MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 April 2019 10:04
UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan
Plt Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Disdikbud Kota Tarakan, Wiranto. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta di Kota Tarakan yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), pada 22 April hingga 25 April mendatang.

Namun berbeda dari tahun sebelumnya. Pelaksanaan UNBK pada Senin (22/4) mendatang bersamaan dengan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk tingak sekolah dasar (SD).

Dijelaskan Plt Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tarakan, Wiranto, UNBK tingkat SMP dilaksanakan selama empat hari yang terhitung mulai 22 April 2019. Sementara USBN di tingkat SD dilaksanakan selama tiga hari.

“Tidak hanya SMP tapi SD juga. Jadi SMP itu UNBK selama empat hari, dan SD itu USBN selama tiga hari,” terangnya kepada Radar Tarakan saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (18/4).

Untuk pelaksanaan UNBK diikuti 30 SMP negeri dan swasta yang ada di Tarakan. 30 sekolah tersebut pun siap melaksanaan ujian berbasis komputer, meski tujuh di antaranya harus menumpang di sekolah lain demi pelaksanaan UNBK ini. Tujuh di antaranya ini merupakan dua SMP negeri dan lima SMP swasta.

“SMP N 11 numpang di SMPN 10, dan SMP N 12 ke SMK N 2. Yang swasta ada SMP Citra Bangsa ke SMP N 8, SMP Frater Don Bosco, ada SMP Budi Utomo bersama SMP Ibnu Abbas dan SMP Plus Tahfiz Quran numpang ke SMP N 7,” bebernya.

Ketujuh sekolah ini menumpang lantaran belum memiliki sarana komputer. Dalam persiapan menjelang pelaksanaan UNBK, di masing-masing ruangan disediakan dua komputer cadangan. Sebagai bentuk antisipasi apabila dalam pelaksanaan UNBK, komputer rusak atau error.

“Kasus listrik padam yang buat kita khawatir karena tidak semua sekolah punya genset. Kita juga sudah koordinasi dan menyurati PLN, untuk membantu kelancaraan UNBK ini,” jelasnya.

Apalagi dalam satu sekolah, ada yang melaksanakan UNBK dibagi menjadi tiga sesi. Sehingga untuk meminimalisir jika ada gangguan atau menghambat pelaksanaan UNBK, terpaksa sekolah tersebut mengikuti ujian susulan.

“Kalau satu sesi mungkin masih bisa waktunya molor. Tapi kalau ada sekolah yang melaksanakan dua atau tiga sesi, mau tidak mau ujian susulan. Karena kalau tiga sesi itu selesainya jam setengah 6 sore,” katanya.

Kemudian upaya lainnya untuk meminimalisir kendala UNBK, Disdikbud pun telah mengimbau kepada pihak sekolah agar memiliki sikap inisiatif.

Dalam artian, setidaknya panitia pelaksanaan ujian dapat memantau peserta ujian. Apabila terlambat atau mengalami kendala lainnya. Setidaknya dari pihak sekolah memiliki nomor telepon orang tua atau wali murid di rumah yang bisa dihubungi.

“Paling tidak sekolah cepat tanggap terhadap anak yang terlambat atau kena musibah. Gurunya harus menyusul ke rumah murid, atau paling tidak sekolah punya nomor telepon orang tua murid di rumah,” jelasnya.

Berkaca dari pengalaman tahun lalu, terdapat satu siswa di SMP Negeri 6 Tarakan yang mengikuti ujian dalam kondisi kurang fit. Dalam hal ini, ia pun mengimbau agar sekolah berkoordinasi dengan orang tua murid, memantau aktivitas dan kesehatan anak.

“Tahun lalu ada anak sakit, jadi ujiannya tidak bergabung dengan teman-temannya di kelas tapi di ruang UKS. Tapi masih bisa ikut ujian. Berkaitan dengan belajar dan menjaga kesehatan kita ingatkan terus melalui sekolah,” lanjutnya.

Meski nilai bukan penentu atau standar kelulusan, tetapi nilai menjadi tolak ukur untuk menentukan sekolah.

“Harapannya tetap bekerjasama antar orang tua, anak dan sekolah bagaimana kita mencerdaskan anak dan meningkatkan kualitas mutu,” tutupnya. (*/one/lim)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 12:24

Penyesuaian TBA Dinilai Tak Relevan

Harga tiket pesawat masih mahal? Demikian yang dirasakan sejumlah calon…

Senin, 27 Mei 2019 12:23

Ini Rute Laut Paling Banyak Diminati Warga Tarakan

ANTISIPASI lonjakan arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1440 H/2019,…

Senin, 27 Mei 2019 12:21

Darul Istiqomah, Mirip Masjid Sunan Ampel

Posisinya di pinggir jalan raya, Jalan Jenderal Sudirman. Pusat kota.…

Senin, 27 Mei 2019 12:20

BPJS Kesehatan Bukber dan Santuni Anak Panti

Buka bersama tim Sahur dan Bukber Yuk (SBY) Radar Tarakan…

Senin, 27 Mei 2019 12:19

Kriteria Balon PDIP, Mau Bersinergi

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membeberkan telah memiliki tiga kriteria…

Senin, 27 Mei 2019 11:52

Oknum Polisi Divonis 8 Tahun Penjara

TARAKAN- Dituntut 17 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider…

Senin, 27 Mei 2019 11:50

Kapolres Ajak Tokoh Agama Redam Isu Hoaks

TARAKAN- Usai pemilihan umum (pemilu) 2019, Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira…

Senin, 27 Mei 2019 11:39

Tidak Temukan Takjil Berbahaya

TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengimbau kepada masyarakat yang…

Senin, 27 Mei 2019 11:35

Badan Jalan Hingga Penutup Drainase Rusak

TARAKAN – Kerusakan jalan di Gang Jembatan Kuning, RT 43,…

Senin, 27 Mei 2019 10:50

Dipaksa Zonasi, tapi Pembangunan Tak Merata

TARAKAN - Sistem zonasi yang diterapkan dalam dunia pendidikan, masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*