MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 April 2019 10:00
Eksikusi Mati Tunggu Putusan PK
Kepala Seksi Intelijen Kejari Bulungan, Denny Iswanto. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Sejak di vonis hukuman mati oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia  (MA RI), hingga saat ini terpidana Arman Suyuti alias Bang Toyib masih menunggu putusan Peninjauan Kembali (PK) oleh MA.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan Denny Iswanto  menjelaskan, mengenai eksekusi mati, itu sudah menjadi kewenangan Kejaksaan Agung (Kejagung), karena putusan kasasi MA terhadap terpidana adalah hukuman mati.

"Karena keputusannya  hukuman  mati maka kewenangan untuk mengeksekusi ada Kejagung," ungkap Denny kepada Radar Kaltara kala ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/4).

Hingga saat ini terpidana masih berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  kelas II Balikpapan sembari menunggu putusan PK. Hingga saat ini Kejari hanya bisa  menunggu hasil keputusan PK tersebut.

"Saat ini kita hanya bisa menunggu saja, apakah keputusan tetap di hukum mati atau keputusan lainya," bebernya.

Menyoal kapan PK turun, pihak Kejari tidak bisa memastikan, karena semua keputusan sepenuhnya sudah menjadi kewenangan MA. Sebelumnya, sidang PK telah diselengarakan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor pada 11 Oktober 2018, dalam proses sidang itu dihadiri juga oleh penasihat hukum terpidana dan Jaksa Penuntut Umum Kejari Bulungan.

"Keputasan kasasi tetap menguatkan tuntutan JPU," jelasnya.

Terpidana sendiri terbukti melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana secara tanpa hak menyerahkan narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 lima gram dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Sesaui dengan pasal 114 ayat 2  juncto (jo) pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) nomor 35 tahun 2009, pasal 3 UU nomor 8 tahun 2010 jo pasal 65 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan acaman pidana hukuman mati.

"Ini merupakan kasus pertama yang diterima Kejari dengan vonis hukuman mati," ujarnya.

Adapun untuk barang bukti (BB), sesuai keputusan MA menguatkan tuntutan JPU yaitu seluruh BB dirampas untuk negara, dan ada juga yang dimusnahkan.

"Untuk bb yang diperoleh dari tindak pidana narkotika dan memiliki nilai ekonomis dirampas untuk negara, sedangkan BB sabu dirampas untuk dimusnahkan," pungkasnya. (*/jai/udn)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 12:18

Satu Parpol Gugat KPU ke MK

TANJUNG SELOR – Pasca rekapitulasi penetapan perolehan suara secara nasional…

Senin, 27 Mei 2019 12:16

Ahli Waris Kubur Jangan Seenaknya..!!

TANJUNG SELOR – Kepala Seksi Pertamanan pada Dinas Perumahan Rakyat…

Senin, 27 Mei 2019 12:15

Pemprov Perlu Penuhi Tiga Syarat

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe B…

Senin, 27 Mei 2019 12:14

Gubernur Sebut Tak Masalah DPRD Diisi Wajah Baru

TANJUNG SELOR - Meski belum ada penetapan secara resmi dari…

Senin, 27 Mei 2019 12:13

Mudik Lebaran, PNS Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas

TANJUNG SELOR – Seperti tahun sebelumnya, tahun ini Pemerintah Kabupaten…

Senin, 27 Mei 2019 12:11

Ditreskrimsus Tak Gentar MN Tempuh Praperadilan

TANJUNG SELOR – Praperadilan yang dilayangkan pemohon MN ke termohon…

Senin, 27 Mei 2019 12:10

Kajian Pemindahan Ibu Kota Terkendala Anggaran

TANJUNG SELOR – Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Penelitian…

Senin, 27 Mei 2019 10:41

Dua Investor Mulai Lakukan Pembebasan Lahan KIPI

TANJUNG SELOR – Beberapa rencana mega proyek di Kalimantan Utara…

Senin, 27 Mei 2019 10:40

Jadwal Penetapan Hasil Pemilu Terancam Mundur

TANJUNG SELOR – Penetapan rekapitulasi suara secara nasional suara pemilihan…

Senin, 27 Mei 2019 10:39

Lima Kecamatan Terapkan Sistem Zonasi PPDB

TANJUNG SELOR – Jika pada tahun 2018 sistem zonasi Penerimaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*