MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 April 2019 10:33
Berharap Alokasi Anggaran Terealisasi
BERLUBANG: Salah satu titik jalan di lingkungan RT 59, Kelurahan Karang Anyar semenisasinya hancur. Konstruksi besi bermunculan di permukaan badan jalan. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Menikmati jalan mulus belum sepenuhnya dirasakan warga RT 59, Kelurahan Karang Anyar, daerah Lapangan. Mulai semenisasi hancur dan berlubang, hingga jalan yang sama sekali belum tersentuh pengaspalan ataupun semenisasi.

Dikatakan Ketua RT 59, Yunus Rompon Loto, jalan yang sama sekali belum tersentuh semenisasi sepanjang 400 meter. Tepatnya di Jalan Binuang Indah.

Kemudian di titik lainnya, meski sudah disemenisasi tetapi jalan mulus nampaknya tidak dirasakan oleh warga setempat. Bagaimana tidak, kondisi badan jalan saat ini justru berlubang dan konstruksi besinya muncul di badan jalan.

“Ada yang sama sekali belum disemenisasi. Tapi yang disemenisasi juga sudah berlubang lagi,” terangnya.

Sembari menunggu perbaikan jalan dari pemerintah, biasanya warga setempat pun berinisiatif melakukan swadaya. Entah itu menimbun jalan, atau memperbaiki seadanya termasuk pengadaan gorong-gorong.

Namun lain lagi jika perbaikan jalan dilakukan secara berswadaya. Selain masih ada titik jalan yang sama sekali belum disemenisasi, kerusakan pun banyak di titik lainnya. Ia pun memperkirakan butuh anggaran yang lebih besar dari kemampuan warganya.

“Itu butuh dana besar, agak susah juga karena ekonomi warga menengah ke bawah,” katanya.

Lantas bagaimana ia menanggapi program kerja unggulan wali kota? Menurutnya pemerintah kota dapat merealisasikan itu, meski dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lingkungan RT.

“Bisa saja, yang penting dari pemerintah mengatur. Kita tidak mungkin langsung dikasih Rp 200 juta, tapi kalau memang Rp 50 juta atau Rp 100 juta. Karena kebutuhan anggaran masing-masing lingkungan RT itu berbeda, dan memang ada yang lebih diprioritaskan,” lanjutnya.

Bukan tidak mungkin jika pemerintah kota mengupayakannya. Tentu besar harapannya wacana pemerintah alokasikan anggaran dapat terealisasi untuk pembangunan di lingkungan RT masing-masing.

“Mudahan terealisasi,” harapnya singkat. (*/one/udn)

 


BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 12:24

Penyesuaian TBA Dinilai Tak Relevan

Harga tiket pesawat masih mahal? Demikian yang dirasakan sejumlah calon…

Senin, 27 Mei 2019 12:23

Ini Rute Laut Paling Banyak Diminati Warga Tarakan

ANTISIPASI lonjakan arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1440 H/2019,…

Senin, 27 Mei 2019 12:21

Darul Istiqomah, Mirip Masjid Sunan Ampel

Posisinya di pinggir jalan raya, Jalan Jenderal Sudirman. Pusat kota.…

Senin, 27 Mei 2019 12:20

BPJS Kesehatan Bukber dan Santuni Anak Panti

Buka bersama tim Sahur dan Bukber Yuk (SBY) Radar Tarakan…

Senin, 27 Mei 2019 12:19

Kriteria Balon PDIP, Mau Bersinergi

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membeberkan telah memiliki tiga kriteria…

Senin, 27 Mei 2019 11:52

Oknum Polisi Divonis 8 Tahun Penjara

TARAKAN- Dituntut 17 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider…

Senin, 27 Mei 2019 11:50

Kapolres Ajak Tokoh Agama Redam Isu Hoaks

TARAKAN- Usai pemilihan umum (pemilu) 2019, Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira…

Senin, 27 Mei 2019 11:39

Tidak Temukan Takjil Berbahaya

TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengimbau kepada masyarakat yang…

Senin, 27 Mei 2019 11:35

Badan Jalan Hingga Penutup Drainase Rusak

TARAKAN – Kerusakan jalan di Gang Jembatan Kuning, RT 43,…

Senin, 27 Mei 2019 10:50

Dipaksa Zonasi, tapi Pembangunan Tak Merata

TARAKAN - Sistem zonasi yang diterapkan dalam dunia pendidikan, masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*