan (WKP). Di atas WK seharusnya tidak ada bangunan apa pun,” imbuhnya.   

Adanya bangunan di atas pipa tersebut juga memengaruhi kondisi pipa dan bisa menjadi penyebab bocornya pipa, lantaran beban bangunan tersebut. Kemudian, lanjut Sarah, pipa tersebut diketahui sudah berusia puluhan tahun. “Jadi satu-satunya untuk memperbaiki itu harus dibongkar. Untuk kedalaman pipanya kami belum tahu, karena pipanya lama dan kontur tanah bisa berubah-ubah,” imbuhnya.

Akibat dari kejadian tersebut, pihaknya tidak bisa memungkiri adanya kerugian negara yang ditimbulkan. Apalagi ketujuh sumur yang berada di lokasi tersebut masih aktif. Lantaran adanya beberapa bangunan yang berdiri di sekitar WKP juga sangat memengaruhi Pertamina dalam melakukan perawatan terhadap pipa-pipa tersebut.

“Kalau melihat dari keselamatan WKP sendiri, aturan tahun 1990 itu dari kepala sumur minimal 50 meter tidak ada kegiatan panas, api atau yang menimbulkan bahaya,” jelas Sarah.

Diketahui pipa yang mengalami kebocoran tersebut memiliki diameter 2 inci. Terhadap adanya sejumlah bangunan dan pemukiman warga di lokasi WKP, Pertamina nantinya akan berkoordinasi lagi dengan Pemkot Tarakan. Apalagi pihaknya saat ini hanya bisa melakukan tindakan sementara. “Mereka (pihak THM) meminta pipanya dipindah, tapi kami tidak mungkin memindahkan karena ini adalah barang milik negara. Kami sebagai Pertamina hanya operator dan pengelola kemudian tidak mungkin untuk memindahkan,” bebernya.

Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan resmi, sehingga jika mendapatkan laporan dari PT Pertamina pihaknya akan melakukan koordinasi untuk menyelesaikan hal tersebut. “Itulah sebabnya kenapa dilarang mendirikan bangunan di atas WKP yang aktif, persoalannya seperti ini kalau dilanggar,” bebernya.

Tak hanya permasalahan rembesan minyak, namun jika membangun di atas WKP, akan membahayakan nyawa manusia, misalnya terjadi ledakan gas dan sebagainya. Namun faktanya hingga kini masih banyak bangunan yang didirikan di atas WKP.

“Sampai sekarang juga belum ada informasi yang disampaikan kepada kami. Kalau tidak dilaporkan, ya kami tidak tahu apa problemnya, apakah bisa menyelesaikan sendiri atau perlu bantuan dari Pemerintah Kota Tarakan. Kalau bisa diselesaikan sendiri kan bagus, tapi kalau butuh bantuan dari Pemkot, ya kami harus bantu karena ini untuk kepentingan negara,” ujarnya.

Budi, pengelola THM Rindu Malam menuturkan, kejadian pipa bocor tersebut berawal terjadi pada Senin (13/5) lalu sekitar pukul 16.00 WITA dan sempat dilakukan perbaikan oleh Pertamina. Namun keesokan harinya, hanya berjarak meter lagi pipa tersebut mengalami kebocoran. Diakui, bangunan yang ia dirikan sejak 2009 lalu juga pernah mengalami hal yang asama 2015 lalu. Kemudian ini adalah kejadian yang kedua kali tersebut. “Dulu tidak pernah ada kebocoran lagi. Dalam pipanya itu ada satu meter,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya menyerahkan perbaikan tersebut kepada Pertamina. “Pipanya ini dari zaman Belanda. Nanti spekulasi dia (Pertamina) mau bongkar atau memindahkan,” singkatnya. (shy/zar/lim)

 


BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 12:23

Ini Rute Laut Paling Banyak Diminati Warga Tarakan

ANTISIPASI lonjakan arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1440 H/2019,…

Senin, 27 Mei 2019 12:21

Darul Istiqomah, Mirip Masjid Sunan Ampel

Posisinya di pinggir jalan raya, Jalan Jenderal Sudirman. Pusat kota.…

Senin, 27 Mei 2019 12:20

BPJS Kesehatan Bukber dan Santuni Anak Panti

Buka bersama tim Sahur dan Bukber Yuk (SBY) Radar Tarakan…

Senin, 27 Mei 2019 12:19

Kriteria Balon PDIP, Mau Bersinergi

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membeberkan telah memiliki tiga kriteria…

Senin, 27 Mei 2019 11:52

Oknum Polisi Divonis 8 Tahun Penjara

TARAKAN- Dituntut 17 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider…

Senin, 27 Mei 2019 11:50

Kapolres Ajak Tokoh Agama Redam Isu Hoaks

TARAKAN- Usai pemilihan umum (pemilu) 2019, Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira…

Senin, 27 Mei 2019 11:39

Tidak Temukan Takjil Berbahaya

TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengimbau kepada masyarakat yang…

Senin, 27 Mei 2019 11:35

Badan Jalan Hingga Penutup Drainase Rusak

TARAKAN – Kerusakan jalan di Gang Jembatan Kuning, RT 43,…

Senin, 27 Mei 2019 10:50

Dipaksa Zonasi, tapi Pembangunan Tak Merata

TARAKAN - Sistem zonasi yang diterapkan dalam dunia pendidikan, masih…

Senin, 27 Mei 2019 10:49

Tenang di Sungai Ancam

WEEKEND menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan. Momen itu bisa menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*