MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 April 2019 09:46
Idolakan Joko Widodo, Ada yang Prediksi Prabowo Menang

Pemilu di UPT Panti Terpadu Harapan Kita

SALURKAN HAK PILIH: Hanya dua embah di panti jompo, UPT Panti Terpadu Harapan Kita yang mencoblos. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Antusias embah-embah di panti jompo, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti Terpadu Harapan Kita, terletak di Jalan Senarai III, Juata Permai, Tarakan Utara tak kalah semangatnya. Enam orang embah yang berkesempatan mencoblos, tapi hanya dua yang dapat menunjukkan tinta biru di jari kelingkingnya.

 

LISAWAN YOSEPH LOBO

 

KEMARIN 17April 2019, seluruh masyarakat Indonesia merayakan pesta demokrasi terbesar di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS). Tak terkecuali, embah di panti jompo.

Antusias mengikuti Pemilu 2019 ini. Mereka ingin berkontribusi untuk negara melalui hak pilihnya.

Sudah membayangkan melakukan pencoblosan surat suara yang dibagikan oleh petugas kelompok penyelanggara pemungutan suara (KPPS). Sejak pagi gelisah menunggu siang menghampiri. Konon embah-embah ini diberi tahu petugas KPPS akan datang sekitar pukul 12.30 WITA di panti.

Jarum jam menunjukkan tepat pukul 12.00 WITA, seorang embah yang bernama Rahmad Sujarwo keluar dari kamarnya.

“Belum datangkah? Kalau sudah lewat jam 1, mungkin tidak jadi mencoblos,” tanyanya dengan nada pasrah.

Yang dikhawatirkannya pun terjadi. Pukul 13.10 WITA, petugas panti jompo mendapatkan telepon dari panitia KPPS. Bahwa, empat embah ini tidak dapat mencoblos karena surat suara yang kurang. Alhasil mereka tak bisa menggunakan hak pilihnya di pesta demokrasi tahun ini.

Embah Rahmad Sujarwo mengaku selalu antusias mengikuti pemilu yang diadakan setiap lima tahun sekali ini. Namun apa daya, embah yang mengidolakan Joko Widodo ini terpaksa melayangkan satu suara.

“Kalau favorit saya, Pak Jokowi. Mau pilih Jokowi lagi, supaya 10 tahun menjabat. Tapi tidak bisa mencoblos, tidak apa-apa karena ada kendala,” katanya dengan nada pelan.

Di balik ia mengikhlaskan keadaan, dukungannya pun tak hilang begitu saja. Ia tetap mendoakan, agar idolanya ini dapat memimpin Indonesia periode 2019-2024 lagi. Juga berharap, lima tahun mendatang diberi kesempatan dapat menyalurkan hak pilihnya.

“Kita berdoa saja semoga Pak Jokowi naik (memimpin) lagi. Kami harap, lima tahun akan datang bisa mencoblos. Dulu (2014), kami mencoblos. Yang dulu lawannya sama Pak Prabowo juga kan? Kami coblos Pak Jokowi juga,” kenangnya.

Konon ia mengidolakan Joko Widodo lantaran dari gaya bahasanya yang lembut. Maklum, embah berusia 69 tahun ini selalu mengikuti pemberitaan melalui televisi (TV).

“Karena Pak Jokowi kan orangnya sabar, tidak terlalu keras. Kita sering melihat di TV,” katanya.

Berbeda pula dengan embah Suratman (69). Ia sempat meramalkan Prabowo Subianto yang akan menang. Namun saat pencoblosan, ia menjatuhkan pilihannya kepada nomor urut 01, Joko Widodo yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin. Lantas, dari mana asalnya insting tersebut?

“Prediksi saya, Pak Prabowo ini yang jadi (menang). Tidak tahu kenapa juga. Tapi saya pilih Jokowi” kata Suratman.

Begitulah keseruan embah-embah di panti jompo ini. Saat dikonfirmasi Kepala UPT Panti Terpadu Harapan Kita, Eka Christin menjelaskan beberapa kendala yang dialami.

Di antaranya kartu tanda penduduk (KTP) para penghuni panti yang belum berdomisili. Meski sempat diuruskan, tetapi tidak mudah lantaran kondisi fisik para embah ini.

Total embah yang ada di panti jompo ini tujuh orang. Dua orang di antaranya sudah mendapatkan formulir C-6, karena memang berdomisili daerah Juata Permai. Sementara satu orang izin berkunjung ke rumah kenalannya. Kemudian empat lainnya belum mendapatkan formulir C-6, dengan harapan dapat diupayakan mengikuti pencoblosan.

Namun sangat disayangkan, hanya dua yang dapat mencoblos. “Informasi dari petugas tadi sudah diuruskan embahnya, tapi terkendala lagi karena kertas suaranya yang enggakada,” jelasnya.

Berkaca dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, ia berharap agar lima tahun mendatang saat pemilu, instansi terkait dapat melakukan sosialisasi di panti jompo. Kepengurusan dalam pendaftaran pun lebih dimudahkan. Maklum usia embah-embah ini tak lagi muda, dan ruang geraknya yang terbatas.

“Kami pikir sama aja dengan di Lapas dan rumah sakit, di mana saja bisa mencoblos. Ternyata tidak, mendekati hari H, waktunya mepet. Paling tidak panti jompo diperhatikan, apalagi kan sudah orang tua. Ada yang sudah tidak bisa bangun, gerak juga susah,” harapnya. (***/lim)

 


BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 12:24

Penyesuaian TBA Dinilai Tak Relevan

Harga tiket pesawat masih mahal? Demikian yang dirasakan sejumlah calon…

Senin, 27 Mei 2019 12:23

Ini Rute Laut Paling Banyak Diminati Warga Tarakan

ANTISIPASI lonjakan arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1440 H/2019,…

Senin, 27 Mei 2019 12:21

Darul Istiqomah, Mirip Masjid Sunan Ampel

Posisinya di pinggir jalan raya, Jalan Jenderal Sudirman. Pusat kota.…

Senin, 27 Mei 2019 12:20

BPJS Kesehatan Bukber dan Santuni Anak Panti

Buka bersama tim Sahur dan Bukber Yuk (SBY) Radar Tarakan…

Senin, 27 Mei 2019 12:19

Kriteria Balon PDIP, Mau Bersinergi

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membeberkan telah memiliki tiga kriteria…

Senin, 27 Mei 2019 11:52

Oknum Polisi Divonis 8 Tahun Penjara

TARAKAN- Dituntut 17 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider…

Senin, 27 Mei 2019 11:50

Kapolres Ajak Tokoh Agama Redam Isu Hoaks

TARAKAN- Usai pemilihan umum (pemilu) 2019, Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira…

Senin, 27 Mei 2019 11:39

Tidak Temukan Takjil Berbahaya

TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengimbau kepada masyarakat yang…

Senin, 27 Mei 2019 11:35

Badan Jalan Hingga Penutup Drainase Rusak

TARAKAN – Kerusakan jalan di Gang Jembatan Kuning, RT 43,…

Senin, 27 Mei 2019 10:50

Dipaksa Zonasi, tapi Pembangunan Tak Merata

TARAKAN - Sistem zonasi yang diterapkan dalam dunia pendidikan, masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*