MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 15 April 2019 13:06
DPK Hanya Diberi Waktu Satu Jam
REKAM DATA KEPENDUDUKAN: Disdukcapil akan tetap membuka pelayanan pembuatan e-KTP hingga 17 April mendatang. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ketiga (DPTHP-3). Penetapan DPTHP-3 itu merupakan arahan KPU RI sebagai tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas waktu pindah memilih.

Namun, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) masih tetap menerima layanan pembuatan e-KTP hingga 17 April 2019 atau hingga hari H pemilu. Meskipun layanan itu hanya dilakukan hingga pukul 12.00 Wita, tapi masih memberikan kesempatan buat yang mengurus, khususnya yang sudah menerima e-KTP atau surat keterangan (suket) untuk memilih. 

Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami mengatakan, memang sesuai putusan MK itu, batas waktu pindah memilih bagi kategori tertentu sudah ditetapkan hingga H-7 pemilu. Namun, hal itu tidak berlaku kaku. Artinya yang baru menerima e-KTP atau suket setelah H-7 itu masih tetap boleh menyalurkan hak pilihnya.

“Mereka ini (pemilik e-KTP atau suket baru, Red) masuk DPK (daftar pemilih khusus),” ujar Suryanata kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Minggu (14/4).

Namun, untuk DPK ini ditentukan waktu memilihnya mulai pukul 12.00 hingga 13.00 WITA. Jadi tidak sama dengan yang masuk di DPT yang waktu memilihnya dimulai pukul 07.00 sampai 13.00 WITA. “Bahkan, DPK ini hanya bisa memilih di TPS sesuai alamat di KTP-nya, dengan tetap memperhatikan ketersediaan surat suara di TPS tersebut,” jelasnya.

Ketua KPU Bulungan, Lili Suryani menambahkan, untuk DPK itu tetap disesuaikan. Soal ketentuan untuk memperhatikan ketersediaan surat suara itu tidak kaku dengan hanya melihat di TPS sesuai alamat yang bersangkutan.

“Jika di TPS sesuai alamat yang bersangkutan itu surat suaranya habis, maka bisa memilih di TPS terdekat. Dan jika di TPS terdekat juga habis, maka bisa direkomendasikan untuk ke desa/kelurahan tetangga. Itu bisa,” jelasnya.

Intinya, sebagai penyelenggara pemilu, KPU tetap terus berupaya mengakomodir hak masyarakat sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan dalam peraturan yang berlaku guna menyukseskan pemilu serentak tahun ini. KPU juga optimistis partisipasi pemilih bisa melampaui target nasional sebesar 77,7 persen.

Sebelumnya, Sekretaris Disdukcapil Kaltara, Sumaji mengatakan, data terakhir yang dipegang olehnya, masih ada 5.679 jiwa penduduk di provinsi termuda Indonesia ini yang belum melakukan perekaman e-KTP. Dari jumlah tersebut, terbanyak di Kabupaten Malinau dengan jumlah 3.803 jiwa.

“Kalau untuk di Tarakan sudah aman. Semua sudah lakukan perekaman. Namun, untuk di Nunukan dan Malinau ini, saya tidak bisa janji bisa terealisasi 100 persen hingga hari H pemilu,” sebutnya.

Sebab, selain waktu yang tersisa sudah sangat mepet, medan yang harus ditempuh juga cukup berat. Karena infrastruktur di daerah perbatasan dan pedalaman itu masih sangat terbatas, bahkan ada daerah yang belum bisa ditembus menggunakan jalur darat dan sungai, melainkan hanya bisa menggunakan transportasi udara.

“Termasuk juga untuk yang di Bulungan ini. Jika masyarakat yang belum merekam itu tinggal di daerah pelosok, tentu itu juga akan menjadi kendala untuk melakukan perekaman e-KTP,” katanya.

Meski demikian, pihaknya tetap optimistis semua itu bisa membuahkan hasil yang maksimal. Artinya, diusahakan bisa selesai semua sebelum hari H pemilu. Tapi jika tidak bisa, apa boleh buat, segala upaya sudah dikerahkan untuk melayani masyarakat untuk mendapatkan identitas kependudukannya.

Sementara Kepala Disdukcapil Bulungan, Abdul Wahid menambahkan, khusus di Bulungan masih ada 654 jiwa belum rekam e-KTP, diupayakan bisa terselesaikan 100 persen. “Tapi jika tidak bisa, mungkin kondisinya yang sudah seperti itu. Pastinya pelayanan kita tetap terus jalan di kantor,” pungkasnya. (iwk/eza)

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 09:45

Kapolri: Keamanan Nomor Satu

TANJUNG SELOR – Gedung Mapolda Kaltara yang berada di Jalan…

Jumat, 19 Juli 2019 09:38

Sajikan ‘Ulong Da’a’, Tradisi suku Dayak Dataran Tinggi Borneo

‘Ulong Da’a’ menjadi salah prosesi penyambutan kedatangan Kepala Kepolisian Republik…

Jumat, 19 Juli 2019 09:35

Haji via Filipina Berisiko

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan segera…

Jumat, 19 Juli 2019 09:33

Oknum Pegawai Dishub KTT Dituntut 8 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR - Terdakwa Mardiansyah, Kepala Bidang Perhubungan pada Dinas…

Jumat, 19 Juli 2019 09:30

Warga Antutan Digegerkan Penemuan Mayat

TANJUNG SELOR – Warga Desa Antutan dan Pejalin, Tanjung Palas,…

Jumat, 19 Juli 2019 09:28

Titik Penempatan APK Dievaluasi

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan menggelar rapat…

Kamis, 18 Juli 2019 10:34

Sejumlah Kandidat Masih Malu-malu

TANJUNG SELOR – Beberapa nama tokoh politik di Provinsi Kalimantan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:26

Dongkrak PAD, Spanduk dan Reklame Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten…

Kamis, 18 Juli 2019 10:25

Badan POM Diupayakan Berdiri di Kaltara

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki garis perbatasan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:23

Pembangunan Pelabuhan Bunyu Terkendala Lahan

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Perovinisi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*