MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 April 2019 09:53
Warga Kerap Terganggu Aroma Sampah
MASALAH: Lokasi depo Sebengkok Waru dianggap berada di titik strategis aktivitas. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Keberadaan depo sampah yang terletak di area strategis jalan, menimbulkan keluhan warga RT 26 Kelurahan Sebengkok. Pasalnya, warga  terganggu karena aroma menyengat saat sampah mengalami keterlambatan pengangkutan.

Warga setempat Sholikin mengungkapkan, pengangkutan sampah di depo tersebut tidak rutin, akibatnya sampah sering membludak hingga tercecer sampai ke badan jalan. Alhasil masyarakat setempat menjadi terganggu karena aroma sampah yang sangat menyengat.

"Ini baru diangkut, kadang sampai 2 hari atau tunggu penuh sekali baru diambil. Masalahnya depo ini letaknya di area strategis jalan, tempat bertemunya aktivitas, jadi kalau sampahnya penuh orang-orang sangat terganggu sekali," ujarnya, kemarin (18/4).

Selain mengganggu aktivitas masyarakat, aroma sampah tersebut juga mengganggu proses belajar-mengajar pada Taman Kanak-kanak (TK) yang berada di sekitarnya. Selain itu, tidak jarang jadi penyebab muncul banyaknya lalat. Sehingga masyarakat mengkhawatirkan lalat tersebut akan membawa penyakit bagi warga sekitar.

Yasmin (30) Sseorang guru mengungkapkan, banyaknya lalat dari sampah, kerap beterbangan memasuki area sekolah. Sehingga ia menghawatirkan lalat tersebut akan menempel pada makanan dan menyebabkan muridnya sakit. "Lalatnya itu sampai ke sini apalagi kalau habis hujan, kita kan menyiapkan makanan buat murid, kadang ada saja lalat datang kalau pas makan. Takutnya kalau dia menempel di makanan anak-anak bisa diare," akunya khawatir.

Sementara itu, Budiman selaku Ketua RT setempat mengatakankan, sebenarnya warga bukanlah orang yang tidak bersyukur dengan fasilitas yang tersedia. Hanya saja keberadaan depo yang letaknya berdekatan dengan aktivitas warga, memiliki masalah tersendiri bagi kenyamanan warga sekitar. Sehingga, dengan kondisi tersebut ia kerap bingung mencari solusinya. Mengingat pada kawasan tersebut, tidak ada lahan kosong jika memang ia harus meminta melakukan pemindahan depo kepada pemerintah.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan kami fasilitas untuk menampung sampah. Hanya saja semakin hari keluhan warga semakin bertambah. Belum lagi keluhan pengendara lewat kalau sampah terlambat diangkut. Tapi walaupun begitu, kami sulit juga mencari solusinya. Makanya sampai sekarang kami belum melakukan pengajuan di Musrenbang untuk masalah ini," tuturnya.

Walau demikian, ia berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar selalu rutin dalam melakukan pengangkutan sampah. Menurutnya, dengan begitu aroma menyengat yang mengganggu masyarakat dapat dicegah. Meski demikian, ia mengaku tetap berupaya memberikan pengertian bagi warga agar tidak terus menyalahkan letak depo tersebut.

"Harapan saya itu, untuk Dinas Lingkungan Hidup supaya rutin untuk mengambil sampah. Jangan pula, sudah penuh sampai ke jalan baru datang. Kasihan warga dan pengendara yang lewat karena aromanya. Apalagi kalau habis hujan. Karena saya pikir dengan mengangkut rutin sekali atau dua kali sehari, itu dapat mencegah aroma menyengat yang menganggu aktivitas," tuntasnya. (*/zac/fly)

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 12:23

Ini Rute Laut Paling Banyak Diminati Warga Tarakan

ANTISIPASI lonjakan arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1440 H/2019,…

Senin, 27 Mei 2019 12:21

Darul Istiqomah, Mirip Masjid Sunan Ampel

Posisinya di pinggir jalan raya, Jalan Jenderal Sudirman. Pusat kota.…

Senin, 27 Mei 2019 12:20

BPJS Kesehatan Bukber dan Santuni Anak Panti

Buka bersama tim Sahur dan Bukber Yuk (SBY) Radar Tarakan…

Senin, 27 Mei 2019 12:19

Kriteria Balon PDIP, Mau Bersinergi

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membeberkan telah memiliki tiga kriteria…

Senin, 27 Mei 2019 11:52

Oknum Polisi Divonis 8 Tahun Penjara

TARAKAN- Dituntut 17 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider…

Senin, 27 Mei 2019 11:50

Kapolres Ajak Tokoh Agama Redam Isu Hoaks

TARAKAN- Usai pemilihan umum (pemilu) 2019, Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira…

Senin, 27 Mei 2019 11:39

Tidak Temukan Takjil Berbahaya

TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengimbau kepada masyarakat yang…

Senin, 27 Mei 2019 11:35

Badan Jalan Hingga Penutup Drainase Rusak

TARAKAN – Kerusakan jalan di Gang Jembatan Kuning, RT 43,…

Senin, 27 Mei 2019 10:50

Dipaksa Zonasi, tapi Pembangunan Tak Merata

TARAKAN - Sistem zonasi yang diterapkan dalam dunia pendidikan, masih…

Senin, 27 Mei 2019 10:49

Tenang di Sungai Ancam

WEEKEND menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan. Momen itu bisa menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*