MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 15 April 2019 13:15
Pilih Sesuai Hati Nurani
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, MEMASUKI masa tenang pesta demokrasi, para kandidat tidak lagi diizinkan kampanye. Tinggal menghitung beberapa hari masa pemilihan, masyarakat pun dapat memantapkan pilihannya menjelang ke tempat pemungutan suara (TPS) nantinya.

Psikolog, Fanny Sumajouw, S. Psi, M. Si, mengatakan sebenarnya masyarakat pasti memiliki kriteria dan cerdas dalam menentukan calon pemimpin. Apalagi beberapa kandidat sudah menunjukkan kinerjanya atau berpengalaman dalam memimpin.

"Jadi tetapkan saja dalam hati, siapa yang akan dipilih tanpa harus memengaruhi orang lain dengan opini-opini yang menyesatkan. Sehingga tidak memancing keributan," terangnya kepada Radar Tarakan.

Lantas seperti apa masyarakat memantapkan pilihan? Menurutnya masyarakat dapat mempertimbangkan dengan program kerja yang dimiliki calon kandidat atau pemimpin tersebut. Dapat pula dengan melihat latar belakangnya yang berhubungan dengan kinerja dalam memimpin.

"Bukan dengan bahasa-bahasa yang menjual tanpa wujud," katanya.

Namun sangat disayangkan, praktik money politics di tengah masyarakat secara tidak langsung dapat menggiring pilihan masyarakat. "Money politics sangat memberi dampak negatif. Karena ke depannya akan mencetak masyarakat yang sangat bergantung pada pemimpinnya, akhirnya bisa membentuk masyarakat malas bekerja," jelasnya.

Praktik money politics juga tak menutup kemungkinan dapat memengaruhi mental kandidat. Dalam artian tidak hanya tenaga yang terkuras habis, tapi juga merasa telah menghabiskan banyak materi selama masa kampanye. Ketika tidak terpilih, justru membuatnya depresi, kecewa dan tak dapat menerima kekalahan.

"Karena harapan tidak terwujud, kehilangan materi yang tidak sedikit, harga diri dan rasa malu yang harus ditanggung, bisa menjadi traumatik mendalam," katanya.

Senada yang dikatakan Vensi Anita Ria G, S. Psi, M.Psi, psikolog, kandidat atau calon pemimpin yang baik tentu mendekati masyarakat dengan kompetensi dan kemampuan yang dimiliki. Dengan ini masyarakat akan menilai siapa yang kompeten dalam bidangnya.

"Bagaimana integritas dan kompetensi seseorang untuk menjadi pemimpin," kata Vensi.

Sangat disayangkan jika calon pemimpin mendekati masyarakat dengan uang alias money politics. Karena semakin memperparah praktik KKN yang sebenarnya diperangi oleh bangsa ini.

"Karena money politics dampak jangka pendek dan efeknya seperti snowbell effect, yang akan semakin memperparah KKN," lanjutnya.

Maka dari itu, sebagai pemilih yang cerdas, dapat menggunakan hak pilih dengan sebaik mungkin dan memilih pemimpin dari hati nurani. (*/one/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 10:28

“Saya Kehilangan Orang Terbaik di Hidup Saya”

TARAKAN – Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun , ibunda…

Rabu, 26 Juni 2019 10:27

Larangan Aktivitas Bongkat Muat Kukuh Diberlakukan di Pelabuhan Ini

TARAKAN – Surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Kalimantan…

Rabu, 26 Juni 2019 10:24

Cegah Hoaks-Ujaran Kebencian dengan Komsos

TARAKAN – Upaya menjalin persatuan dan kesatuan untuk mempererat Kebhinekaan masyarakat…

Rabu, 26 Juni 2019 10:22

Kumpul Material Bekas untuk Membangun Gubuk

Petrunaila Inalaini atau lebih dikenal Mama Angel, yang kini membiayai…

Rabu, 26 Juni 2019 09:51

Jalan Rusak Parah, Ganggu Aktivitas Pengendara

TARAKAN – Badan Jalan Aki Balak, yang berada tepat di…

Rabu, 26 Juni 2019 09:41

Peminat Samsat Keliling Masih Minim

TARAKAN – Meski sudah dioperasikan, namun masyarakat yang membayar pajak…

Rabu, 26 Juni 2019 09:37

Tidak Ada Penerangan, Rawan Kecelakaan

TARAKAN - Tidak adanya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di…

Selasa, 25 Juni 2019 10:04

Antre dari Pagi, Demi Sekolah Baru

TARAKAN - Hari pertama Penerimaan Peserta Didik baru (PPDB) pada…

Selasa, 25 Juni 2019 10:02

Laporan Tahun Lalu Terdapat Silpa

TARAKAN – Rapat paripurna tentang laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD…

Selasa, 25 Juni 2019 10:00
Aktivitas Pengangkutan Buruh Dihentikan Sementara

“Bagaimana Kami Menafkahi Keluarga”

TARAKAN – Ratusan buruh Pelabuhan SDF Tarakan protes. Sejak dikeluarkannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*