MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 April 2019 10:01
Dari Pakaian Adat Hingga Seragam Pramuka Lengkap Hiasi TPS

Melihat Lebih Dekat Keunikan TPS di Pemilu 2019

TPS UNIK: Petugas di TPS menggunakan pakaian adat dengan tujuan menarik partisipasi masyarakat dalam memilih pada Pemilu 2019. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu serentak 2019. Beberapa TPS di wilayah Provinsi Kalimantan Utara didesain seunik mungkin. Dan itu di antaranya di TPS 09, 08 dan 02 Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara.

RACHMAD RHOMADHANI

PEMILU serentak 17April 2019 ini diketahui merupakan pesta demokrasi yang menjadi tonggak sejarah di negeri ini. Tak lain, karena pada pemilu ini digelar secara serentak antara Pilpres ataupun Pileg.

Maka, tak jarang dalam pelaksanaannya di lapangan, TPS yang menjadi pusat awal dalam partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya dirancang dengan sebaik mungkin.

Namun, adakalanya TPS tak hanya sekedar sebuah rancangan yang baik. Melainkan, didesain dengan seunik mungkin dengan tujuan menarik partisipasi masyarakatnya.

Dan itu seperti di TPS 09, 08 dan 02, Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara. Yang mana, ketiga TPS itu dibuat unik dan berbeda di antaranya lainnya.

“Unik ya,’’ itulah ucapan yang kerap terdengar saat masyarakat hendak memasuki ruang TPS itu.

Adapun, pengertian unik di sini lantaran di TPS itu seluruh petugas TPS menggunakan pakaian adat. Dan adatnya itu pun tidak satu ataupun dua saja jenisnya. Melainkan, cukup banyak.

Ada adat Jawa, Dayak, Sunda dan Bugis. Sehingga masyarakat yang hendak berkunjung pun terkadang saling berdiskusi sejenak dengan menggunakan bahasa daerahnya masing-masing sesuai pakaian adatnya.

Sehingga terkadang hal itu menjadi pemandangan menarik akan keberagaman adat, suku dan budaya masing-masing daerah.

Monggo (silahkan) pak,’’ ucap salah seorang petugas di TPS seraya meminta pemilih memasuki ruangan TPS yang berada di Jalan Kemuning. Ini tentunya, sembari pemilih sebelumnya menunjukkan C6 dan identitas dirinya.

Saat itu, petugas di TPS yang menggunakan pakaian adat itu pun memberikan sambutan hangat oleh setiap pemilih. Bahkan, dengan ramahnya menunjukkan tentang tahapan-tahapannya. Dan ada juga yang harus didampingi lantaran tak mampu sendiri.

“Boleh kami dari petugas KPPS yang dampingi ke bilik suara,’’ kata petugas di TPS.

Alhasil, satu persatu masyarakat sebagai pemilih akhirnya menggunakan hak pilihnya dengan baik seluruhnya. Bahkan, hingga pukul 12.00 Wita, TPS itu masih cukup padat. Artinya, target dalam meningkatkan partisipasi pemilih dengan desain unik itu berhasil.

“Alhamdulillah, selain untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Sebenarnya ini untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan dan Bhineka Tunggal Ika,’’ ucap Taufik Purboyo selaku Ketua PPS Desa Karang Agung.

Adapun, tak hanya keberagaman pakaian adat di TPS itu. Yang mana, di TPS lainnya pun ada TPS yang semua anggotanya menggunakan pakaian pramuka lengkap. Dan untuk pelayanan pemilih pun tak ubahnya pada TPS dengan pakaian adat.

Hanya, di TPS dengan seragam pramuka lengkap ini masyarakat seolah dibuat jauh lebih disiplin. Sebab, pramuka ini salah satunya mengajarkan suatu kedisiplinan.

“Ini memang kreasi dari masing-masing TPS di sini. Ya, seperti inilah sedikit keunikannya,’’ ucap Taufik kembali.

Lebih lanjut, sebagai apresiasi setiap TPS yang sudah berupaya menampilkan akan keunikannya. Yang mana, nantinya masing-masing akan diberikan suatu penghargaan tersendiri. Sehingga para petugas di TPS dapat terus bersemangat dalam mengawal jalannya pesta demokrasi ini.

“Kita akan beri penghargaan atas upaya dan kreativitasnya masing-masing TPS itu,’’ katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami mengatakan, keunikan setiap TPS itu dibolehkan. Asal, tidak sampai sifatnya berlebihan. Bahkan, pihaknya mendukung sepenuhnya.

“Syukur jika memang masing-masing TPS unik diberikan penghargaan,’’ ungkapnya kala itu.

Namun, lanjutnya, pria yang akrab disapa Bang Surya ini mengharapkan setiap TPS dapat dengan baik menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan dan perundang-undangan.

“TPS ini menjadi pusat awal pemilih untuk menggunakan hak pilihnya. Mari, kita jadikan TPS ini aman dan nyaman bagi mereka,’’ pungkasnya. (***/udn)

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 12:18

Satu Parpol Gugat KPU ke MK

TANJUNG SELOR – Pasca rekapitulasi penetapan perolehan suara secara nasional…

Senin, 27 Mei 2019 12:16

Ahli Waris Kubur Jangan Seenaknya..!!

TANJUNG SELOR – Kepala Seksi Pertamanan pada Dinas Perumahan Rakyat…

Senin, 27 Mei 2019 12:15

Pemprov Perlu Penuhi Tiga Syarat

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe B…

Senin, 27 Mei 2019 12:14

Gubernur Sebut Tak Masalah DPRD Diisi Wajah Baru

TANJUNG SELOR - Meski belum ada penetapan secara resmi dari…

Senin, 27 Mei 2019 12:13

Mudik Lebaran, PNS Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas

TANJUNG SELOR – Seperti tahun sebelumnya, tahun ini Pemerintah Kabupaten…

Senin, 27 Mei 2019 12:11

Ditreskrimsus Tak Gentar MN Tempuh Praperadilan

TANJUNG SELOR – Praperadilan yang dilayangkan pemohon MN ke termohon…

Senin, 27 Mei 2019 12:10

Kajian Pemindahan Ibu Kota Terkendala Anggaran

TANJUNG SELOR – Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Penelitian…

Senin, 27 Mei 2019 10:41

Dua Investor Mulai Lakukan Pembebasan Lahan KIPI

TANJUNG SELOR – Beberapa rencana mega proyek di Kalimantan Utara…

Senin, 27 Mei 2019 10:40

Jadwal Penetapan Hasil Pemilu Terancam Mundur

TANJUNG SELOR – Penetapan rekapitulasi suara secara nasional suara pemilihan…

Senin, 27 Mei 2019 10:39

Lima Kecamatan Terapkan Sistem Zonasi PPDB

TANJUNG SELOR – Jika pada tahun 2018 sistem zonasi Penerimaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*