MANAGED BY:
KAMIS
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 15 April 2019 12:58
Masa Tenang, APK Caleg Ditertibkan
DISITA: Sejumah alat peraga kampanye (APK) ditertibkan pihak Bawaslu Nunukan di masa tenang kampanye, Minggu (14/4). ENAL/ RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Memasuki masa tenang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan mulai melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK). Penertiban APK dilakukan sesuai aturan yang berlaku yakni mulai 14 April 2019 hingga 16 April 2019.

Bawaslu Nunukan juga telah menyampaikan ke masing-masing partai politik (parpol). Termasuk tim kampanye presiden dan wakil presiden. Memasuki masa tenang, tidak ada lagi APK yang dapat terlihat, baik di titik pemasangan maupun yang dipasang di tiap rumah warga.

Ketua Bawaslu Nunukan, Moch Yusran mengatakan, penertiban APK serta bahan kampanye  partai politik atau calon legislatif sesuai dengan pasal 298 ayat 4 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu 2017.

“Aturan tersebut berlaku tanpa terkecuali yang berada di sekretariat parpol atau posko tim kampanye,” kata Moch Yusran.

Namun di sekretariat parpol hanya diperbolehkan memasang plang nama yang berisi logo parpol dan alamat parpol tersebut, atau bendera parpol.  Selain itu, telah diminta untuk tidak melakukan kampanye di masa tenang. Serta menjaga kondusifitas di daerah masing-masing.

Bawaslu Nunukan juga, meminta masyarakat ikut aktif mendorong pemilu yang berintegritas, yakni pemilu yang bebas dari politik uang, ujaran kebencian. Serta praktik kecurangan lainnya di masa tenang hingga selesai pemilihan.

“Yang perlu dijaga tindakan kecurangan yang dilakukan saat masa tenang ini,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengurus, anggota dan atau simpatisan parpol dan pasangan calon, untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 April mendatang. Karena untuk proses pencoblosan telah diatur dalam undang-undang.

Pemilih yang terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT), membawa C6, kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau identitas lainnya. Seperti kartu keluarga (KK), paspor, surat keterangan atau surat izin mengemudi (SIM). Agar lebih dipermudah masuk ke dalam tempat pemungutan suara (TPS).

Pemilih yang terdaftar yang masuk di daftar pemilih tambahan (DPTb), agar membawa formulir A5 atau kartu pindah memilih dan KTP elektronik atau identitas lainnya. Sementara pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT atau DPTb, maka dapat memilih dengan menggunakan KTP  elektronik atau surat keterangan (Suket).

“Pemilih yang tidak terdaftar dapat ke TPS sesuai dengan alamat pada KTP elektronik dan suket yang dimiliki dan dilayani pada pukul 12.00 Wita sampai dengan 13.00 Wita. Sepanjang surat suara masih ada,” tambahnya. (nal/zia)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*