MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 10 Mei 2019 12:03
Disdag Pastikan LPG 3 Kg Tak Langka
BUKAN UNTUK WARGA MAMPU: Disdag Nunukan meminta agar warga mampu dan tidak punya hak untuk menggunakan LPG 3 kg yang sudah jelas tertulis di setiap tabung hanya untuk warga miskin, tidak lagi menggunakannya. DOK

PROKAL.CO, NUNUKAN – Jeritan terjadinya kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) sudah bukan hal yang baru lagi. Bahkan, di sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) juga merasakannya. Apalagi warga yang ada di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.

Namun, kondisi kelangkaan itu justru dibantah Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan Andi Joni. Ia mengatakan, kelangkaan itu terjadi bukan karena barang tersebut tak mencukupi. Namun, barang yang disubsidi pemerintah untuk warga miskin itu digunakan oleh warga yang mampu. “Bahkan, yang teriak-teriak bilang langka itu banyak yang tidak berhak menggunakannya. Apalagi sampai posting-posting status di media sosial,” kata Andi Joni kepada media ini.

Pejabat yang baru saja dilantik untuk menduduki posisi penuh masalah di Disdag ini meminta agar warga mampu dan tidak punya hak untuk menggunakan LPG 3 kg yang sudah jelas tertulis di setiap tabung hanya untuk warga miskin itu tidak lagi menggunakannya. Sebab, jika itu dilakukan, sama saja telah merampas hak orang miskin. “Sudah ada LPG 5,5 kg dan 12 kg dari Pertamina. Harusnya itu yang digunakan. Bukan yang ukuran 3 kg itu,” tegasnya.

Disebutkan, kuota LPG 3 kg yang dimiliki itu mencapai 30 ribu tabung. Kedatangannya dua kali dalam sebulan jika cuaca mendukung. Tapi, jika ada halangan, hanya terlambat beberapa hari saja. Sementara, warga miskin dan yang memiliki usaha mikro kecil menengah hanya sekitar 20 ribu orang. Jadi, jika memang benar untuk disuplai ke mereka, maka sangat-sangat mencukupi. Bahkan, bisa berlebih. “Bagi warga miskin, penggunaan LPG 3 kg itu paling lama 20 hari. Dua LPG bisa 40 hari. Jadi, belum habis LPG di rumahnya, stok ke pangkalan resmi itu sudah datang lagi. Jadi, tidak ada langkanya,” sebutnya.

Selama ini, yang menggunakan LPG 3 kg itu lebih banyak warga mampu. Bahkan, ada juga yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Padahal, bukan hak mereka. Makanya, agen harus lebih tegas ke pangkalan resmi atau sub agen sebagai penyalur terakhir kepada warga. “Bisa diperhatikan jika ada pangkalan yang buka. Siapa saja yang antri diberikan. Jadi, biar satu keluarga antri dapat juga. Makanya, prosesnya penyaluran dari pangkalan itu memang harus diawasai dengan betul,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) 2, Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Muktar SH tak menampik persoalan LPG 3 kg yang terjadi di Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan saat ini. Ia mengatakan, satgas pengawasan LPG 3 kg tinggal menunggu surat keputusan (SK) ditandatangani Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. “Tinggal ditanda tangan saja SK-nya. Rencana kami, sebelum Ramadan sudah selesai dan tinggal aksi saja,” ujar Muktar saat dikonfirmasi kemarin.

Ia membeberkan, satgas LPG 3 kg yang dibentuk ini akan menyisir semua pengecer yang tidak memiliki izin menjual. Mereka diminta mengembalikan dimana pangkalan resmi tempat mereka membelinya. Sementara pihak pangkalan, diminta membeli kembali sesuai dengan harga yang dijualkannya. “Jadi, hak orang miskin itu dikembalikan. Jika tidak, ada sanski tegas menanti,” pungkasnya. (oya/fly)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 09:58

Hujan Deras Terus Terjadi hingga Juli

NUNUKAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memprediksi…

Rabu, 26 Juni 2019 09:57

Kehabisan Cara Mencari Solusi Listrik

NUNUKAN – Persoalan listrik hingga kini belum menemukan solusi terbaik.…

Rabu, 26 Juni 2019 09:54

Kuota Penuh Bagi Pendaftar Anak TKI

NUNUKAN – Kuota tak mencukupi, sejumlah anak yang memiliki orang…

Rabu, 26 Juni 2019 09:54

Kuota Penuh Bagi Pendaftar Anak TKI

NUNUKAN – Kuota tak mencukupi, sejumlah anak yang memiliki orang…

Rabu, 26 Juni 2019 09:45

Tiga Bulan, 1,8 Kg Sabu Dimusnahkan

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan kembali memusnahkan barang bukti…

Selasa, 25 Juni 2019 09:58

Mahasiswa Asal Sebatik Wisudawan Terbaik

NUNUKAN – Tiga tahun kuliah di Tiongkok, akhirnya membuahkan hasil…

Selasa, 25 Juni 2019 09:46

Curah Hujan Tinggi, Jembatan Putus

NUNUKAN – Akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Senin…

Selasa, 25 Juni 2019 09:38

Dua Bangunan FasumTerancam Mangkrak

NUNUKAN – Dua bangunan fasilitas umum (fasum) milik pemerintah yang…

Selasa, 25 Juni 2019 09:37

Konsulat Imbau Pekerja Migran Indonesia Waspada Penculikan

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada…

Selasa, 25 Juni 2019 09:35

Rombel Dibuka Sesuai Kemampuan Sekolah

NUNUKAN – Rombongan belajar (rombel) setiap Sekolah Menengah Atas (SMA)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*