MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 15 Mei 2019 10:37
Rombongan Malaysia Hingga Kini Masih Diminati
PILIHAN ALTERNATIF: Pakaian bekas asal Malaysia sangat diminati warga Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Aktifitas penjualan pakaian bekas atau masyarakat Nunukan menyebutnya Rombengan Malaysia (Roma) tetap menjadi primadona terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari pantauan media ini sejak pagi, aktivitas di tempat penjualan pakaian bekas yang ada di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Nunukan Utara mulai dipadati warga sekira pukul 09.00 Wita. Bahkan, mulai dari kalangan pegawai negeri hingga pengusaha juga terlihat keluar masuk dari satu toko ke toko lainnya.

Herman yang merupakan warga Jalan Sei Bilal, Kelurahan Nunukan Barat mengatakan terkadang dirinya geram jika setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu terlambat datang. Dikarenakan hari tersebut barang yang baru datang dibuka. “Istilahnya itu buka baru, jadi kita kalau lambat sedikit, bisa tidak kebagian barang yang bagus,” ujarnya.

Selain itu, Muklis salah seorang penjual yang ditemui media ini mengakui penjualan sepatu bekas banyak peminatnya di Nunukan. Selain harganya murah barang yang dibutuhkan mudah didapatkan, dengan berbagai macam model dan juga kualitas yang bagus. “Saya sudah 10 tahun berjualan rombengan, jadi keinginan warga Nunukan untuk membeli barang bekas jenis sepatu dan tas tinggi. Saya sudah tahu jenis dan model apa yang harus saya pesan dari Tawau Malaysia,” ucap Muhlis ketika ditemui di tokonya.

Menurut Muklis, walaupun barang seperti sepatu yang dijual berjenis barang bekas, tapi peminat tetap ramai yang membeli, sebab barang yang dijual masih sangat layak untuk digunakan. “Terutama pegawai-pgawai juga sering datang beli sepatu olahraga ditempat saya, karena memang sepatu masih layak pakai, walaupun bekas,” tambah Miklis

Ditempat berbeda, Evi yang merupakan pedagang baju dan celana mengaku ada peningkatan penjualan barang miliknya selama Ramadan, khususunya lagi ketika hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Dari berjualan rombengan, penghasilan evi pun mampu mencapai hingga Rp 4 juta per bulan. “Ya, kalau barang banyak yang minat pasti banyak yang beli. Penghasilan memang tidak menentu, biasa bisa mencapai Rp 4 juta, biasa juga di atasnya atau malah dibawahnya,” beber Evi. (raw/fly)


BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 12:09

Puluhan Desa Terancam Tak Terima ADD

NUNUKAN – Dari 232 desa yang dimiliki Kabupaten Nunukan, hanya…

Senin, 27 Mei 2019 12:00

Ikut Mudik, Kadang Lewat Jalur ‘Samping’

NUNUKAN – Kebiasaan pekerja buruh migran Indonesia (PMI) yang ingin…

Senin, 27 Mei 2019 11:59

Daya Beli Rendah, Tapi Klaim Penghasilan Warganya Tinggi

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid tak menampik…

Senin, 27 Mei 2019 11:54

Mudik dengan Kapal Swasta Masih Normal

NUNUKAN – Arus mudik mulai terlihat di Pelabuhan Tunon Taka,…

Senin, 27 Mei 2019 11:51

Kurir Akui Simpan Sabu Dalam Perut

NUNUKAN – Seorang kurir narkotika golongan satu jenis sabu yang…

Senin, 27 Mei 2019 10:36

Sulit Koordinasi, Bupati Akui Kecewa

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengaku kecewa…

Senin, 27 Mei 2019 10:35

Lonjakan Penumpang Baru 10 Persen

NUNUKAN – Mendekati hari raya Idulfitri, belum ada lonjakan penumpang…

Senin, 27 Mei 2019 09:46

PMI Diprediksi Lebaran di Rusunawa

NUNUKAN – Sejumlah pekerja buruh migran Indonesia (PMI) hingga kini …

Jumat, 24 Mei 2019 10:34

Puluhan CJH Terancam Batal Berangkat

NUNUKAN – Meskipun dapat tambahan kuota sebanyak 200 orang, namun…

Jumat, 24 Mei 2019 10:34

Makan Kue Bersama Usai Tarawih di Masjid

NUNUKAN - Warga perbatasan di Sebatik punya tradisi lain di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*